Cara Agar Blog Tidak Bisa di Copas

Anda pasti kesal jika sudah menulis capek-capek, lalu seseorang yang tidak dikenal mengcopas 100% artikel Anda mulai dari judul, isi tulisan sampai gambar mentah-mentah begitu saja. Orang tersebut mengambil keuntungan pribadi dengan cara yang sangat merugikan kita, bahkan yang lebih buruk orang lain akan menganggap si tukang copas ini adalah penulis aslinya dan malah kita yang dikira peniru.

Sayangnya kita tidak bisa menghentikan yang namanya “copas” di dunia internet, yang bisa kita lakukan hanyalah memperlambat proses copas tersebut. Namun artikel ini akan membahas dari sudut pandang yang berbeda. Biasanya saat Anda mencari cara bagaimana agar blog tidak bisa di copas maka yang muncul adalah teknik-teknik untuk memperlambat proses copy-paste seperti mematikan fitur klik-kanan, namun yang akan saya bagikan disini adalah cara supaya walaupun blog Anda di copas oleh orang lain, tetapi tidak akan ada pengaruhnya terhadap blog Anda. Jadi yang ingin saya sampaikan bukanlah cara menghentikan copas (karena tidak akan bisa), melainkan bagaimana cara melawan copas.

Pertama-tama kita mulai dengan pertanyaan: Apakah salah jika kita memproteksi tulisan di blog?

Jika Anda perhatikan blog-blog besar hampir semua tulisannya tidak di proteksi sama sekali, artinya siapapun yang membaca tulisan tersebut bisa mencuri (copas) dengan sangat mudah, namun kenapa mereka tidak memproteksinya? Apakah salah kalau kita memprotek tulisan blog kita?


Pertama ingat bahwa kita tidak akan pernah bisa memproteksi 100% tulisan kita, selama tulisan tersebut bisa dibaca oleh semua orang, maka semua orang punya peluang untuk mencuri tulisan tersebut. Yang bisa kita lakukan hanyalah memperlambat prosesnya seperti:

  • Men-disable fungsi klik-kanan mouse dan blok teks pada postingan
  • Men-disable fungsi keyboard pada halaman blog
  • Menggunakan plugin anti copy-paste

Anda bisa dengan mudah mencari teknik-teknik diatas melalui google, tetapi yang jadi pertanyaan adalah apakah itu berguna? Bagaimana dengan pembaca? Apakah mereka terganggu?

Sebenarnya terserah jika Anda tetap ingin menggunakan teknik-teknik diatas, tetapi menurut saya hal itu kurang efektif karena:

  • Mengganggu proses penelusuran blog Anda (bad user experience)
  • Hanya memperlambat proses copas (bukan menghentikannya), selama tulisan Anda masih bisa dibaca, maka tulisan itu tetap bisa dicopas oleh siapapun
  • Mempersulit navigasi blog

Tindakan copas tidak bisa dihentikan, yang bisa kita lakukan hanyalah memperlambat atau melawannya. Memperlambat proses copas hanya merugikan pembaca blog Anda dan membuat pengcopas semakin giat mencari alternatif lainnya. Jadi yang harus kita lakukan adalah melawannya.

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk melawan para pengcopas ini?

1. Temukan konten copas dan beritahukan bahwa itu konten curian

Ini juga berlaku untuk segala jenis karya digital baik itu tulisan, gambar, atau video. Jika Anda menemukan konten milik Anda di copas oleh orang lain maka segera screenshoot/capture dan simpan sebagai bukti, lalu tinggalkan komen dan link menuju konten original Anda atau pemilik aslinya.

melawan copasAda 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk mengambil tindakan lebih lanjut, yaitu secara langsung, personal, dan resmi.

  • Langsung = Anda bisa segera meninggalkan komentar dengan link menuju konten aslinya, dan beritahu (share) melalui social media/forum bahwa orang/pihak tersebut telah mencuri konten Anda, sertakan bukti-bukti yang sudah berhasil Anda capture.
  • Personal = Anda bisa mengkontak secara pribadi orang bersangkutan melalui email atau nomor yang ada dan meminta pihak bersangkutan untuk menghapus postingan tersebut atau setidaknya menyertakan link/sumbernya (blog Anda).
  • Resmi = Jika konten copas itu diposting ke facebook/twitter/kaskus/dll, maka Anda bisa langsung menghubungi pihak bantuan/admin media tersebut dan melaporkan bahwa itu adalah konten curian. Jika konten Anda dicopas ke blog/website pribadi, maka Anda bisa segera mengkontak penyedia hosting situs tersebut dan melaporkannya.

2. Beritahu Google bahwa Anda yang original

Sebenarnya tidak perlu khawatir karena google juga tahu siapa yang memiliki konten original dan siapa yang mencuri/copas. Jika blog Anda terus-terusan di copas oleh blogger lain, cepat atau lambat google pasti akan memberikan penalti untuk blogger tersebut. Bagaimana google bisa tahu bahwa Anda yang original? Jawabannya adalah karena Anda yang pertama kali memiliki konten unik tersebut.

Karena itulah Anda harus mensubmit blog Anda sesegera mungkin ke Google Search Console supaya blog Anda segera terindex, atau Anda bisa langsung submit di –> https://www.google.com/webmasters/tools/submit-url?continue=/addurl

Selain itu, setiap Anda memposting artikel baru jangan lupa untuk mensubmit secara manual dengan menggunakan fitur “Fetch as Google” pada crawl supaya artikel Anda bisa segera terindex oleh Google. Tujuannya adalah memberi tahu google bahwa blog Anda mengalami update/pembaruan dan sekaligus membuktikan bahwa Andalah yang pertama kali memiliki konten tersebut (original).

3. Beri larangan kepada pengguna blog Anda

Terkadang seseorang mengcopas tulisan Anda karena tidak ada larangan tertulis yang menyatakan konten tidak boleh di copy-paste. Supaya jelas, tidak ada salahnya Anda menuliskan larangan untuk mengcopas isi artikel Anda entah itu di halaman about, faq, atau TOS pada blog Anda.

Anda bebas menentukan aturan/larangan seperti artikel tidak boleh di copas sama sekali, atau artikel boleh di copas dengan syarat tertentu, atau artikel boleh di copas siapapun selama orang tersebut mencantumkan sumbernya (blog Anda).

Mana yang lebih baik, apakah artikel tidak boleh dicopas sama sekali atau artikel boleh di copas dengan syarat sumber dicantumkan?

Sebenarnya ini relatif, tergantung dari siapa yang mengcopas isi artikel tersebut. Jika artikel Anda dicopas oleh blog/website dengan peringkat/authority yang tinggi, maka secara tidak langsung blog Anda akan mendapat kredibilitas dan authority yang baik (high value backlink), tentu hal ini sangat bagus untuk SEO blog Anda (DA) dan pastinya Anda akan mendapat cipratan visitor/trafik. Masalahnya adalah blog dengan authority yang tinggi tidak akan melakukan hal ini (copas).

Jika artikel Anda dicopas oleh blog abal-abal, maka Anda akan mendapat low value backlink yang kemungkinan bisa memperburuk SEO blog Anda, karena itu lebih baik jika Anda tidak mengijinkan siapapun mengcopas artikel Anda.

Bolehkah saya mengcopy isi artikel blog saya sendiri ke forum (seperti kaskus) supaya mendapat trafik/visitor?

Sebenarnya tidak ada yang salah karena toh ini tulisan Anda sendiri, terserah Anda mau melakukan apa dengan tulisan tersebut. Yang jadi masalah bukanlah soal trafik/visitor tetapi SEO jangka panjang. Forum dengan authority yang tinggi seperti kaskus pastinya lebih mudah muncul diperingkat atas pada hasil pencarian. Jika Anda mengcopas artikel Anda sendiri dan menaruhnya di kaskus dengan harapan akan mendapat trafik dari kaskus maka hal itu tidak akan bertahan lama, karena user cenderung malas berpindah platform (dari kaskus ke blog Anda) dan 99% audience sudah membaca tulisan Anda di kaskus. Yang lebih buruk lagi adalah artikel blog Anda (sumbernya) bisa kalah bersaing pada hasil pencarian (search result) dengan artikel yang Anda copas ke kaskus.

Jadi jauh lebih baik jika Anda tidak mengcopas isi tulisan blog Anda dimanapun. Artinya walaupun itu tulisan Anda sendiri, akan lebih baik jika tulisan itu hanya dapat ditemukan melalui blog Anda.

Bagaimana jika ada orang lain yang tetap melakukannya walau sudah dilarang (copas ke kaskus/facebook/dll)?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Anda bisa saja menghambat proses copas dengan men-disable fungsi mouse/keyboard pada halaman blog Anda, memberi logo/watermark pada gambar & video Anda, dan sebagainya. Namun bagaimana jika tetap saja ada orang yang mengcopy konten Anda ke forum/group, terlebih konten tersebut mendapat views yang lebih banyak dan orang tersebut tidak mencantumkan sumbernya sama sekali? Seperti media yang mencuri berita dari jurnalis lainnya, pastinya hal ini sangat merugikan pemilik konten original.

Beruntung kalau kita menemukannya kita bisa mengambil tindakan, tapi bagaimana kalau kita tidak menemukannya?

Saya sendiri tahu diluar sana banyak website yang mengcopas beberapa artikel blog ini tanpa mencantumkan sumbernya (padahal sudah dilarang copas sama sekali), beberapa saya tinggalkan komen/link dan beberapa saya abaikan. Toh mau sampai kapan dia mencuri tulisan orang lain, bisa bertahan berapa lamakah cara seperti itu? Anda juga tidak perlu khawatir jika ada yang mengcopas tulisan Anda karena masih banyak hal lain yang tidak bisa mereka curi dari Anda.

Karena itu bantulah sesama jika Anda melihat konten curian, beritahu kepada pemilik konten asli entah melalui komentar/link bahwa karyanya telah dicuri, karena budaya copas sudah tidak bisa dihentikan, maka kita harus mengedukasi masyarakat supaya menciptakan dunia internet yang bebas dari copas, meningkatkan kepedulian dan apresiasi orang terhadap karya. Namun Anda tidak perlu terlalu pusing dengan urusan copas ini karena ada hal yang jauh lebih penting untuk Anda kerjakan.

4. Value tidak bisa dicopas

Tidak ada yang lebih menyenangkan selain bersaing dengan value. Dan kabar baiknya adalah value tidak bisa dicuri oleh siapapun. Walaupun tulisan Anda dicuri oleh seseorang, tapi orang tersebut tidak akan bisa mencuri value blog Anda. Daripada sibuk memikirkan tukang copas, lebih baik Anda terus meng-improve blog Anda dari segi konten, fitur, interface/desain, navigasi/user experience, dan hal lain yang tidak bisa ditiru oleh siapapun.

Apa value yang blog Anda tawarkan kepada pembaca? Beberapa value yang bisa Anda berikan seperti:

  • Konten yang original dan bermanfaat (tidak hoax, miss leading, dan copas)
  • Navigasi yang intuitif dan simpel (mudah ditelusuri)
  • Desain yang menarik dan elegan
  • Blog yang bersih dari spam dan link jebakan
  • Interaksi/komentar yang positif dan saling melengkapi
  • Membentuk komunitas dan tanya-jawab antar member yang sesuai dengan niche blog
  • Memberikan kesempatan guest blogging pada visitor
  • Hadiah gratis seperti e-book, template, atau apapun yang berguna untuk visitor Anda

Cara terbaik untuk melawan copas justru bukan dengan mengurusi tukang copas-nya, melainkan fokus pada value blog Anda, inilah cara mengalahkan copas yang ingin saya tekankan yaitu dengan menambah value blog Anda sehingga tidak bisa dibandingkan oleh blog tiruan/copas.

Anda perlu membangun otoritas blog Anda sendiri (sesuatu yang tidak bisa ditiru oleh tukang copas manapun), pada akhirnya semua tulisan/konten Anda akan dibaca melalui blog Anda, maka dari itu sangatlah penting membangun platform (blog) yang bagus. karena tulisan yang sama jika ditaruh pada 2 platform yang berbeda, hasilnya bisa bagaikan langit dan bumi.



Memang isi artikel ini tidak sesuai judulnya “cara agar blog tidak bisa di copas” karena memang tidak ada cara membuat blog tidak bisa di copas sama sekali, kalau mau tulisan aman 100% tidak bisa di copas ya dari awal jangan di publish secara umum, dijamin tidak akan ada yang mencurinya. Yang saya tekankan pada artikel ini adalah walaupun konten Anda dicuri oleh orang lain, tetapi hal itu tidak akan berdampak dan berpengaruh pada kredibilitas Anda.

Kesimpulannya adalah fokus pada membangun platform & konten blog Anda, dan tidak perlu pusing dengan urusan copas karena yakinlah bahwa mereka tidak akan bisa mencuri value dari konten/blog Anda selama Anda terus meningkatkan value dari blog Anda.