Tips Toko Online: Mengapa Jangan Berjualan ke Teman atau Keluarga


Mungkin Anda sudah sering mendengar nasihat dari Jack Ma (CEO Alibaba) berikut:

“Ketika berjualan ke teman dekat dan keluarga, berapa-pun yang Anda jual ke mereka, mereka akan selalu berpikir, Anda sedang mencari untung dari uang mereka. Dan semurah apapun Anda jual ke mereka, mereka tetap tidak akan menghargainya.”

Selalu saja ada orang-orang yang tidak peduli dengan biaya, waktu, dan tenaga Anda. Mereka lebih baik memilih ditipu oleh orang lain daripada membiarkan Anda mendapatkan keuntungan dari mereka. Karena di dalam hati mereka, mereka selalu berpikir berapa untung yang Anda dapat darinya? Bukannya berpikir berapa yang telah Anda bantu hematkan atau hasilkan untuk dia?

Ini adalah contoh klasik mental orang miskin.


Bagaimana caranya orang kaya menjadi kaya? Alasan utamanya adalah karena mereka bersedia mendukung bussiness associate mereka, menjaga kepentingan satu sama lain, maka secara alami mereka mendapatkan lebih banyak lagi. Teman-teman Anda akan secara bergantian mendukung Anda. Dan lingkaran kekayaan ini akan terus bertumbuh dan semakin bertumbuh.

Sederhananya, kamu akan mulai menjadi kaya ketika kamu memahaminya.

Jack Ma juga berkata, “ketika melakukan penjualan, orang pertama yang akan mempercayai Anda adalah orang asing. Teman Anda akan menutup diri dari Anda. Teman biasa akan menjauh dari Anda. Keluarga akan memandang rendah Anda.”

Ketika suatu saat Anda telah sukses, Anda akan membayar semua tagihan ketika makan malam bersama, dan disitu Anda akan menyadari semua orang akan hadir, kecuali orang asing.



Sepenggal cerita diatas mungkin sudah tidak asing jika Anda berkutat dengan dunia online shop, lucunya adalah beberapa teman Anda (tidak semua) justru akan berpikir sesuai pola diatas, dan semakin Anda mendekati mereka, semakin mereka menjauhi Anda. Karena itu cukup beritahu mereka apa yang Anda kerjakan, tetapi tidak perlu menawarkan apalagi memaksa mereka untuk membeli dari Anda, karena kita sendiri juga melakukan hal yang sama, ketika orang lain (termasuk teman/sahabat) datang menghampiri kita, maka secara reflek kita akan curiga bahwa ada sesuatu yang ingin diambil dari diri kita.

Kita dididik untuk percaya jika ingin mendapatkan sesuatu maka kita harus mengejarnya, sehingga jika ada kesempatan/sesuatu yang datang dengan sendirinya, maka insting kita secara natural berusaha untuk menjauhinya. Itulah yang terjadi ketika teman-teman Anda atau Anda menawarkan barang/jasa Anda kepada mereka.

Kita sering mendengar bahwa salesman yang baik itu harus rajin mengejar customernya (ketok pintu), tetapi ini adalah model marketing kuno. Orang tidak akan menghargai jika sesuatu datang begitu saja (mudah datang, mudah pergi), karena itulah dunia marketing menjadi lebih ruwet.

Marketing adalah dunia yang penuh dengan manipulasi. Anda berusaha tampil seolah tidak butuh, padahal Anda sangat membutuhkannya. Terlihat cuek padahal sangat memperhatikan. Beberapa tips untuk Anda dalam berjualan yaitu:

  • Beritahu kepada semua kenalan/teman/keluarga Anda apa yang Anda jual, tetapi jangan terlalu berharap mereka akan membelinya, biarkan mereka yang datang sendiri jika mereka memang ingin membeli. Jangan mendekati/memaksa mereka karena ini bukan pendekatan sales yang baik.
  • Perlakukan orang asing dengan lebih ramah, jangan cuek meladeni orang asing karena justru mereka adalah orang-orang yang menghargai dan mempercayai usaha Anda.
  • Kunci sukses marketing adalah value, beritahu apa manfaat dari produk/jasa Anda dalam waktu sesingkat-singkatnya (padat), tekankan pada value dan jangan mempromosikan secara berlebihan.

Artikel ini bukan mengatakan bahwa Anda tidak usah berjualan kepada teman/keluarga, tetapi Anda cukup beritahu mereka dan jangan terlalu berharap karena memang tidak banyak kenalan Anda yang akan menghargainya (sesuai teori Jack Ma diatas). Tentu tidak semua yang dijabarkan disini benar, terkadang ada juga teman/keluarga yang menghargai usaha kita, membeli dari kita, dan juga dengan senang hati membantu menyebarkan-luaskan apa yang kita usahakan.

Tetaplah fokus pada value, ingat bahwa bisnis online itu tidak mudah, dan jangan terlalu berharap pada teman/keluarga karena terkadang justru orang asing yang akan menghargai usaha kita. Kita perlu memperlakukan orang asing lebih baik lagi, dan demikian juga kepada teman yang tahu apa yang Anda lakukan, tetapi tetap mendukung Anda.

Sebagai kesimpulan, mari perlakukan orang asing yang membeli dari kita lebih baik lagi mulai hari ini. Karena mereka adalah pelanggan terbaik Anda.

cara-menjualsumber gambar: Funders and Founders


Related Post: