Mending Kerja Kantoran atau Merintis Usaha / Bisnis Online Sendiri?

Mana yang lebih baik, bekerja di kantor atau memilih merintis usaha/bisnis online sendiri dari nol? Beberapa bulan yang lalu saya baru saja berhenti dari pekerjaan tetap, akhirnya setelah 2 tahun pindah mondar-mandir dari perusahaan ke perusahaan dan mencicipi berbagai posisi/job, saya berani melepas kerja kantoran untuk bisa fokus full time menjalani bisnis online yang selama ini saya kerjakan sebagai proyek/bisnis sampingan.

Saya berani memutuskan untuk berhenti kerja karena penghasilan dari bisnis online sudah menyamai gaji saya sebagai karyawan di perusahaan pada saat itu, jadi sudah saatnya saya resign dan mengembangkan bisnis yang ada secara penuh, jujur saya sendiri tidak tahu bagaimana nasib saya kedepannya, saya tidak menjamin bahwa saya pasti akan seumur hidup terus berbisnis online, mungkin saja di masa depan saya akan kembali lagi menjadi pegawai kantor, karena apapun bisa terjadi nantinya, tapi yang terpenting sekarang saya hanya perlu fokus pada apa yang sudah saya miliki dan bisa saya kerjakan karena hanya itulah yang betul-betul penting untuk saat ini.

Kalau ditanya lebih enak mana kerja kantor atau merintis bisnis/usaha sendiri, saya lebih prefer bisnis sendiri karena jelas jauh lebih bebas dan lebih cocok dengan lifestyle yang saya inginkan (fleksibel), bukan berarti 100% pasti mendingan bisnis ketimbang kerja sebagai employee/freelancer, karena ada juga beberapa hal yang jauh lebih enak saat kita bekerja di kantor daripada merintis usaha sendiri, disini saya akan coba membagikan (share) perspektif/sudut pandang pengalaman pribadi saya bedanya dan bagaimana rasanya bekerja sebagai karyawan full-time dengan merintis bisnis online sendiri.

Inilah perbandingan hidup sebagai seorang karyawan (employee) dengan menjalani bisnis online secara full time:


Jam kerja

  • Karyawan: Sudah terjadwal mulai dari jam 8/9 pagi sampai jam 5/6 sore setiap Senin-Jumat (+ lembur kalau ada), sebenarnya saya tipe yang malas bangun pagi dan macet-macetan di jalan setiap hari, rutinitas inilah yang paling saya benci sebagai seorang karyawan, biasanya saya bangun 1 jam sebelum masuk kantor dan memakan waktu 30-45 menit untuk berangkat ke kantor.
  • Bisnis online: Bangun sesuka hati, jam kerja sesukanya, tapi sisi negatifnya kita akan cenderung malas dan menunda-nunda kalau tidak ada yang mengatur, saya sendiri orangnya memang tidak begitu disiplin (karena itulah saya tidak suka bangun pagi), tapi saya tetap bisa produktif dan bekerja dengan maksimal karena fleksibilitas dari bisnis online sangat cocok dengan gaya hidup yang saya inginkan.

Keuangan

  • Karyawan: Jauh lebih menjanjikan karena sudah pasti dapat gaji setiap bulan, mau kerja jelek/bagus setidaknya kita masih akan mendapat uang pada akhir bulan.
  • Bisnis: Bisa bertahan hidup saja sudah bagus, amit-amit kalau sampai rugi/bangkrut, apalagi diawal merintis jangan berharap bisa hidup layaknya manusia pada umumnya (kecuali orang kaya/punya modal), karena itulah saya sendiri butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa fokus menjalani bisnis online secara full time setelah yakin punya tabungan dan pendapatan yang cukup.

Jenjang karir

  • Karyawan: Kalau kita kerja di perusahaan ternama/kantor besar, setidaknya ada kepastian dan kejelasan karir, paling tidak minimal akan ada kenaikan gaji standar sekitar 10% per tahun dan berbagai tunjangan hidup (BPJS, asuransi, dll), sisanya seperti urusan naik jabatan, dll tergantung dari performa Anda di perusahaan tersebut, seberapa jago Anda membangun koneksi, berkontribusi untuk perusahaan, berhubungan baik/dekat termasuk menjilat atasan Anda (which is annoying). Saya sendiri pernah kerja di kantor yang cukup besar (menengah atas) namun kesulitan dalam menaiki tangga karir karena posisi saya (sebagai digital marketing) bukanlah core inti dari perusahaan tersebut, lalu saya pernah kerja di beberapa digital agensi namun ada yang bangkrut dan ada yang sekedar bertahan saja (perusahaan stuck tidak berkembang), sampai akhirnya saya berhenti karena sudah lama cenderung stuck dan menemukan potensi di bisnis online.
  • Bisnis: Tidak ada kejelasan sama sekali, bisa saja besok bisnis saya tiba-tiba bangkrut/fail, tidak ada yang bisa menjamin dan memberi kepastian karena hanya kita sendiri yang menentukan dan membentuk masa depan tersebut, kadang dibutuhkan keberuntungan juga untuk bisa sukses, namun faktor luck itu berada diluar kendali kita, yang terpenting adalah tetap berusaha sebaik mungkin dan berharap yang terbaik. Bagaimana rasanya menjalani bisnis sendiri tanpa ada jaminan seperti kerja di kantor? Rasanya campur aduk antara excited (bersemangat) dan juga insecure (merasa tidak aman), tapi sejauh ini saya menikmatinya karena saya suka dengan apa yang saya kerjakan dan punya cadangan modal, toh kalau bisnis gagal saya masih bisa balik melamar kerja lagi.

Suasana kerja

  • Karyawan: Saat bekerja di kantor yang cukup besar saya merasa asing karena sesama karyawan kurang begitu akrab dan kurang ada rasa kebersamaan (masing-masing individu hanya fokus memikirkan pekerjaanya sendiri), berbeda saat bekerja di kantor yang lebih kecil (perusahaan menengah), mungkin karena divisinya tidak terlalu banyak dan terpecah-pecah, saat saya kerja di kantor yang skala dan jumlah karyawannya lebih sedikit rasa kebersamaan dan kekeluargaan jauh lebih terasa sehingga suasana kerjanya lebih nyaman dan mengasyikan. Overall untuk suasana kerja saya lebih suka di kantor karena ada teman kerja yang bisa diajak ngobrol santai dan bertukar pikiran, selain itu kantor juga suka mengadakan acara seperti makan bersama, jalan-jalan, dll.
  • Bisnis: Karena sejauh ini saya masih berbisnis sendiri, pastinya cukup kesepian karena selalu bekerja sendiri, apalagi kalau kita melakukannya selama berbulan-bulan pasti akan cepat bosan dan merasa sepi dalam kesendirian, karena itu saya biasanya refreshing sesaat dengan pergi/jalan-jalan bersama teman atau keluarga dan mencari hobi baru yang menyenangkan.

Produktivitas

  • Karyawan: Kadang malas, kadang rajin, tergantung mood dan situasi kantor, yang terpenting kita menyelesaikan pekerjaan yang ada dan lebih bagus kalau bisa mengerjakan lebih (ekstra mile), asalkan kita bekerja dan melakukan job desc sesuai yang diminta maka itu sudah cukup. Jujur saya sendiri bukan seorang karyawan yang teladan, saya bekerja secukupnya, kalau sudah waktunya pulang saya akan pulang, dan saya jarang melakukan inisiatif untuk melakukan pekerjaan lebih (diluar job description) kecuali diminta oleh atasan/manager, karena saya punya bisnis sampingan jadi saya berusaha untuk tidak terlalu membuang semua waktu dan perhatian saya pada pekerjaan kantor, waktunya kerja ya kerja, waktunya bisnis ya bisnis.
  • Bisnis: Mau tidak mau kita harus produktif, karena kalau tidak rajin maka bisnis tidak akan menghasilkan dan berkembang, membuat produk/jasa yang bagus saja tidak cukup, kita harus membuat orang lain menggunakan produk/jasa kita, dan terlebih kita harus menghasilkan uang (make money). Anda bisa saja membuat produk/jasa yang sangat bagus tapi tidak ada yang menggunakannya atau produk bagus yang digunakan orang namun tidak menghasilkan uang, keduanya sama saja akan berujung pada kegagalan, jadi mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus produktif dalam bekerja dan HARUS MENGHASILKAN, kalau apa yang Anda kerjakan terbukti tidak menghasilkan apapun maka sudah saatnya berhenti dan mencari peluang/kesempatan lain yang lebih baik.

Hal yang paling disuka

  • Karyawan: Kebersamaan antar teman-teman di kantor dan keamanan finansial karena ada gaji pasti setiap bulan disertai bonus tunjangan, asuransi, dll.
  • Bisnis: Kebebasan dalam menentukan waktu dan tempat kerja yang fleksibel, dan juga potensi untuk mendapatkan income yang tidak terbatas.

Hal yang paling dibenci

  • Karyawan: Bangun pagi (jangan ditiru ya, saya memang pemalas untuk urusan bangun pagi), macet saat pergi dan pulang kantor, dapat atasan/manager yang tidak cocok, dan posisi/jabatan/gaji yang tidak kunjung naik (karir stuck).
  • Bisnis: Merintis dari nol diawal sangat sulit dan melelahkan, kita harus bekerja lebih giat dari karyawan dan mendapatkan result/hasil yang jauh lebih kecil, rasanya seperti menjadi karyawan yang 2x lebih cape tapi gajinya setengah dari biasanya, berbisnis sendiri akan menjadi perjalanan jangka panjang penuh kerja keras dan pengorbanan, karena itu siapkan mental dan juga tabungan untuk berjaga-jaga, saya termasuk orang yang tergiur untuk bisnis karena ingin cepat-cepat sukses, tapi sekarang saya sadar bahwa bisnis justru adalah cara yang lama untuk mencapai kesuksesan, karena pada kenyataannya tidak ada bisnis yang bisa dibangun sukses dalam sekejap, karena itu kesabaran sangatlah penting bagi Anda yang ingin menjalani usaha sendiri.

Goal (tujuan)

  • Karyawan: Memberi kontribusi sebaik-baiknya untuk perusahaan, mendapatkan jenjang karir yang diinginkan, memiliki waktu antara kerja dan keluarga (work-life balance), bisa dihargai dengan pantas (naik jabatan/gaji) dan menikmati pekerjaan bersama rekan kerja yang saling suportif satu sama lain.
  • Bisnis: Membangun produk/jasa yang dibutuhkan atau diinginkan orang, memberi kontribusi sebaik-baiknya pada masyarakat melalui produk/jasa yang diciptakan, mendapatkan kebebasan finansial, dan bisa sukses semuda mungkin melalui usaha yang dibangun. Baik kerja maupun bisnis bagi saya keduanya sama-sama memilki goal/tujuan yang berarti dan layak untuk diperjuangkan.

Rintangan

  • Karyawan: Persaingan antar sesama karyawan itu cukup sulit mengingat kita sebenarnya bersaing dengan semua orang yang sekolah/kuliah, dan hanya beberapa orang saja yang pada akhirnya bisa berada di puncak perusahaan dan mendapatkan gaji/posisi yang diinginkan, sedangkan sebagian besar karyawan lainnya mungkin cenderung stuck pada pekerjaan dan gaji yang sama setiap tahun. Jadi sebagai pegawai/karyawan pun kita harus memiliki semangat kerja keras layakanya seorang entrepreneur yang sedang membesarkan bisnisnya, anggaplah karir Anda di perusahaan sama seperti produk/jasa yang sedang Anda rintis dari nol.
  • Bisnis: It’s really hard to start a business, sangatlah sulit membangun bisnis dan bertahan selama beberapa tahun kedepan, faktanya >80% bisnis yang ada gagal sebelum menyentuh tahun pertamanya, dan hanya lebih sedikit lagi yang bisa bertahan sampai tahun-tahun berikutnya, apalagi jika kita tidak punya modal/koneksi maka bebannya akan terasa berkali-kali lipat, it’s hard but achievable, memang sulit namun bukan berarti tidak bisa dicapai, selama kita masih rajin bekerja keras, konsisten, dan pantang menyerah, we can make it.

Kemudahan

  • Karyawan: Kalau yang kita inginkan hanya sekedar security (jaminan untuk bertahan hidup), maka bekerja di kantor adalah pilihan termudah karena kita bisa mencari berbagai pekerjaan dengan bayaran yang layak (setidaknya UMR) atau mencari pekerjaan sampingan freelance (seperti jadi driver Go-jek/Grab), setidaknya dengan bekerja keamanan hidup Anda lebih terjamin karena pasti mendapatkan uang/gaji/insentif.
  • Bisnis: Kalau yang Anda inginkan adalah kebebasan (fleksibilitas dalam bekerja), maka bisnis adalah pilihan yang lebih baik, karena Anda bebas menentukan kapan jam kerjanya dan dimana Anda ingin bekerja, namun jangan harap bisa mendapatkan jaminan keamanan/security layaknya seorang karyawan, karena walau Anda sudah bekerja sekeras mungkin belum tentu bisnis Anda akan menghasilkan profit yang manusiawi.

Sisi negatif

  • Karyawan: Terkadang kita tidak mendapat kontrol penuh terhadap nasib kita di perusahaan, maksudnya untuk bisa mendapatkan apa yang kita inginkan entah itu dalam hal kerja, gaji, jabatan, dan lain-lain seringkali kita harus berharap/menggantungkan pilihan tersebut pada orang lain, seperti atasan/manager/direktur/HRD.
  • Bisnis: Sebenarnya bisnispun juga sama seperti karyawan, walau kita memiliki kontrol penuh terhadap apa yang kita kerjakan/lakukan, tapi nasib bisnis kita ditentukan oleh para customer/user, merekalah yang memutuskan apakah bisnis kita layak untuk maju dan berkembang atau collapse. Artinya tidak ada jaminan apapun dalam berbisnis karena bisa saja besok semua customer Anda memutuskan untuk tidak lagi menggunakan produk Anda dan beralih ke tempat lain.

Sisi positif

  • Karyawan: Stabilitas baik dalam hal kerja dan keuangan, setidaknya kita bisa mendapatkan kehidupan layaknya orang normal pada umumnya, kita juga akan mendapat koneksi dengan banyak orang (teman kantor, atasan, dll), mendapat banyak ilmu mengenai sistem perkantoran/corporate, dan tentunya memperkaya pengalaman yang akan berguna kalau kita nanti pindah kerja termasuk saat memulai bisnis sendiri.
  • Bisnis: Kemampuan untuk mencapai berbagai tujuan mulai dari mengubah perilaku masyarakat, memberi impact/dampak yang bermanfaat untuk lingkungan, menjadi seorang businessman yang sukses dan kaya, mendapatkan kebebasan dari segi waktu dan finansial, dan kesempatan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik.


lebih baik mending mana kerja kantoran atau merintis usaha bisnis online sendiriBaik kerja maupun merintis usaha sendiri keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, hal ini tidak bisa disamakan untuk setiap orang, ada orang yang mungkin merasa bekerja di kantor jauh lebih baik daripada berbisnis, dan sebaliknya ada orang berpikir merintis usaha jauh lebih menjanjikan daripada kerja sebagai karyawan, semua tinggal balik lagi pada individu masing-masing, kalau mau kita bisa melakukan keduanya sekaligus, jadi sambil bekerja kita juga memulai bisnis sebagai projek sampingan.

Apapun yang Anda lakukan, apapun yang Anda kerjakan, baik bisnis maupun kerja di kantor, keduanya sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri, yang terpenting adalah Anda mencintai apa yang Anda kerjakan karena pekerjaan ini akan menjadi bagian terbesar dalam hidup Anda, seperti yang Steve Jobs katakan:

“Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. As with all matters of the heart, you’ll know when you find it.”

Pekerjaan Anda baik itu dalam bisnis atau menjadi karyawan akan menjadi salah satu bagian terbesar dalam hidup Anda, dan pertanyaannya adalah apakah Anda mau menghabiskan sebagian besar waktu dan hidup Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak Anda suka? So do what you love, lakukan apa yang Anda suka dan cintai, jika Anda belum tahu, teruslah mencari, karena Anda pasti akan menemukannya.

Good luck.


Related Post: