11 Fitur Baru Android Oreo yang Bikin Pengen Ganti Smatphone

Google memang selalu menamai versi OS Android dengan nama makanan pencuci mulu. Versi terbarunya pun diberi nama yang cukup unik dan langka di dunia teknologi namun akrab di telinga kita, yakni Android 8.0 Oreo. Apa saja fiturnya? Simak ulasannya berikut ini.

1. Hemat baterai dengan Background Limit

Daya tahan baterai smartphone merupakan konsentrasi utama yang diperbaiki Google di Android Oreo. Fitur Background Limit ini membatasi kegiatan aplikasi yang terdapat di background. Android Oreo meminimalkan kegiatan di latar belakang pada software yang jarang digunakan. Hal ini dilakukan supaya bermacam aplikasi di latar belakang tersebut tak menyedot daya baterai yang berlebihan.

Dampaknya, daya tahan baterai smartphone yang menjalankan Android 8.0 Oreo akan lebih lama. Anda pun akan dapat dengan mudah mendapatkan informasi terkait aplikasi mana yang memakan baterai paling banyak.


2. Channel, cara baru mengontrol notifikasi

Google pun mengganti sistem notifikasi Android Oreo. Salah satu evolusi ini ialah Anda dapat mengelompokkan notifikasi dari tiap-tiap software ke dalam kelompok tertentu, yang dinamakan ‘channels’. Hal ini dapat memudahkan Anda ketika akan menata atau bahkan menutup notifikasi dari kategori software yang dirasa mengganggu.

3. Autofill, memungkinkan login tanpa password

Fitur Android Oreo Autofill ini menawarkan kenyamanan dan kemudahan saat log-in. Memudahkan Anda masuk ke sekian banyak akun di internet, akun media sosial Anda, atau berbagai software tanpa butuh repot-repot mengetik username dan password. Fitur Autofill secara otomatis mengisinya saat Anda akan log-in.

4. Dukungan Neighborhood Aware Networking

Ini merupakan fitur Android Oreo baru sehubungan dengan teknologi WiFi, yaitu Neighborhood Aware Networking (NAN). Dengan ini memungkinkan perangkat mengenali satu sama lain, maka Anda dapat terhubung dengan ponsel lain dalam satu area tanpa menggunakan perantara.

5. Notification Dots

Fitur Android Oreo selanjutnya merupakan Notification Dots. Jadi saat ada notifikasi yang belum dibaca, akan hadir titik kecil di atas ikon aplikasi. Dengan fitur ini, Anda tidak akan melewatkan hal urgen lagi. Anda pun dapat melihat notifikasi itu dalam bentuk quick review hanya dengan menekan dan menahan titik kecil tersebut.

6. Android Instant Apps

Nantinya pemakai smartphone Android Oreo akan dapat menjalankan software baru langsung dari browser, tanpa harus benar-benar mengunduhnya. Hal ini sangat berguna bagi Anda yang suka coba-coba software baru, tapi tidak mau kehabisan memori.

7. Google Play Protect

Google pun meningkatkan kemanan Play Store. Google akan mampu mendeteksi dan menghapus software berbahaya secara otomatis. Google sendiri mengklaim akan memindai lebih dari 50 miliar software per hari.

8. Picture in Picture

Fitur Android 8.0 Oreo selanjutnya merupakan Picture-in-picture (PIP). Jadi Anda akan bebas nonton video seraya menjalankan software lainnya, memungkinkan Anda melakukan aktivitas di Android sambil tetap menikmati video. Fitur ini sebetulnya sudah lebih dulu muncul di Android 7.0 Nougat, tetapi hanya dikhususkan bagi pemakai Android TV. Nah di Android Oreo, fitur ini terdapat untuk smartphone dan tablet.

9. Tombol Accessibility

Memungkinkan Anda mengakses dengan cepat dari fitur aksesibilitas pada panel navigasi,seperti misal pembesaran (zoom), dan fitur aksesibilitas lain seperti Select to Speak.

10. Smart Text Selection

Fitur Android Oreo ini memudahkan Anda melalukan copy paste dengan mengaplikasikan on device machine learning. Jadi, Anda tidak lagi perlu membloknya kata per kata. Android sudah mampu melakukan itu semua. Google mengenali frasa dan konteks tulisan itu dan langsung membloknya kata per kata guna di-copy dan paste.

11. Dukungan Codec Audio Bluetooth High-quality

Fitur Android Oreo berikutnya ialah sokongan codec audio Bluetooth high quality. Secara perlahan, lubang jack audio di smartphone mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya, headphone nirkabel mulai menjadi standar. Nah buat Anda pecinta musik dan ingin kualitas terbaik dari sistem audio wireless, maka kabar ini merupakan kabar super baik.

Ya, Android Oreo sekarang mendukung APTX sekelas dengan codec LDAC kepunyaan Sony, protokol streaming yang eksklusif dari CSR dan kini menjadi kepunyaan Qualcomm. Dukungan codec audio ini memungkinkan Anda mendengarkan musik lewat perlengkapan Bluetooth dengan kualitas tinggi (high-bitrate).

Baca juga: Smartphone RAM Besar: Keperluan atau Hanya Ajang Jualan?



Bagaimana? Menarik, bukan? Itulah 11 keunggulan Android Oreo yang membuatnya sangat dinanti-nanti. Bagi Anda yang kebetulan ingin ganti Smartphone, bersiaplah mendapatkan pengalaman yang mengesankan dari Android terbaru ini.


Related Post: