Cara Bisnis Online Tanpa Modal (Share Pengalaman Berbisnis)

Bagaimana cara bisnis online tanpa modal dan tanpa koneksi melalui internet? Apakah bisnis online betul-betul menjanjikan bagi mereka yang tidak punya modal apapun? Saya adalah contoh orang yang tergiur dengan bisnis internet hanya karena mendengar cerita pengalaman orang lain bisa menghasilkan puluhan juta rupiah setiap bulan dari bisnis online nya (yang pada akhirnya saya tahu itu semua palsu), karena saat masih muda saya terlalu sering mendengar quotes-quotes indah dan idealis tentang entrepreneurship mulai dari buku, film, cerita random di internet, sampai akhirnya saya nekat memulai bisnis sendiri tanpa modal dan pengetahuan apapun. Hasilnya? Banyak sekali blunder yang saya lakukan, banyak modal baik materi uang dan tenaga yang terbuang sia-sia, dan yang paling saya sesalkan adalah kehilangan waktu yang tidak akan bisa kembali lagi.

Jadi disini saya ingin mencoba untuk berbagi pengalaman berbisnis online di internet dan memberikan sudut pandang/persepsi baru bahwa sebenarnya bisnis online juga ada resikonya, saya tahu konsep “all out” atau berbisnis tidak setengah-setengah memang sangat bisa memacu adrenalin dan semangat, kita mudah tergoda dengan pemikiran untuk resign dari pekerjaan dan mengejar mimpi menjadi pengusaha sukses, selain itu media-media di Indonesia juga sering memamerkan bisnis/startup yang sukses mulai dari bawah dengan cerita-cerita yang inspiratif dan dikemas sedemikian rupa untuk memotivasi jiwa-jiwa muda supaya segera membangun bisnis/startupnya sendiri. Tidak ada yang salah dengan semua ini, hanya saja cerita-cerita seperti ini bisa menggiring seseorang yang awam untuk berbisnis sebelum mereka benar-benar siap (saya sendiri juga adalah contohnya).

Berbisnis dengan modal asal nekat bisa menimbulkan tekanan finansial dan sosial yang sangat membuat depresi, bagi Anda yang sudah menggebu-gebu ingin segera memulai usaha bisnis online/startup sendiri, saya ingin menganjurkan alternatif lain yang lebih sehat cara bisnis online tanpa modal dengan aman dan tanpa resiko (setidaknya resiko yang ada bisa diminimalisir sekecil mungkin).

Dengan cara inilah saya membangun blog Solusik yang sekarang sudah berjalan selama 2 tahun lebih dan memiliki trafik sekitar 20.000 kunjungan per hari pada akhir tahun 2017 ini. Solusik masih terus bertumbuh setiap harinya, dari yang awalnya hanya dikerjakan sendiri dan sekarang sudah memiliki beberapa penulis freelance. Blog ini dimulai hampir tanpa modal sama sekali, yang awalnya cuma ditulis melalui platform gratis di Solusik.wordpress.com sampai akhirnya pindah ke domain pribadi dengan biaya awal domain & hosting sebesar Rp 350.000,-.


Ini bukanlah cerita sukses dalam semalam atau cerita tentang mimpi idealis untuk mengubah dunia, saya membangun bisnis online ini (Solusik) secara perlahan tapi pasti, karena saya percaya berbisnis dengan modal seadanya (apapun yang sudah kita punya) dan bootstrapping adalah cara terbaik untuk seorang entrepreneur mewujudkan mimpinya tanpa harus mengorbankan kebebasan yang ada.

Berikut ini adalah bagaimana cara memulai bisnis online atau startup tanpa modal yang menurut saya jauh lebih sehat dan realistis:

1. Anda tidak harus melepas pekerjaan untuk bisa membangun sebuah usaha

Ada 2 jenis pengusaha yaitu:

  • Pebisnis yang bisa menanggung kerugian/resiko rugi karena punya modal, backup, dll.
  • Pebisnis yang tidak bisa menanggung rugi karena sudah tidak punya apa-apa lagi.

Saya termasuk jenis yang kedua yaitu orang yang tidak boleh rugi (tidak bisa menanggung resiko finansial), karena kalau sampai amit-amit bisnis saya gagal maka terpaksa saya harus berhutang atau bahkan bisa tidak makan sama sekali, dan bodohnya hal ini pernah terjadi dulu ditahun 2015 saat saya memulai bisnis toko online pertama saya, saat itu saya memakai semua modal yang ada untuk membangun online shop dan promosi marketing sana-sini secara full time, saya melepas pekerjaan dan memutuskan untuk berbisnis secara penuh padahal itu adalah pertama kalinya saya mencoba membuat sesuatu yang baru, hasilnya pada bulan-bulan pertama keuangan menjadi sangat seret, saya harus berhemat sekali untuk bisa survive (kadang sampai puasa berhari-hari) dan akhirnya saya putuskan untuk mencari tambahan uang melalui freelance dan projek-projek sampingan (sebenarnya blog Solusik ini juga termasuk projek sampingan pada saat itu).

