Apa Itu Artikel Berkualitas (dan Cara Menulisnya)

Apa itu artikel berkualitas? Bagaimana cara menulis artikel berkualitas? Banyak blogger-blogger yang selalu bertanya tentang apa itu artikel yang berkualitas, seperti apa sebuah artikel bisa dianggap berkualitas?

Setiap orang punya pendapat masing-masing tentang artikel yang berkualitas, namun pada artikel kali ini saya akan memberikan pengertian tentang apa itu artikel berkualitas (versi Solusik) dan bagaimana cara menulisnya. Sebelumnya tidak ada patokan yang pasti tentang apa itu artikel yang berkualitas, setiap orang punya definisi yang berbeda-beda, namun saya akan memberikan opini dari sudut pandang pribadi.

Jadi apa itu artikel berkualitas?

Artikel berkualitas adalah artikel yang memberikan dampak/manfaat positif untuk pembacanya, memiliki nilai guna bagi pembacanya, artinya mereka yang telah membaca tulisan tersebut dapat termotivasi (bergerak) menuju sesuatu. Dampak/manfaat ini bukan seperti:

  • Bukan sekedar motivasi tidak berguna yang justru membuat kita semakin bingung harus ngapain, seperti artikel “anak ini sukses menjadi milyarder diumur 16 tahun dengan bisnis gamenya”, kita tidak butuh motivasi yang hanya membicarakan kesuksesan orang lain, kita butuh motivasi yang bisa membuat kita bergerak, kita butuh tips praktikal yang bisa langsung dilakukan oleh pembacanya dan yang lebih penting sesuatu yang LOGIS dan REALISTIS untuk bisa dijalankan oleh pembacanya.
  • Bukan sekedar inspirasi tidak berguna yang hanya menjelaskan kesuksesan yang tidak jelas seperti judul “pemuda ini cacat, buta, ditolak puluhan perusahaan, sekarang jadi bos dengan omset puluhan milyar”, pembaca tidak butuh inspirasi seperti itu, yang mereka butuhkan adalah bagaimana cara orang cacat tersebut bisa menjadi sukses yang dimana kebanyakan prosesnya tidak sesuai ekspektasi atau cuma dibikin lebay, kita perlu belajar prosesnya bukan hasil (something you can learn).

Saya percaya bahwa artikel yang paling berkualitas adalah artikel yang berupa sharing pengalaman dan opini. Pengalaman dan opini memiliki value yang paling tinggi dari artikel apapun karena hampir semua masalah dalam hidup ini sebenarnya adalah masalah sudut pandang, dan lebih bagus kalau kita bisa membackup sudut pandang tersebut dengan pengalaman (jadi ga cuma asal argumen).

Beberapa contoh sharing yang ada di blog ini seperti:

Apakah artikel berkualitas harus memiliki banyak kata?

Tidak harus, walau hanya 300 kata tetapi jika isinya bermanfaat maka itu adalah artikel yang berkualitas, namun memang pada faktanya jarang ada artikel berkualitas dengan sedikit kata, kebanyakan artikel berkualitas itu adalah pembahasan mendalam yang cukup panjang >1000 kata bahkan lebih dari 2000 kata. Tapi tetap yang menentukan itu berkualitas atau tidak adalah seberapa besar manfaat yang diberikan kepada pembacanya.

Apakah artikel berkualitas itu harus ada gambar/ilustrasi/dll?

Tidak harus, yang penting kontennya tetap bermanfaat (walaupun hanya tulisan), hanya saja gambar seperti ilustrasi/infografis dapat sangat membantu. Artikel (tulisan) itu adalah format yang paling lemah dan membosankan dibanding foto & video, maka dari itu ada baiknya kita menambah setidaknya minimal 1 gambar kedalam artikel kita (namun tidak perlu memaksa jika memang tidak diperlukan).

Ingat bahwa blog/artikel kita itu dibaca oleh pengguna internet, kita disini (blogger) berperan sebagai performer yang menyajikan konten (bukan guru). Kalau dikelas murid tidak bisa keluar begitu saja karena ada ikatan, namun diblog orang bisa pergi seenaknya begitu saja dari 1 website ke website lain. Artinya Anda sebenarnya bersaing dengan semua konten yang ada di internet baik itu youtuber, media online, sosial media, dan semacamnya.

Mayoritas konten yang paling disukai di internet adalah hiburan, terlebih di Indonesia yang notabene pengguna internetnya kebanyakan masih menggunakan internet sebagai hiburan. Jika blog Anda tidak bisa memberikan sesuatu yang membuat orang betah untuk stay, maka blog Anda pasti akan dilupakan orang. Karena itu peran gambar/video juga bisa membantu menambah unsur entertainment kedalam blog Anda (supaya pengunjung juga tidak jenuh melihat tulisan-tulisan saja).

Apakah artikel berkualitas itu pembacanya pasti banyak atau kalau artikel kita banyak yang baca itu artinya artikel kita berkualitas?

No, tidak ada urusan antara jumlah pembaca dengan artikel berkualitas. Bisa saja artikel berkualitas pembacanya sedikit, atau artikel sampah malah banyak yang baca (ironisnya hal ini sering terjadi). Jumlah pembaca sangat ditentukan oleh marketing. Konten yang pas jika disajikan diplatform yang tepat dan dihadapan audience yang sesuai akan menghasilkan banyak trafik, sebaliknya konten sebaik apapun kalau disajikan dalam platform yang buruk dan dihadapan audience yang salah sampai kapanpun tidak akan pernah bisa sukses.

Tentu semakin banyak orang yang membaca akan semakin bagus karena tujuan kita membuat artikel pastinya ya untuk dibaca, semakin banyak yang baca, semakin bermanfaat artikel yang sudah kita tulis.

Jadi artikel yang berkualitas belum tentu pembacanya banyak.

Bagaimana cara mencari topik artikel yang berkualitas?

Caranya adalah lupakan diri Anda, dan pedulilah terhadap orang lain. Ini cara yang selalu saya praktekan, yaitu membayangkan seolah-olah saya tidak ada, dan tujuan saya hanya membantu orang lain menyelesaikan masalahnya.

Saya selalu berusaha mencari apa yang sedang dicari orang, apa yang orang ingin baca. Kadang juga saya tidak peduli apakah topiknya saya suka atau tidak, selama ada yang butuh konten tersebut dan saya mengerti pasti akan saya tulis. Ini sama seperti prinsip dagang saya pada awalnya, entah itu produknya saya suka atau tidak, pasti akan saya jual selama itu laku dan dibeli orang. Tidak selamanya kita harus mengikuti passion, saya akan lakukan apapun yang bisa membuat blog ini sukses dan pasti ada beberapa hal yang tidak saya sukai selama prosesnya namun tetap harus dinikmati sebagai proses membangun sebuah blog.

Bagaimana caranya supaya artikel yang berkualitas itu banyak yang baca?

Optimasi konten untuk search engine (SEO) dan social media (viral marketing), baik secara judul dan isi harus dioptimasikan untuk mesin pencari dan manusia (sosmed). SEO yang baik adalah konten yang bermanfaat bagi manusia jadi sebenarnya SEO dan sosial media bisa berjalan berdampingan, untuk SEO lebih baik optimasikan keyword yang orang-orang cari di Google (gunakan Google Keyword Planner) karena percuma optimasi SEO sebagus apapun kalau topiknya tidak ada yang cari di Google. Tulis konten yang memang dicari orang di Google, dan bisa dibagikan oleh para pengguna sosial media.

Trafik sosial media bisa mendongkrak peringkat SEO, begitu pula trafik SEO juga bisa meningkatkan awareness di sosial media.

Lalu bagaimana cara menulis artikelnya?

Cara terbaik menulis artikel berkualitas adalah dengan latihan. Teruslah menulis dan berlatih. Salah satu tempat terbaik untuk menulis (khususnya bahasa Indonesia) menurut saya adalah di Kaskus. Karena audience-nya sudah ramai dan akan banyak yang mengomentari tulisan Anda.

Tidak harus Kaskus, Anda juga bisa latihan membuat thread/artikel di forum lain, seperti forum bersosial, forum game, forum startup, dan lain-lain. Hanya saja Kaskus adalah tempat terbaik untuk mendapatkan perhatian. Kaskus dapat memberikan Anda audience yang sangat banyak walaupun Anda bukan siapa-siapa (ini yang paling saya suka).

Hanya inilah cara terbaik untuk bisa membuat konten berkualitas yaitu: Menulis, menulis dan menulis. Ilmu seperti apapun tidak ada artinya kalau ujung-ujungnya Anda tidak menulis. Jadi menulislah dari sekarang dan teruslah menulis. Just do it 🙂