Rahasia Kenapa Mobile Legends Booming & Sukses di Indonesia

Apa alasan Mobile Legends bisa sangat booming di Indonesia? Kenapa Mobile Legends bisa sukses menjadi top 1 game dan mengalahkan moba-moba analog lainnya, padahalkan grafiknya jelek (kadang lag), suka dibilang plagiat (atau emang beneran niru), iklan juga kalah banyak sama moba 7M sebelah, pertanyaannya apa rahasia Mobile Legends menaklukan hati masyarakat Indonesia?

rahasia alasan kenapa ml booming sukses indonesiaDisini saya akan coba jabarkan dari perspektif pribadi sebagai user yang sudah mencoba berbagai game moba lain mulai dari Heroes Evolved, AOV, Vainglory, etc, kenapa Mobile Legends yang bisa menang dan terus bertahan sampai saat ini.

Berikut adalah rahasia dan beberapa sebab alasan kenapa Mobile Legends bisa sangat sukses dan terus booming di Indonesia:

1. Gameplay


Entah kamu penikmat ML atau bukan, tidak bisa dipungkiri Mobile Legends memiliki gameplay hero yang paling menyenangkan untuk game moba, saya sendiri sangat menyukai gameplay Fanny yang sangat unik (fun to play), dan developer ML pun mengakui bahwa fokus utama mereka pada game ini adalah mengedepankan gameplay (user experience), saya akui untuk urusan kualitas grafik dan desain Mobile Legends masih ketinggalan dibanding moba-moba yang lain, tapi untuk urusan gameplay jelas ML juaranya, mulai dari Fanny, Natalia, Gusion, Grock, Johnson, Chou, Zhask, Jawhead, Kagura, Diggie, Angela, semua hero memiliki gameplay yang berbeda-beda sehingga kita tidak akan bosan memainkannya.

Setiap hero baru yang dirilispun memiliki gameplay yang baru sehingga para player akan semakin hype dan menambah komplit variasi gameplay yang ada, memang beberapa gameplay ada yang mirip (kesannya seperti dicontek dari moba lainnya), tapi “there is nothing new under the sun”, tidak ada yang benar-benar baru/original dalam hidup ini, semua yang ada merupakan hasil inspirasi dari apa yang sudah kita lihat/alami dan tinggal bagaimana kita mengemasnya menjadi berbeda, dan tidak dapat dipungkiri Mobile Legends melakukannya dengan sangat baik. Tidak heran banyak orang masih ketagihan main game ini karena hero-hero dengan cara main/gameplay yang baru akan terus bermunculan.

2. Sosial marketing

Berbeda dengan moba sebelah yang terus gencar iklan gila-gilaan mulai dari facebook/google ads, sponsor influencer, endorse youtuber/artis, memberi imbalan hadiah milyaran, skin/pulsa gratis, dll, hal tersebut malah terkadang menjadi blunder dan memberi efek murahan untuk game tersebut, Mobile Legends memiliki pendekatan yang lebih jenius yaitu dengan membiarkan usernya menikmati dan berbagi sebebas-bebasnya via sosial media, mereka memudahkan pemain untuk mengshare ke Facebook saat kita menang, dapat hero/skin baru, saat naik level/tier, dan dimana-mana ada tombol share yang dengan mudah membuat para playernya berbagi, belum lagi akan ada hadiah kecil saat kita melakukan share sehingga para penikmat gratisan (yang tentunya sangat banyak di Indonesia) akan terus-terusan melakukan share memenuhi laman newsfeed kita setiap harinya.

Selain itu Mobile Legends juga memudahkan fitur-fitur livestreaming dan record gameplay sehingga user dapat dengan mudah membagikan gameplaynya di YouTube dan lain-lain, dan yang lebih krusial mereka mensupport para youtuber/influencer ML yang ada supaya mendapat eksposure lebih, coba cek/perhatikan sosial media Mobile Legends mulai dari Facebook, YouTube, termasuk website resminya, semua sosial media mereka malah lebih ketinggalan dibanding youtuber yang lebih cepat mengupdate hero dan skin terbaru yang ada, sebaliknya mereka akan mempromosikan para youtuber/sosial media influencer Mobile Legends melalui in game dari halaman event, live stream, etc sehingga mereka mendapat simbiosis mutualisme dimana pihak ML mendapat free marketing (promosi gratis) dari pihak eksternal dan merekapun yang membuat konten ML bisa mendapat keuntungan melalui eksposure lebih entah melalui iklan, sponsor/endorse, e-sports, dll.

Daripada selalu memberi kabar terupdate melalui sosial media yang jadinya malah seperti bersaing dan mematikan ekslusivitas dari para youtuber/influencer lain, mereka membiarkan para youtuber berkreasi dan memberi mereka ruang untuk membuat konten sehingga para player lain akan semakin hype dengan update-update yang akan datang. Sedikit rahasia umum yang mungkin juga sudah diketahui banyak orang, pihak orang dalam ML pun mungkin akan menyamar sebagai player/influencer normal untuk membantu marketing game ini secara anonym.

3. Difficulty hero

Tingkat kesulitan hero yang ada tentu akan menambah keseruan dalam memainkan game ini, jujur hal yang paling membuat saya tertarik dari game ini adalah cara main Fanny yang sangat sulit dikuasai, hal ini memberi tantangan tersendiri dan membuat kita semakin terpacu untuk bermain lebih baik, semakin sulit heronya para playerpun akan lebih bersemangat dalam menguasainya, beberapa hero sulit yang ada seperti Fanny, Gusion, Chou, Alice, dll akan lebih menarik dimainkan dibanding hero-hero lain yang cuma asal pencet tombol/spam skill sepanjang permainan.

4. Hero unik dari berbagai negara

Disaat game moba sebelah menghadirkan betmen & lemperman, Mobile Legends lebih pintar menarik hati masyarakat lokal dengan menghadirkan hero yang berasal dari pahlawan negara-negara playernya, seperti Indonesia (Gatotkaca), Filipina (Lapu-lapu), dan yang nanti akan datang Malaysia (Hang Tuah).

Ada juga beberapa hero yang diambil dari ciri khas suatu negara misal:

  • Jepang (Kagura, Hayabusa, Hanabi),
  • Amerika (Clint – koboy, Johnson – transformers)
  • Brazil (Bruno)
  • Eropa (Harley/Lesley – magician/royal guard)
  • Korea (Yi Sun-shin)
  • China (Sun, Akai, Chou)

Pendekatan kultur ini mungkin terkesan sepele tapi sebenarnya cukup efektif dan berdampak pada player-player di seluruh dunia.



Itulah sebab kenapa Mobile Legends bisa sukses dan masih bertahan menjadi top moba di Indonesia sampai saat ini, 2 faktor terpenting yaitu mengedepankan gameplay dan mensupport para influencer (dari segi marketing) adalah penyebab kenapa Mobile Legends bisa terus-terusan laku dan tidak pernah bosan dimainkan, walau banyak juga yang menyebalkan dari game ini mulai dari masalah lag, matchmaking yang tidak imbang, banyak player toxic/bocah afk, skin yang harganya tidak logis, buff/nerf hero yang tidak sesuai, dll, tapi secara overall game ini masih merupakan moba terbaik dibanding pesaing-pesaingnya (setidaknya menurut saya begitu).

Akhir kata kita doakan saja semoga game ini masih akan terus menarik kedepannya (tidak layu seperti Pokemon Go) dan terus berkembang/berinovasi menjadi lebih baik.


Related Post: