Tips & Cara Realistis Menjadi Orang Kaya (Jangan Lagi Tertipu)

  • Menjadi kaya dalam 3 bulan
  • Menghasilkan 10 milyar dalam 2 tahun
  • Membeli properti tanpa uang
  • Sukses bermain saham hanya dengan 1 juta rupiah
  • Pendapatan 100 juta/bulan modal klik dari internet
  • Tips marketing meningkatkan omset 10000% dalam sebulan
  • Sehat, kaya, bahagia dunia dan akhirat bersama si Gendeng

Judul-judul diatas mungkin sering Anda lihat pada cover buku, tema seminar, atau acara-acara gaib lain dengan harapan orang yang ingin sukses (baca: cepat kaya) supaya datang ke acara atau membeli buku tersebut.

Judul “Membeli properti tanpa uang” walau terlihat tidak masuk akal, tetapi toh terbit juga bukunya, baik sekali ya ada orang yang mau membagikan ilmunya kepada orang lain ketimbang menjaga rahasianya sendiri (baca: ngarep kaya dari penjualan buku), padahal kalau saya jadi orang tersebut lebih baik saya beli properti sebanyak-banyaknya (toh tanpa uang juga), terus invest sana-sini bikin kontrakan dan disewakan ketimbang menghabiskan waktu bikin buku “Membeli properti tanpa uang” yang dimana dari segi bisnis bikin tambah banyak saingan dan rugi.

Begitu pula dengan judul clickbait yang ada di internet (judul lebay asal di-klik orang), banyak sekali blog/headline dengan judul “Kaya cuma modal koneksi internet” atau “Penghasilan online shop ratusan juta modal HP doang”.

Kalau Anda menge-klik artikel ini hanya karena judul “Cara menjadi kaya” dan berharap bisa menjadi kaya dengan mudah, maka Anda bisa pergi dengan tenang sekarang, karena disini saya tidak menjual omongan murahan seperti itu, bukan basa-basi seperti bisnis tanpa modal, penghasilan pasif puluhan juta per bulan, dan sebagainya.


You gonna learn the hard way.

Pertama pahami dulu bahwa tidak ada yang instan didunia ini, cobalah lihat gambar dibawah:

bukti-mutasi-bcaGambar diatas adalah bukti mutasi “palsu” yang dibuat sendiri (lihat ada nama pengirim dari Bugs Bunny. Nama dan nomor rekening sengaja disensor) yang menunjukan transaksi dalam sehari yang biasa digunakan online shop palsu sebagai testimoni atau bukti transfer supaya dapat meyakinkan para pembeli.

Apa yang dapat kita pelajari dari gambar diatas?

Memalsukan data itu mudah sekali, janganlah mudah tertipu khususnya didunia online dengan penghasilan yang tidak masuk akal, skema uang mudah, dan sebagainya.

Ingat screenshoot sangat mudah dipalsukan (Anda juga dapat memalsukannya dengan mudah), bukti transfer sangat mudah dimanipulasi, testimoni bisa dibuat-buat, followers palsu, dan sebagainya.

Kembali ketopik utama bagaimana cara menjadi kaya?

Masalahnya kebanyakan dari kita sudah lupa tentang arti kekayaan itu sendiri. Secara simpel kita membayangkan menjadi kaya adalah memiliki banyak uang dan harta, atau memiliki properti, mobil dan barang-barang mewah.

Ingatlah bahwa banyak uang ≠ kaya

Pemahaman ini pula yang menyebabkan mengapa orang kaya terus semakin kaya, dan orang miskin tetap saja miskin. Karena basicnya kekayaan itu bukan uang.

(Pertama-tama lupakan dulu soal uang/harta dan kita flashback sejenak kemasa lalu)

Kaya = Value/nilai –> Orang kaya = orang yang memiliki banyak value/nilai bagi orang lain

Kata kuncinya adalah “Value”.

Mengapa banyak orang tidak menjadi kaya karena mereka melupakan “value” dan fokus hanya pada uang, uang dan uang. Mengapa?

Karena value itu kata yang boring, norak, kuper, sok suci, dan ga kekinian banget. Beda kalau ngomongin soal harta, duid, rumah mewah, mobil sport, dan gaya hidup glamour (mata langsung pada belo).

Kalau kita kembali kejaman dulu dimana uang belum ditemukan, orang-orang bertransaksi dengan metode barter (menukar barang) dimana barang tersebut disesuaikan berdasarkan kebutuhan pembarter (ada value yang diperlukan), namun karena sangat sulit untuk menyesuaikan kebutuhan masing-masing pihak, maka diciptakan alat tukar value yaitu “uang”. Ingat uang itu alat tukar value bukan value itu sendiri.

homeless-documentaryPada tahun 2005, ada sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang bagaimana jika seorang tunawisma (homeless) diberikan uang $100.000 (sekitar 1,4 milyar rupiah) dan dibiarkan melakukan apapun yang dia inginkan. Dan ternyata 6 bulan setelah itu, dia kehabisan semua uangnya dan kembali ketempat yang sama seperti sebelumnya.

Mengapa bisa terjadi seperti itu? Karena uang bukanlah value/kekayaan. Itulah sebabnya yang kaya tetap kaya dan yang miskin tetap miskin. Memberikan donasi uang hanya akan menolong sesaat (jangka pendek), untuk menyelamatkan seseorang dari kemiskinan diperlukan value seperti kesehatan, pendidikan (sekolah dan sejenisnya), dan kemampuan memproduksi value bagi orang lain (skill).

Kita bayangkan contoh simpel berikut:

Setiap orang diberikan uang 1 milyar secara cuma-cuma, pertanyaannya adalah apakah sekarang semua orang akan menjadi orang kaya? No, tidak akan.

Yang akan terjadi setelahnya adalah harga barang-barang akan naik (inflasi gila-gilaan) dan semua uang akan kembali kepada yang kaya (orang kaya). Karena orang kaya yang menguasai perusahaan/pabrik yang menjual kebutuhan masyarakat dan masyarakat akan menukarkan uang mereka kembali untuk mendapatkan value yang mereka butuhkan untuk hidup.

Menjadi orang kaya berarti memiliki banyak value untuk banyak orang, dan jika Anda berpikir mendistribusikan uang akan membantu orang menjadi kaya, maka Anda salah besar, karena kenyataannya itu tidak akan mengubah apapun. Apakah Anda tidak heran mengapa dengan inflasi/krisis apapun yang terjadi orang kaya tetap saja kaya, dan orang miskin tetap saja miskin? Karena mereka yang kaya tidak kehilangan value mereka sedangkan orang miskin fokus pada mencari uang (seperti demo kenaikan upah/gaji/tunjangan, dan demo menurunkan harga barang/BBM).

Uang hanyalah tipuan angka yang sangat mudah untuk dimainkan dan dimanipulasi oleh para penguasa. Sedangkan value adalah nilai yang sesungguhnya dan banyak orang tidak mengerti karena memang value itu sendiri bekerja dengan cara yang lebih kompleks (daripada uang).

Sekarang mari kita jawab pertanyaan utamanya yaitu “Bagaimana cara menjadi kaya?”.

Caranya adalah menghasilkan value untuk orang lain. Bagaimana cara menghasilkan value untuk orang lain? Banyak sekali, tetapi yang paling penting adalah fokus pada value utama Anda (selling point).

Setiap orang baik itu bisnis, perusahaan, karyawan, freelance, artis, dan sebagainya memiliki value utama atau selling point yang mereka jual kepada orang lain. Selling point inilah yang membuat orang lain mau membayar Anda terus-menerus (uang) dan berbanding lurus dengan besarnya dampak/value yang Anda berikan.

Anda harus tahu apa yang membuat orang lain rela menukar uangnya untuk Anda, atau singkatnya bagaimana membuat orang lain mau membayar Anda. Apa yang dapat Anda berikan untuk orang lain?

Beberapa value yang simpel yaitu:

1. Membantu orang lain mengejar/mempelajari passion mereka.

Seperti membuat blog tentang bisnis/toko online, membuat tutorial bermain gitar/memainkan lagu, mengupload video memasak, menjual buku tentang cara membuat game, dan lain-lain. Setiap orang memiliki passion dan orang rela membayar demi mengejar passion mereka tersebut.

2. Memenuhi kebutuhan dasar (primer dan sekunder) masyarakat (needs).

Semua manusia butuh makan, minum, mandi, tempat tinggal, pendidikan, dan alat komunikasi. Karena itu juallah barang kebutuhan seperti beras/makanan, buatlah kursus/bimbingan/les privat, dan berbagai kebutuhan lainnya. Orang paling mudah berpisah dengan uangnya jika mereka menukarkan uang tersebut dengan produk nyata/fisik, karena itulah berdagang adalah usaha yang paling simpel dan bertahan lama karena pertukaran value-nya tidak kompleks.

3. Memenuhi keinginan (kebutuhan tersier) orang-orang tertentu (want).

Dengan target pasar yang benar dan ditempat yang tepat, Anda dapat menjual barang-barang mewah/mahal dengan profit yang lebih besar ketimbang menjual produk kebutuhan (needs), seperti menjual mobil/motor sport, hunian bergengsi, entertainment dan sejenisnya.

4. Memberikan perlindungan/jaminan bagi mereka yang membutuhkannya (fear).

Setiap orang memiliki ketakutan akan masa depan, karena itu ada asuransi, obat, program-program lain yang bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

5. Memecahkan kasus/masalah yang sedang dihadapi seseorang (problem).

Jadilah konsultan, motivator, tutor, atau entrepreneur untuk memecahkan masalah orang lain. Buatlah usaha yang membantu kehidupan banyak orang, meringankan masalah masyarakat, memecahkan masalah yang terjadi pada kehidupan sehari-hari.

Dan masih banyak lagi.

Baca juga:



Mungkin Anda sedikit kecewa karena artikel ini tidak memberikan solusi mudah supaya Anda cepat menjadi kaya, tetapi memang begitulah kenyataannya, tidak mudah menjadi orang kaya, Anda juga memerlukan keberuntungan, dan tidak setiap orang dapat menjadi kaya. Bukan berarti kita harus pasrah terhadap keadaan, apapun keadaan Anda, tetaplah berusaha memberikan value/manfaat bagi orang lain, sekecil apapun itu.

Fokuslah pada value/manfaat yang dapat Anda berikan, faktor lain seperti keberuntungan itu berada diluar kontrol/kendali kita, maka lupakanlah soal keberuntungan, yang bisa Anda lakukan adalah meningkatkan peluang Anda supaya menjadi beruntung dengan cara:

  • Bergaul di lingkungan yang baik
  • Rajin belajar dan menambah pengetahuan setiap harinya
  • Berpikir positif
  • Menambah pengalaman dan mencoba hal-hal baru
  • Dan yang paling penting adalah menjadi orang yang bermanfaat untuk sesama

Jadi jika Anda ingin menjadi orang kaya, jawablah pertanyaan simpel ini:

Value apa yang dapat Anda berikan untuk orang lain?

helen-keller-quotes