Saya sudah mencoba berbagai cara mencari uang di internet selama bertahun-tahun dan yang menurut saya sejauh ini punya potensi untuk bisa menghasilkan jutaan rupiah per bulan adalah:

  • Menjual produk melalui toko online (online shop), bisa melalui website sendiri, sosial media, atau marketplace.
  • Menjual jasa/service secara online, seperti desain, content writer, sosial media marketing, SEO, dll.
  • Membuat blog dan memonetize dengan iklan/sponsor (berdasarkan pengalaman saya hanya AdSense yang bisa menghasilkan jutaan per bulan, sedangkan affiliate marketing dan network advertising lain masih sangat kecil hasilnya).
  • Membuat video dan menguploadnya ke channel YouTube (menjadi youtuber).

Dari situlah saya mulai menjual berbagai jasa secara online, menjual barang-barang di internet, mulai dari jasa SEO, menjual produk olahraga, termasuk membuat blog ini, dan setelah online shop tersebut gugur (discontinue) saya putuskan untuk memulai kembali (start again) bisnis online dengan cara yang lebih sehat, yaitu dengan bekerja diperusahaan dan diwaktu luang mengembangkan projek-projek sampingan yang ada.

Saya tidak percaya kalau untuk menjadi entrepreneur yang sukses kita harus mengambil resiko secara total, kita tidak harus “go out all” membangun bisnis dan melepas semua pegangan/pekerjaan yang ada supaya bisa fokus 100% dengan bisnis yang ingin kita bangun, karena seperti yang saya katakan diawal, hal seperti ini hanya berlaku bagi mereka yang memang bisa menanggung resiko rugi yang ada, sedangkan pada kenyataannya tidak semua orang bisa menanggung beban kerugian tersebut karena faktor keadaan yang berbeda-beda.

Akhirnya saya bekerja disebuah perusahaan digital marketing agensi seperti karyawan pada umumnya (Senin-Jumat jam 9-6), lalu pada malam hari (dan Sabtu-Minggu) saya bisa fokus membangun blog ini secara perlahan. Bekerja diperusahaan sangat-sangat memberikan pelajaran yang berharga tentang bisnis, kerja sama tim, komunikasi, finansial, dan soft skill, terlebih saya bekerja dibidang digital marketing yang sebenarnya sangat erat hubungannya dalam membangun blog/website yang sukses.

Dari bekerja saya mendapatkan banyak skill dan sertifikat untuk mengasah kemampuan digital marketing sehingga bisa mengembangkan blog ini dengan lebih baik lagi, terkadang dari bekerja kita menjadi tahu apa ide yang benar-benar layak untuk dieksekusi dan mana ide yang buruk untuk dijalankan, faktanya bekerja dikantor itu bisa menjadi pendorong kemajuan bisnis Anda dan membantu menemukan ide/solusi yang Anda butuhkan.

2. Fokus pada masalah

Biasanya kesalahan pemula dalam menjalankan bisnis adalah karena terlalu passion-passionan tanpa mempedulikan masalah yang sebenarnya, ingat dalam bisnis kita menjual sesuatu kepada orang lain, jadi apa yang jauh lebih penting adalah “masalah yang ada”, untuk apa membangun bisnis yang tidak memberikan value apapun pada orang lain?

Masalah yang sering saya temukan saat bekerja disebuah media online yang gagal adalah mereka menulis karena passion semata tapi tidak mempedulikan apa yang pembacanya mau/butuhkan. Mereka memiliki banyak sekali artikel yang ditulis oleh beberapa content writer yang memang hobi/minat dibidangnya tapi mereka tidak memperhatikan bagaimana dari sisi SEO, sosial media marketing dan promosinya, yang lebih parah lagi mereka tidak tahu apakah orang lain mau membaca konten tersebut atau tidak. Mereka hanya berpikir banyak konten = banyak pembaca, tidak heran dengan ribuan artikel yang ada trafik website/media online tersebut tetap saja nihil.

Baca juga: Alasan blog/website sepi pengunjung

Membangun bisnis tanpa tahu apa masalah yang ingin diselesaikan (apalagi sampai melepas pekerjaan yang ada) hanya akan menambah beban yang ada, berbagai tekanan akan muncul seiring berjalannya waktu dan pastinya modal uang/simpanan yang ada akan cepat sekali terbakar seiring waktu berjalan. Sebaliknya memulai bisnis saat Anda sudah tahu benar apa yang ingin dilakukan (ada masalah yang ingin diselesaikan) akan mempercepat usaha Anda untuk mencapai profit, Anda akan lebih tenang dalam menjalani bisnis dan bisa jauh lebih fokus tanpa harus memikirkan masalah lain seperti keuangan dan lain-lain.

Saya sendiri masih bekerja diperusahaan walau blog ini sudah bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, hingga akhirnya beberapa bulan yang lalu saya berhenti menjadi karyawan dan sekarang saya bisa menghire beberapa penulis freelance untuk membantu mengisi artikel-artikel diblog ini, saya tahu bahwa blog ini punya potensi yang baik karena itu saya ingin terus menginvestasikan blog yang awalnya hanya sebagai projek sampingan ini menjadi sebuah bisnis jangka panjang yang lebih serius.

Saya memutuskan untuk berhenti bekerja saat bisnis sampingan saya sudah bisa menghasilkan pendapatan yang sama dengan gaji bulanan dikantor, dengan begitu saya bisa terus “hidup” dari penghasilan bisnis online yang ada dan memiliki amunisi tak terbatas untuk mengejarkan sesuatu yang baru. Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk saya bisa sampai dititik ini (penghasilan bisnis online > gaji kantoran), walaupun kelihatannya sangat lama dan membosankan, tapi saya jauh lebih tenang, lebih bebas dan menikmati (enjoy) perjalanannya, yang terpenting adalah saya tahu apa yang saya lakukan dan bisa terus berkembang dari sana.

3. Jangan terpengaruh godaan untuk cepat sukses

cara menghilangkan mengatasi rasa iri hati cemburu dengki jelesIroni yang sering saya temukan pada anak muda adalah mereka mau jadi pengusaha bukan karena ingin memecahkan suatu masalah atau memiliki tujuan yang jelas, tapi karena mereka hanya ingin menjadi cepat sukses/cepat kaya dan memakerkannya pada orang lain (membuktikan dirinya bisa sukses duluan), padahal realitanya bisnis adalah cara yang lama untuk mencapai kesuksesan, tidak ada satupun bisnis yang bisa sukses instan seperti cerita-cerita karangan diinternet, semua butuh proses yang panjang, dan disinilah mereka terjebak karena pada akhirnya mereka hanya ingin menikmati hasilnya tapi tidak mau (bahkan tidak tahu) menjalankan prosesnya.

Apalagi sekarang kita selalu dibombardir dengan cerita-cerita startup yang sukses besar, dapat pendanaan sekian milyar, startup A tumbuh 1.000% setiap bulan, dan berbagai perkembangan fantastis lainnya, seolah membuat kita merasa terus ketinggalan, akhirnya hal seperti ini bisa menggoda kita untuk cepat-cepat berbisnis menggunakan modal besar-besaran seperti mencari investor/pendanaan dan yang lebih buruk lagi sampai berhutang.

Banyak orang meremehkan pertumbuhan secara organik dan perlahan karena mereka terlalu sering melihat bisnis/startup yang tumbuh dalam sekejap berkat pendanaan/modal besar, memang membangun bisnis dengan customer yang real secara natural itu membutuhkan waktu yang lama, tapi cara ini jauh lebih tidak beresiko dan tidak ada orang yang mengatur Anda. Sebaliknya jika Anda berbisnis dengan uang orang lain (investor atau hutang), tentu ada sebagian kebebasan yang hilang, terlebih Anda malah jadi bekerja untuk orang lain (investor) karena pada akhirnya investor cuma mau uangnya kembali (lebih banyak).

Saat membangun Solusik saya putuskan untuk tumbuh secara orgnaik, saya tidak spend budget untuk promosi sana-sini, saya tidak pernah beriklan (hanya sekali coba boost di Facebook untuk sekedar testing), dan saya melakukan marketing secara alami melalui SEO, sosial media, forum, dan lain-lain. Dalam waktu 2 tahun akhirnya blog ini bisa mendapat 500.000 PV/bulan, memang pertumbuhan seperti ini sangat lambat jika dibandingkan dengan media-media besar yang bisa langsung dapat jutaan visitor hanya dalam 4 bulan pertama, tapi disini saya tidak membakar uang sedikitpun (hanya biaya domain+hosting), sedangkan media tersebut mungkin sudah menghabiskan ratusan juta hanya untuk beriklan dan membayar konten/artikel yang ada.

Media bisnis/startup selalu menggembar-gemborkan perusahaan yang mendapat pendanaan milyaran/triliyunan, mereka punya metrik besar yang bisa dibanggakan seperti jumlah pengguna dan sebagainya, tapi mereka tidak profit sama sekali (masih rugi secara bisnis), menurut saya ini bukanlah cara yang cocok ditiru oleh pebisnis lain karena pada akhirnya hanya menimbulkan persaingan yang semakin tidak sehat dan uang milyaran-triliyunan terbakar habis begitu saja setiap tahunnya.

Saran saya hindari gaya berbisnis yang berhadapan langsung dengan para “pembakar uang” tersebut, abaikan konsep startup unicorn atau membangun bisnis IPO, lakukanlah bisnis dengan cara dan kenyamanan Anda sendiri, pastikan Anda bisa profitable sejak awal walau keuntungan tersebut sangatlah kecil. Saya terus membangun blog ini secara perlahan dengan 1 fokus yaitu profit setiap bulan harus naik yang artinya trafik setiap bulan harus terus naik, jangan mudah tergoda dengan pencapaian instan orang lain, fokus saja pada apa yang betul-betul penting bagi bisnis Anda, karena biasanya sesuatu yang bersifat instan juga akan cepat sirna seiring berjalannya waktu.

4. Do it your way

Saya lebih suka membangun bisnis jangka panjang secara perlahan, selangkah demi selangkah, tumbuh secara alami dan bisa terus mendapatkan profit secara bertahap, saya tidak tertarik dengan konsep sukses/kaya dalam semalam, saya tidak suka bekerja untuk investor (membagi porsi saham/bisnis pada orang lain), karena dengan bekerja untuk diri sendiri saya bisa membebaskan diri sepenuhnya dari ekspektasi orang lain, tidak ada yang mengatur apa yang harus dilakukan, tidak ada tekanan/batasan apa yang harus dicapai, saya mendefinisikan kesuksesan saya sendiri.

Lucunya seorang entrepreneur yang identik dengan kata freedom (kebebasan) malah seringkali terkekang oleh orang lain (investor), bagi saya hal yang paling penting dari menjadi seorang pengusaha adalah kebebasan sebebas-bebasnya untuk melakukan bisnis dengan cara saya sendiri, karena itu untuk apa mengikatkan diri pada orang lain yang hanya ingin mendapatkan profit? Mengapa harus mengambil uang/modal dari uang orang lain atau mengambil resiko yang tidak bisa kita tanggung sebelum kita siap?

Jujur saya sendiri merasa tidak memiliki kelebihan khusus apapun untuk membuat blog yang sukses, apa yang saya punya hanyalah konsistensi untuk terus mengupdate blog ini dengan tulisan-tulisan yang menurut saya bermanfaat, sepanjang perjalanan saya sudah melihat banyak sekali blogger yang dulu saya kunjungi sudah tidak lagi aktif mengupdate tulisan mereka, blog tempat saya berguru/belajarpun sudah tidak ada lagi perkembangan, bahkan website tempat saya dulu belajar bisnis online banyak yang domainnya sudah mati (expired), begitu pula dengan bisnis online lain seperti web e-commerce (toko online), youtuber, media online, dll.

Banyak para pengusaha online yang berguguran selama bertahun-tahun ini, sebagian ada yang bisa terus bertahan tapi cenderung lebih banyak yang gugur. Karena itu sangatlah penting untuk bisa survive dan terus bertumbuh ditengah ketatnya persaingan yang ada, nasihat saya adalah jangan terlalu terpaku pada cerita entrepreneurship yang sering kita dengar dimedia karena sebagian besar sudah di set up dan terkadang juga tidak realistis, tetaplah lakukan bisnis dengan cara Anda sendiri yang menurut Anda lebih realistis dan bisa dikerjakan secara nyata, pada akhirnya Anda memiliki kemampuan untuk pergi melangkah lebih jauh dari yang Anda kira dengan kekuatan dan cara Anda sendiri, just do it your way.



Kesimpulan bagi Anda yang masih mencari-cari cara bisnis online tanpa modal maka cobalah untuk membuka mata karena sebenarnya bisnis online sekecil apapun tetap butuh modal, semakin kecil modalnya biasanya akan semakin sulit proses dan suksesnya, karena itu saran saya cobalah untuk memulai bisnis online sambil bekerja (menjadi karyawan/employee), mulailah dari projek sampingan dulu, temukan masalah yang real dan benar-benar ada, tumbuhlah dari situ secara perlahan, lakukan dengan cara Anda sendiri (do it your way), dan jika saatnya tepat silahkan terjun “all out” untuk membangun kerajaan bisnis Anda.


Related Post: