Menjadi Entrepreneur Itu Tidak Semudah yang Anda Bayangkan

entrepreneur adalahHanya karena semua orang bisa membuat online shop/blog dengan bermodalkan internet dan laptop, bukan berarti semua orang bisa sukses menjadi entrepreneur. Banyak orang yang bangga menstatuskan dirinya sebagai entrepreneur padahal yang mereka lakukan hanyalah membuat toko online dan mendropship produk orang lain. Tentu dijaman sekarang segalanya serba mudah, bahkan bocah 14 tahun bisa membuka usahanya sendiri entah membuat blog, online shop, channel youtube, atau apapun itu. Namun bukan berarti karena semua orang bisa maka Anda harus melakukannya juga, mungkin banyak orang yang merasa karena “menjadi entrepreneur” itu mudah, maka “menjadi entrepreneur yang sukses” itu juga mudah.

Terlebih di era ini seolah entrepreneur sangat digembar-gemborkan media, pemerintah menggalakan berbagai program entrepreneurship, cerita-cerita entrepreneur sukses bermunculan dan bisnis/startup enthusiast mulai menjamur dimana-mana.

Realitanya lebih dari 90% bisnis gagal dalam tahun pertamanya dan hanya dibawah 5% yang bisa sukses bertahan ditahun-tahun berikutnya. Cerita-cerita sukses entrepreneur yang Anda dengar diluar sana hanyalah setetes air dari lautan kegagalan entrepreneur-entrepreneur lainnya. Jika melihat statistiknya maka entrepreneur bukanlah jalan yang mudah menuju kesuksesan. Berdasarkan data market research jika Anda memiliki gaji 10 juta/bulan, maka Anda sudah ada di golongan kelas A atau B (kelas atas). Jadi tidak perlu membangun bisnis dengan penghasilan milyaran per tahun untuk bisa dikatakan sukses, bahkan karyawan dengan gaji 8 juta/bulan pun sudah cukup untuk dikatakan sukses/mapan (tergantung sudut pandang pribadi).

Tips-tips bisnis yang sering Anda dengar diluar sana terlihat simpel, Anda hanya perlu tahu tujuan Anda kemana (mau apa) dan mencari tahu bagaimana caranya. Tetapi kebanyakan orang tidak memperhatikan faktor lain yang lebih penting seperti bagaimana kompetitor/persaingan yang ada, modal REAL yang diperlukan untuk membangun bisnis tersebut, mencari partner/karyawan yang memiliki 1 visi dengan Anda, dan lain-lain.


Pertanyaan yang harus pertama kali Anda jawab adalah: Mengapa Anda ingin menjadi entrepreneur?

Faktanya adalah tidak ada rahasia apapun dalam menjadi entrepreneur yang sukses. Tidak perlu membeli buku/e-book bisnis seharga Rp 500.000,- yang ditulis oleh orang yang bahkan tidak pernah membangun bisnis selain bisnis “menjual buku” tersebut, atau seminar motivator “menghasilkan 100 milyar dalam 3 tahun”.

Rahasia menjadi entrepreneur yang sukses adalah kerja keras (sangat keras) dan niat. Pertanyaannya adalah apa niat Anda menjadi entrepreneur? Apakah Anda hanya sekedar mencari uang yang banyak supaya kaya? Atau Anda ingin membawa value/manfaat untuk orang lain? Atau supaya Anda punya fleksibilitas waktu dan nantinya bisa bebas menikmati hasil usaha Anda?

apa itu entrepreneurBagaimana cara Anda menghasilkan uang lebih penting daripada seberapa banyak uang yang Anda hasilkan. Itulah sebab saya kurang menyukai motivator yang hanya bisa membicarakan hasil/angka (uang yang banyak) tapi tidak bisa menunjukkan caranya. Jika Anda hanya fokus pada hasil maka Anda tidak akan menikmati bahkan menjalankan prosesnya, tetapi jika Anda menghargai proses maka cepat atau lambat hasilnya pasti akan terlihat.

Membuat toko online itu memang mudah, tapi membuat toko online yang bisa menghasilkan profit REAL 10 juta/bulan itu tidak semudah yang Anda bayangkan. Kenyataannya semakin mudah Anda memulai sesuatu maka semakin sulit untuk sukses disana karena semua orang juga memiliki kesempatan yang sama. Artinya mereka yang betul-betul bisa sukses adalah mereka yang memiliki kelebihan lain (modal/dana, koneksi, skill, dll).

Internet memang membuka kesempatan untuk kita semua, tetapi didalam setiap kemudahan yang Anda dapat pasti ada rintangan lain yang akan menanti (terdengar pesimis namun begitulah kenyataannya), Anda harus jeli melihat persaingan yang ada dan jujur dengan diri Anda sendiri tentang apa yang ingin Anda lakukan.

Karena pada akhirnya Anda sendirilah yang mendefinisikan kesuksesan Anda, you define your own success.