Biaya Sebenarnya (Real) yang Diperlukan Untuk Membuat Blog

biaya untuk membuat sebuah blogBanyak orang bilang kalau ngeblog itu murah bahkan gratis. Semua orang bisa ngeblog dan asalkan rajin pasti bisa sukses. Sayangnya membuat blog yang sukses itu perlu waktu yang cukup lama dan selama itu pula ada biaya yang tidak sedikit untuk dikeluarkan.

Saya akan menjabarkan rincian biaya yang sebenarnya (REAL) diperlukan untuk membuat sebuah blog. Membuat blog memang gratis jika Anda menggunakan platform seperti blogspot/wordpress, tapi tentu ada banyak batasan dan tidak selamanya Anda akan mengandalkan hosting gratisan tersebut.

Inilah biaya-biaya yang setidaknya harus Anda keluarkan untuk membuat sebuah blog:

1. Domain + hosting


Sangat sulit membuat blog yang menarik jika Anda menggunakan domain gratisan seperti xxx.blogspot.com atau xxx.wordpress.com. Domain berbayar akan menunjukkan bahwa Anda profesional dan serius dalam mengelola website Anda, selain itu Anda juga memerlukan hosting untuk menyimpan data-data Anda di internet.

Biaya untuk sebuah domain bervariasi tergantung dari jenis akhiran domain yang Anda beli (.com/.co.id/.id/.net/dll), kisaran harga sekitar Rp 100.000-150.000,-/tahun.

Lalu untuk hostingan juga tergantung dari jenis paket hosting yang Anda beli apakah shared hosting/dedicated hosting dan sebagainya. Namun untuk blogger pemula biasanya memilih paket shared hosting yang resourcenya kecil dan biayanya sangat murah sekitar Rp 150.000-200.000/tahun.

Semakin besar trafik/visitor blog Anda maka akan memerlukan resource yang lebih besar, dan mau tidak mau Anda harus membeli paket hosting yang lebih mahal lagi. Untuk sebuah blog normal dengan visitor 1000-2000/hari biasanya memerlukan hostingan yang harganya sekitar 1 juta rupiah/tahun.

Namun hal ini bisa jadi lebih murah jika Anda tetap menggunakan hosting gratisan seperti wordpress.com. Jadi Anda hanya perlu membeli domain saja (menggunakan kartu kredit/paypal) dan menaruh domain Anda di server wordpress.

2. Internet + laptop

Pastinya ngeblog butuh koneksi internet dan biaya untuk ngeblog bisa sangat mahal kalau Anda menggunakan sistem internet kuota. Anda harus mengupdate blog/website secara berkala, mengecek trafik dan analytic, mencari inspirasi+gambar+quotes, mendownload fitur-fitur/plugin tambahan, memarketingkan blog, memonetize, dan lain-lain. Disarankan seorang blogger menggunakan paket internet unlimited karena akan jauh lebih leluasa dalam mencari sumber/inspirasi, lebih bebas menulis/berkarya, dan jelas biayanya juga lebih murah.

Untuk paket termurah unlimited bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 150.000,-/bulan dengan speed yang menurut saya sudah cukup optimal untuk ngeblog.

Lalu jangan lupa Anda perlu komputer/laptop yang cukup cepat untuk memperlancar kegiatan blogging Anda (bayangkan betapa lamanya kalau harus ngeblog dari HP/tablet), jika Anda punya tablet mungkin bisa diakali dengan menggunakan keyboard portable.

3. Waktu

Jelas sekali ngeblog itu perlu waktu, mulai dari mencari inspirasi menulis, mencari gambar, mengoptimalkan plugin/tampilan blog, memarketingkan blog, menulis artikel dan sebagainya. Rata-rata sebuah blog akan mendapat trafik yang baik/stabil setelah 4-6 bulan, artinya Anda harus menghabiskan sekitar (tergantung seberapa rajin Anda) 4-6 jam sehari untuk ngeblog selama 6 bulan atau sekitar 700-1000 jam untuk bisa menghasilkan trafik yang cukup untuk mulai dimonetize. Mungkin bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantung dari kualitas dan kerja keras Anda.



Jadi bagi Anda yang ingin memulai sebuah blog, perhatikanlah biaya-biaya berikut ini:

  • Sebuah komputer/laptop atau tablet + keyboard portable (harga bisa bervariasi)
  • Koneksi internet (paket unlimited) sekitar Rp 100.000-500.000,-/bulan (tergantung speed paket yang Anda ambil)
  • Domain + hosting sekitar Rp 500.000-1.000.000,-/tahun
  • Dan waktu yang tidak bisa diukur dengan uang (Andalah yang menghargai waktu Anda sendiri)

Jika Anda ingin membuat blog secara profesional/komersial, estimasi kurang lebih 6-12 bulan blog Anda baru akan mendapatkan revenue/monetize, maka selama setahun Anda harus mengeluarkan biaya sebesar (kita ambil perkiraan tengahnya saja):

  • Internet = Rp 150.000,-/bulan x 12 = Rp 1.800.000,-/tahun
  • Domain + hosting = Rp 1.000.000,-/tahun

Jadi total biaya yang harus dikeluarkan dalam setahun adalah Rp 2.800.000,-/tahun.

Diluar biaya peralatan seperti laptop/komputer dan biaya eksternal lainnya seperti marketing (paid ads/promote) dan sebagainya, maka setidaknya Anda harus merogoh kocek sebesar 2-3 juta setiap tahunnya untuk membuat sebuah blog yang profesional/komersial. Tentu lebih murah lagi kalau Anda menggunakan domain/hosting gratisan, namun yang kita bahas disini adalah biaya real yang diperlukan oleh blogger yang ingin serius menekuni kegiatan blogging ini. Artinya jika Anda ingin serius menjadi seorang blogger yang profesional maka Anda perlu menyiapkan budget sekitar 2-3 juta setiap tahunnya, mungkin bisa ditekan sampai dibawah 1 juta/tahun kalau Anda menggunakan hosting gratis dari wordpress (cuma beli domain), dan numpang wifi di sekolah/kampus terdekat 🙂

note: jika Anda menggunakan shared hosting maka Anda harus sangat memperhatikan resource yang diberikan sesuai dengan jenis paket yang ditawarkan. Karena batasan sebenarnya ada pada percentage CPU, memory, entry processes, I/O, space dan bandwidth yang ditawarkan. Pintar-pintarlah menyesuaikan antara jumlah trafik blog Anda dengan kemampuan server hosting yang Anda beli. Jika sudah saatnya upgrade maka segeralah upgrade ke paket hosting yang lebih tinggi, tentu Anda tidak ingin kehilangan visitor hanya karena server hosting yang Anda beli tidak mampu menampung trafik yang ada.