7 Tips Mudah Mengelola Bisnis Retail Agar Cepat Berkembang

Apakah Anda sedang menjalankan bisnis retail? Selama mengelola usaha ini, pastinya tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi. Dari mulai masalah kualitas produk, harga, stok, sampai dengan manajemen pelayanan konsumen. Bahkan, beberapa pengusaha retail ternama kerap mengalami kerugian hingga akhirnya gulung tikar.

Lantas, bagaimana cara mengelola usaha retail yang tepat supaya tetap produktif dan menguntungkan? Simak tips-tipsnya berikut ini.

1. Berkomitmen untuk Menjalankan Bisnis

Komitmen merupakan hal pertama yang harus ditanamkan sebelum menjalankan usaha retail. Dengan komitmen, Anda lebih termotivasi untuk mengembangkan perusahaan. Sam Walton—pendiri Wal-Mart—pernah mengatakan, bahwa komitmen membuat seseorang memercayai bisnisnya melebihi orang lain. Ia juga akan melakukan berbagai upaya agar usaha cepat berkembang.


Pengusaha retail yang memiliki komitmen, pasti berusaha menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Ia mencintai pekerjaan agar bisa memberikan hasil terbaik. Seperti Sam Walton, pebisnis asal Amerika ini menerapkan prinsip komitmen, lalu menularkan pada orang lain.

2. Memperlakukan Karyawan sebagai Rekan Bisnis

Supaya bisa melebarkan sayap bisnis, Anda perlu dukungan karyawan. Bisa dikatakan, karyawan merupakan aset berharga dalam perusahaan. Peran yang mereka jalankan mampu meningkatkan daya saing perusahaan. Kreativitasnya pun menjadi bekal utama untuk menciptakan inovasi.

Sam Walton memberikan tips bagi pengusaha retail agar memperlakukan karyawan sebagai mitra usaha. Hilangkah fungsi atasan dan bawahan untuk menumbuhkan rasa memiliki di dalam diri mereka. Dengan begitu, mereka akan menjaga perusahaan Anda seperti miliknya.

3. Miliki Brand Usaha yang Unik dan Autentik

Tips ketiga; pastikan Anda sudah memiliki brand atau merek yang membangun citra dan keterikatan rasa dengan konsumen. Melalui merek, konsumen bisa mengenali dan membedakan produk perusahaan Anda dan pesaing. Bagaimana cara membedakannya? Sederhana saja; ciptakan brand autentik dan berkarakter sesuai tujuan usaha retail.

Sebagai contoh, Anda memiliki bisnis retail di bidang fesyen. Wujudkan brand ke dalam bentuk logo dan tagline yang berkaitan dengan produk fesyen. Untuk logo, pastikan mewakili identitas perusahaan. Sementara tagline, harus menggunakan kata-kata yang mudah diingat. Contoh tagline brand Zara : love your curves.

4. Mempromosikan Produk Secara Kreatif

Promosi merupakan ujung tombak dari usaha retail. Dengan promosi, konsumen bisa mengenal dan memahami produk yang Anda tawarkan. Karena itu, promosi harus dilakukan secara kreatif. Misalnya, lewat iklan di televisi dan surat kabar, potongan harga setiap bulan, serta pemberian suvenir.

Trik promosi menggunakan potongan harga sudah diterapkan oleh retail sekelas Wal-Mart. Retail modern ini menawarkan harga rendah setiap saat, terutama jika membeli barang dalam jumlah banyak. Tentu saja, cara ini berhasil menarik perhatian konsumen untuk berbelanja di Wal-Mart. Sampai sekarang, Wal-Mart masih konsisten memberlakukan promo tersebut.

Anda bisa memasang program promosi sesuai dengan periode waktu yang Anda inginkan dengan mudah melalui aplikasi kasir Moka.

5. Memanfaatkan Teknologi dalam Memanajemen Usaha

Persaingan bisnis era globalisasi makin ketat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Pasalnya, para pebisnis mulai beralih ke sistem online dalam pemasaran produk. Otomatis, mereka lebih cepat memperoleh konsumen. Karena itu, Anda pun harus memanfaatkan teknologi untuk mendukung manajemen usaha retail.

Menjawab tantangan tersebut, Moka menghadirkan aplikasi untuk memudahkan Anda dalam berjualan. Platform ini menawarkan berbagai fitur, seperti Point of Sale, Dashboard dan Laporan, dan Inventory Management. Jadi, Moka memungkinkan Anda untuk menggunakan aplikasi kasir atau aplikasi POS berbasis cloud. Hanya dengan satu sentuhan jari, Anda bisa melakukan aktivitas administrasi kapan saja dari berbagai lokasi.

6. Mengatur Keuangan dengan Baik

Tips keenam; buatlah detail arus kas dan laporan keuangan setiap periode tertentu. Pasalnya, keuangan adalah pilar aktivitas bisnis. Jika keuangan dikelola dengan baik, usaha Anda bisa mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, finansial yang berantakan akan membawa kerugian bagi perusahaan. Bahkan, banyak perusahaan gulung tikar hanya karena tidak memiliki kejelasan laporan finansial.

7. Berikan Layanan Terbaik untuk Konsumen

Salah satu kunci sukses usaha retail adalah kepuasan konsumen. Cobalah menempatkan diri di posisi mereka; Anda tentu menghendaki barang bagus dengan harga murah. Pun mengharapkan pelayanan ramah dari pemilik bisnis. Jadi, berikan pengalaman belanja yang menyenangkan untuk raih simpati konsumen.

Bisnis retail menjadi segmen usaha yang paling banyak peminatnya beberapa tahun terakhir. Pengusaha retail baru bermunculan di berbagai kota di Indonesia. Agar Anda bisa bersaing dengan mereka, yuk, terapkan tips-tips di atas.


Related Post: