Apa Tujuan Hidup Saya? Bingung Harus Bagaimana? Baca Ini …

Saya bingung dengan hidup saya, saya harus bagaimana? Apakah Anda sedang kebingungan menentukan arah/jalan hidup dan merasa tidak punya tujuan hidup? Atau sebelumnya Anda pernah memiliki mimpi/tujuan yang besar namun dilema karena tak pernah kesampaian dan akhirnya menyerah sehingga bingung dengan keadaan sekarang?

Sebenarnya pertanyaan diatas tidaklah penting untuk dijawab, bahkan Anda tidak perlu memikirkannya sama sekali. Banyak dari kita bertanya-tanya apa tujuan hidup ini, untuk apa saya dilahirkan ke dunia ini dan sebagainya, namun realitanya pertanyaan yang seharusnya kita jawab adalah:

  • Apa dampak yang ingin Anda berikan pada dunia?
  • Apa hal yang ingin Anda bagikan dalam hidup ini?
  • Apa manfaat yang ingin Anda berikan pada orang lain?
  • Apa yang bisa saya lakukan sekarang untuk membawa perubahan yang saya inginkan?

Anda tidak perlu menjadi penyelamat dunia atau pahlawan super untuk menjadi orang yang berharga dalam hidup ini, sesimpel menafkahi keluarga dan bisa memberi jaminan hidup layak untuk lingkungan terdekat Andapun sudah merupakan tujuan hidup yang mulia.

Your question is your problem. Pertanyaan kitalah yang salah, kita bertanya “apa tujuan hidup ini” seolah-olah ada suatu nasib/takdir yang diturunkan pada kita, kenyataannya adalah tujuan hidup Anda hanya berarti jika Anda betul-betul INGIN menghargainya (you define your life). Seorang pangeran (anak raja) yang dinobatkan menjadi raja tidak akan bisa menjadi raja yang berhasil kalau dirinya tidak ingin dan tidak menikmati jalan hidup sebagai raja/pemimpin, begitu pula dengan hidup kita, sebagian besar dari kita merasa kita terlahir untuk sesuatu yang besar, kita harus menjadi orang sukses/kaya yang berpengaruh, namun pertanyaannya siapa yang menentukan hal tersebut? Apakah ada yang memaksa Anda untuk menjadi orang sukses/kaya/berpengaruh? Atau itu hanya pemikiran yang dipaksakan karena tuntutan lingkungan dan orang lain?


Inilah yang menyebabkan banyak orang semakin merasa tersesat dalam hidupnya ketika mereka semakin tua, karena terlalu banyak hal-hal yang diarahkan (dipaksakan) oleh orang lain dan lingkungannya mulai dari sekolah/pendidikan, pekerjaan, jodoh, dan lain-lain sehingga mereka tidak bisa menentukan arah hidupnya sendiri. Karena itulah passion menjadi kata yang sering kita dengar namun pada prakteknya tetap saja sebagian besar orang tidak akan pernah betul-betul menekuni passionnya. Kita bingung menentukan arah hidup, begitu sudah mencari dan tahu arah hidup yang kita inginkan, kita malah tetap menjalani hidup yang diarahkan orang lain.

Menemukan alasan yang tepat

Ingat tujuan hidup adalah 100% keputusan Anda, pertanyaannya apakah Anda lebih menghargai pemikiran/tuntutan orang lain atau diri Anda sendiri? Bagi sebagian orang image di mata orang lain itu penting (dan itu benar) namun ada orang yang lebih memilih jujur dengan dirinya sendiri dan membiarkan dirinya di cap aneh/berbeda oleh lingkungannya.

Manakah yang lebih baik?

Kedua-duanya benar selama orang yang bersangkutan bisa menikmati hidupnya. Tidak ada yang salah kalau kita tipe yang ingin memuaskan ekspektasi orang lain (karena kita ingin mereka bahagia seperti membanggakan keluarga kita) atau kita lebih fokus dengan diri sendiri, memilih yang terbaik untuk diri kita walau banyak orang yang tidak sependapat.

Hal yang sama juga terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, apakah Anda lebih memilih passion atau uang? Ada orang yang lebih mementingkan uang “yang penting banyak duit walaupun menjalani hal-hal yang ia tidak suka”, sebaliknya ada orang yang lebih menghargai passion “buat apa banyak duit tapi ga bisa melakukan/menikmati apa yang ia suka”.

Manakah yang lebih baik?

Keduanya benar, karena yang terpenting bukan mana yang benar/salah, tapi siapa orangnya dan bagaimana perspektif orang tersebut dengan keputusannya, kita tidak bisa memaksakan orang yang lebih mementingkan uang untuk menerima bahwa passion lebih penting, dan sebaliknya kita tidak bisa memaksa orang yang menikmati passion bahwa uang adalah segalanya, pada akhirnya kita sendiri yang menentukan arti dari semuanya.

cara menentukan apa arah tujuan hidupMencari tahu tujuan hidup

Tapi saya masih bingung apa tujuan hidup saya? Saya masih bingung apa yang saya inginkan dalam hidup ini? Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pertanyaan itulah yang menjadi masalahnya (your question is your problem).

Lucunya sebagian besar dari kita terlalu sibuk mempertanyakan hidup sampai lupa menjalani hidup itu sendiri (questioning life rather than living), kalaupun Anda tidak tahu apa yang ingin Anda lakukan itu bukanlah suatu masalah, itu hanya akan menjadi masalah kalau Anda sendiri mempermasalahkannya, apakah ada yang memaksa Anda untuk menemukan tujuan hidup Anda sekarang juga?

Hampir semua orang tidak menemukan tujuan hidupnya sampai mereka tua, sebagian orang bahkan tidak punya tujuan sama sekali, apakah salah kalau kita hanya menjalani hidup yang biasa-biasa saja (ordinary life)? Tentu tidak, lalu kenapa kita membebani diri untuk mencari-cari tujuan yang tidak pernah ada tersebut? Enjoy your life, nikmati saja hidup yang sudah diberikan kepada Anda, daripada sibuk terus mencari sampai lupa menjalani kehidupan Anda sendiri, karena kenyataannya Anda akan menemukan alasan yang tepat (tujuan hidup) saat Anda melakukan bukan saat memikirkan/mempertanyakannya.

Pernahkah Anda merasa ingin menikmati suatu makanan yang Anda “pikir” akan terasa lezat, setelah mencicipinya ternyata Anda tidak suka? Pernahkah Anda ingin menekuni suatu bidang studi/pekerjaan yang Anda “pikir” menyenangkan tetapi setelah menjalaninya Anda malah benci/bosan? Hal yang sama juga bisa terjadi pada tujuan hidup Anda.

Kuncinya ada pada melakukan bukan memikirkan atau mempertanyakan.

Ketika kita melakukan, kita akan benar-benar tahu apakah hal tersebut adalah hal yang memang kita inginkan atau tidak. Lalu bagaimana cara menemukan hal tersebut? Do something, anything you can do.

Disinilah banyak orang terjebak dan tidak pernah menemukan tujuan hidupnya, karena mereka tidak melakukan apa-apa untuk mencari tujuan hidup tersebut, tujuan hidup itu dicari dengan “melakukan” bukan dengan “memikirkan”, lakukan saja apapun yang bisa Anda lakukan sekarang, bermain-mainlah, coba sesuatu yang baru, nikmati saja apa yang bisa Anda kerjakan hari ini. Anda tidak akan pernah tahu apa yang ingin Anda lakukan kalau Anda sendiri tidak pernah melakukan apa-apa dan tidak pernah mencoba.

Baca juga: Cara mencari apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup ini

Apakah saat Messi pertama kali bermain bola ia langsung melakukan analisis kalau menjadi pemain bola akan menjadi karirnya? Tentu tidak, ia hanya bermain dan menikmatinya, dan setelah melakukannya berulang-ulang barulah ia sadar bahwa sepak bola adalah tujuan hidupnya.

Begitu pula dengan kehidupan Anda sekarang, lakukan apa saja yang bisa Anda nikmati dan jangan terlalu banyak berpikir/menganalisa, karena begitu Anda melakukannya dengan tulus Anda akan tahu apakah itu adalah panggilan yang tepat atau tidak. Dan begitu Anda telah menemukannya, Anda akan mendapatkan kekuatan untuk menembus berbagai rintangan dan halangan yang ada untuk mewujudkannya.

So enjoy your life, play hard and work hard.


Related Post: