Tips Cara Mudah Meraih Kebebasan Finansial Dalam Hidup Anda

Apakah mungkin orang miskin yang hidupnya susah bisa mencapai kebebasan finansial? Apakah mungkin seseorang meraih kebebasan finansial di usia muda? Ya tentu bisa, tapi kita perlu bahas dulu sebenarnya apa sih kebebasan finansial itu dan bagaimana cara menggapainya? Simpelnya kita bisa dikatakan bebas secara finansial jika kita mendapatkan lebih banyak penghasilan ketimbang pengeluaran-pengeluaran yang ada (pemasukan > pengeluaran).

Kita sudah sering mendengar kata bahwa uang bukanlah segalanya, namun tetap saja hampir segalanya butuh uang, karena itulah banyak orang ingin menjadi kaya dengan mindset yang salah, mereka terus mengejar uang dan mencari uang sebanyak-banyaknya karena menganggap banyak uang = kebebasan finansial, kenyataannya itu tidak benar, percuma memiliki banyak uang kalau Anda memiliki banyak pengeluaran, beban, dan utang, jadi sebenarnya tips dan cara termudah untuk meraih kebebasan secara finansial adalah “menekan pengeluaran” seminimal mungkin dan “menghasilkan income” semaksimal mungkin, kedengarannya sederhana namun pada eksekusinya cukup kompleks karena banyak faktor-faktor lain yang bermain seperti faktor keadaan, lingkungan, keberuntungan, dll.

Tips praktis untuk Anda yang ingin meraih kebebasan finansial (khusus bagi Anda yang memang ingin niat berhemat), lakukanlah beberapa hal simpel berikut:

  • Stop menggunakan kartu kredit (kalau punya) dan gunakan 1 rekening tabungan saja.
  • Gunakan BPJS ketimbang membayar asuransi kesehatan yang mahal.
  • Jangan biasakan mencicil suatu barang entah dapat promo bunga 0%, cashback, diskon, dll.
  • Hindari hutang atau meminjam uang dari orang lain.
  • Jangan berinvestasi kalau Anda tidak mengerti cara kerjanya.
  • Kurangi kebutuhan-kebutuhan tersier Anda, cara terbaik untuk menekan nafsu tersier/glamour ini adalah dengan mencari hobi yang menghasilkan (atau setidaknya hobi yang ga buang-buang duit banget).

Tentu berhemat saja tidak cukup, setelah menekan pengeluaran kita juga harus menghasilkan lebih banyak uang, nah disini banyak orang terjebak dengan lingkaran pekerjaan dimana mereka selalu bekerja untuk uang (menukar waktu untuk uang) sehingga mereka tidak pernah merasa bebas secara finansial, lantas apa yang harus dilakukan?


Anda tidak harus jadi milyarder super kaya untuk bisa bebas secara finansial, Anda hanya perlu mendapatkan uang secara konstan dari aset dan pekerjaan Anda untuk menutupi pengeluaran dan biaya kebutuhan yang ada (as simple as that). Contoh seorang blogger yang bisa menghasilkan uang 3 juta/bulan dan pengeluaran bulanannya sekitar 2 juta, secara tidak langsung ia telah bebas secara finansial, blogger tersebut bebas melakukan apapun tanpa harus mengkhawatirkan urusan uang (kebebasan finansial) karena tetap akan mendapatkan penghasilan pasif dari blog.

Kita merasa meraih kebebasan finansial itu sulit, kita harus super duper sukses dan tajir melintir untuk bisa “bebas”, padahal caranya cukup simpel dan sangat achievable, kita hanya perlu memastikan “aset” yang ada melibihi “liabilitas” Anda, kita harus mencari sesuatu yang bisa mengcover biaya pengeluaran tanpa harus memaksa Anda menghabiskan waktu dan tenaga seperti bekerja atau menjual aset lain dalam hidup Anda. Bagaimana caranya?

Ini adalah 2 cara yang sejauh ini paling masuk akal dan sangat logis untuk dicapai:

1. Investasi dengan bijak (pahami bahwa investasi bukanlah judi)

Kesalahan fatal seseorang dalam menginvestasikan uangnya adalah mereka invest seolah-olah seperti mereka sedang bermain judi (untung-untungan), padahal investasi adalah skill yang bisa dipelajari, pada dasarnya jangan pernah berinvestasi kalau Anda tidak mengerti cara mainnya, bagaimana cash flow bekerja, apalagi jika Anda tidak memiliki kontrol sama sekali terhadap hal tersebut.

Mengapa Anda mau meresikokan uang Anda pada sesuatu yang tidak bisa Anda kendalikan sama sekali? Memang tidak semua hal akan selalu berjalan sesuai rencana kita, namun kita bisa meminimalisir resiko yang ada dengan “belajar”, dengan mengetahui lebih detail dan melakukan analisa mendalam, saya pribadi bingung dengan orang yang berani asal main investasi tanpa mengerti asal-usulnya, entah itu forex, crypto/bitcoin, emas, properti, saham, bisnis, pinjaman, dan apapun itu, investor yang pintar tahu betul kemana uangnya pergi dan kapan uang tersebut akan kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak (toh pada akhirnya semua investor dalam bidang apapun menginginkan satu hal yang sama yaitu uangnya kembali dalam value yang lebih besar).

Bisa dikatakan investasi itu sama seperti bisnis, ada resiko yang besar dan dibutuhkan skill untuk bisa menghasilkan profit yang diinginkan, banyak orang yang bilang investasi properti/rumah pasti ga bakal rugi (harga tanah akan selalu naik dan bla.bla.bla), faktanya investasi properti (yang sudah sering dikabarkan investasi terbaik karena ga akan rugi) juga bisa rugi, ada biaya maintenance yang perlu kita bayar entah itu pajak, merawat kondisi properti, dan faktor eksternal yang tidak bisa kita kendalikan seperti lingkungan sekitar yang memburuk, bencana alam, lokasi menjadi rawan dan menjadi tidak strategis, dan sebagainya.

Jadi kalau mau invest pahami dulu apa yang sedang Anda tanam, BELAJARLAH.

2. Mulailah bisnis kecil/sampingan yang menghasilkan income secara pasif

Cara ini lebih achievable dan bisa dilakukan oleh Anda yang tidak memiliki uang untuk berinvestasi, bagaimana bisa saya memulai usaha/bisnis kalau ga punya uang, apakah mungkin?

Saya pernah membuat bisnis online shop dengan sistem dropship hanya dengan biaya 1 juta (untuk domain dan hosting).

Apakah bisa ada yang lebih murah lagi?

Mau tahu berapa biaya yang sudah saya keluarkan untuk blog Solusik ini?

Rp 350.000,-.

Kok bisa?

Karena 350 ribu itu hanya biaya domain dan hosting pada tahun pertama saya, pada tahun-tahun berikutnya blog ini sudah menghasilkan uang dan bisa memberikan income secara pasif untuk membayar kebutuhan domain/hosting termasuk pengeluaran pribadi saya.

Apakah ada yang lebih murah lagi?

Saya punya channel youtube game yang biayanya pembuatannya betul-betul gratis (Rp 0,-) dan menghasilkan jutaan setiap bulannya.

Jadi pertanyaannya apakah ga punya uang/modal tidak memungkinkan kita untuk membuat sesuatu?

Setiap orang bisa meraih kebebasan finansial apapun keadaannya selama mereka betul-betul niat dan mau “do the work to get there”, Anda bisa melakukan pekerjaan kantor/freelance dan sambil mengerjakan bisnis kecil-kecilan di waktu senggang, 2 alasan paling bullshit yang sering saya dengar adalah “ga punya waktu” dan “ga punya modal”, setiap orang punya waktu yang sama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, modal bisa dicari, uang bisa didapatkan dari manapun apalagi di jaman digital seperti ini.

Kalaupun Anda tidak suka berbisnis, Anda bisa kembali pada pilihan pertama, cari uang dengan bekerja/freelance dan sisahkan sebagian penghasilan Anda untuk berinvestasi dengan bijak (investasi yang benar, bukan gambling/untung-untungan).



tips cara mudah meraih kebebasan finansialBagi Anda yang saat ini masih mengharapkan income 100% dari bekerja, carilah cara untuk bisa menghasilkan uang saat Anda tidur (passive income), karena selama Anda harus terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan maka selamanya Anda akan terus bekerja dan bekerja, Anda terus menjual waktu Anda, aset Anda satu-satunya hanyalah “waktu”, dan cepat atau lambat waktu tersebut akan habis.

Solusinya cobalah 2 hal diatas (investasi dan bisnis), atau mungkin Anda bisa lakukan cara/metode Anda sendiri untuk meraih kebebasan finansial tersebut, toh banyak jalan menuju Roma, sayangnya masih banyak orang yang cuma mau “disuapi”, mereka ingin mencari artikel tentang kebebasan finansial dimana ada step list 1 per 1 untuk dilakukan dan “boom” mereka bisa kaya dan bebas secara finansial, kenyataannya hidup jauh lebih rumit dari teori-teori yang ada, Anda bisa saja bangkrut dalam bisnis, investasi bisa rugi, Anda bisa dipecat dari tempat Anda bekerja, karena itu ingatlah aset gratis yang paling berharga di jaman ini adalah:

  • Informasi yang tepat (kemampuan mengidentifikasi mana yang REAL benar secara nyata dan salah), dan
  • Kemampuan untuk fokus (mengabaikan jutaan pengalih perhatian yang ada)

Jika Anda tahu apa yang Anda kerjakan dan bisa benar-benar fokus pada hal tersebut, percayalah Anda sudah sampai setengah jalan (you already won half the battle), sisanya hanyalah masalah konsistensi dan terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi.

Kenyataannya di jaman modern ini kerja keras saja tidaklah cukup, Anda harus menjadi pintar dan semakin bijak dalam mengikuti perkembangan, mau tidak mau, suka tidak suka, dunia telah berubah (dan akan selalu berubah), ekonomi berubah, dan tentu cara meraih kekayaan/kebebasan finansial pun juga berubah.

  • Pada era agraris, kekayaan diciptakan dari alam.
  • Pada era industri, kekayaan diciptakan dari mesin.
  • Pada era informasi, kekayaan diciptakan dari informasi, ilmu, dan pengetahuan.
  • Pada era digital (sekarang), kekayaan diciptakan dari kreativitas.

Disaat mesin-mesin, komputer dan teknologi telah sangat mempermudah hidup kita (sehingga kita tidak perlu kerja seperti kuli), disaat informasi dan beragam ilmu pengetahuan sudah bertebaran dimana-mana secara gratis baik di internet dan media-media lain (sehingga kita memiliki banyak akses dan resource), mau tidak mau kita dipaksa menjadi orang yang lebih kreatif, karena aset paling penting di jaman sekarang adalah “perhatian”, waktu dan perhatian kita akan selalu dijual (jujur sayapun juga menjual perhatian Anda), dan untuk memenangkan perhatian tersebut kita harus menjadi berbeda dan kreatif, tidak heran banyak sekali startup dan content creator bermunculan, karena memang kesanalah dunia kita bergerak, ditambah dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI) tinggal menunggu waktu saja robot-robot akan menggantikan pekerjaan manusia dalam berbagai bidang industri. Satu-satunya cara untuk survive tentunya adalah belajar, beradaptasi, dan terus mengembangkan diri.

So keep learning, be smarter, be wise with your money, with your life, and your environment.


Related Post: