Tips Sukses Menjalankan Affiliate Marketing


Salah satu cara termudah memonetize blog yang masih baru adalah dengan mengikuti program affiliate marketing. Pada sistem affiliate yang terpenting adalah seberapa bagus “kualitas trafik” yang datang menuju blog Anda, karena dengan trafik jutaan-pun tidak akan menghasilkan apa-apa jika visitor Anda tidak melakukan “action” yang diinginkan.

Saya akan berbagi dari pengalaman saya sendiri menjalankan affiliate di blog Solusik ini , dan ini real betul-betul saya lakukan, berbeda dengan orang-orang yang suka mengumbar penghasilan affiliatenya tetapi tidak pernah memberi tahu caranya dan ujung-ujungnya malah kita dijadikan referral. Tenang saja, pada artikel ini tidak ada link affiliate/referral dan tips-tips yang saya berikan murni gratis (ga perlu download e-book atau daftar member) dari pengalaman saya sendiri. Saya juga tidak perlu mencantumkan screenshot atau bukti apapun karena memalsukan hal seperti itu sangat-sangat mudah, jadi silahkan Anda menilai sendiri dari langkah yang saya bagikan berikut.

1. Pahami blog Anda sendiri

Ini adalah langkah yang paling penting dan justru paling sering diabaikan oleh blog-blog yang menjalankan affiliate marketing. Banyak blog yang dipasangi link affiliate dari clickbank atau amazon padahal isi blognya itu berbahasa Indonesia. Kita tahu website luar negeri selalu menggunakan pembayaran dengan kartu kredit, berapa banyak orang Indonesia yang menggunakan kartu kredit? Selain itu pasar clickbank/amazon adalah global, akan lebih cocok jika blog Anda berbahasa Inggris.


Jika blog Anda berbahasa Indonesia, sudah pasti mayoritas visitor Anda orang Indonesia, maka dari itu referensikanlah produk/jasa dari Indonesia.

Langkah pertama yang paling penting adalah identifikasi siapa visitor Anda. Berapa kira-kira umur mereka? Apa minat/interest mereka? Harus spesifik.

Ini semua bisa Anda lihat melalui Google Analytics.

Rata-rata visitor blog ini adalah anak muda berumur 17-25 tahun dengan banyak minat/interest (maklum ini blog gado-gado). Tetapi ada beberapa kategori yang bisa saya identifikasi seperti:

  • Tips toko online –> Mereka yang tertarik dengan dunia sales dan e-commerce.
  • Tips blog –> Mereka yang tertarik dengan kegiatan menulis, SEO dan digital marketing.
  • Business & Career –> Mereka yang tertarik dengan bisnis dan dunia kerja.

Referensikanlah produk yang sesuai dengan audience Anda, jika blog Anda membahas tentang fashion maka referensikan situs yang menjual produk fashion bukan produk olahraga. Beberapa tips yang efektif:

  • Promosikan produk Indonesia jika blog Anda berbahasa Indonesia. Sudah jelas visitor Anda adalah orang Indonesia, maka akan lebih bagus jika Anda bergabung dengan program affiliate dari Indonesia. Selain itu komisinya juga lebih mudah diterima jika pihak penyedia affiliate juga berasal dari Indonesia.
  • Promosikan situs yang konversinya bukan berupa sales/penjualan. Sales sebenarnya juga bisa sering terjadi, tergantung dari blog/audience yang Anda miliki, tetapi pada umumnya orang akan sulit berpisah dengan uangnya jika hal itu dilakukan melalui internet. Mayoritas orang Indonesia belum terbiasa melakukan transaksi/pembelian melalui internet (masih serba gratisan), lebih baik Anda memilih program affiliate yang komisinya diberikan jika visitor melakukan action-action yang free seperti melakukan register/menjadi member, mengisi survey/kuesioner/form, dan sebagainya.

2. Soft selling

Kunci sukses menjalankan affiliate adalah dengan tidak menjual. Apa maksudnya? Artinya Anda tidak perlu menjual dan lakukan kegiatan blogging dengan natural seperti biasanya. Disini Anda hanya mereferensikan suatu produk/jasa/situs sehingga tugas Anda hanyalah sebagai perantara bukan penjual.

Jika Anda perhatikan, blog ini juga sering mereferensikan situs-situs lain dan beberapa dari situs tersebut ada yang berupa referral (link affiliate). Inilah yang saya maksud dengan soft selling, artinya kegiatan menjual/mereferensikan harus dilakukan senatural mungkin. Jangan memaksa/mengarahkan visitor untuk mengeklik link/banner affiliate Anda apalagi mengarahkan visitor untuk membeli dan melakukan action-action lainnya.

Konversi harus terjadi karena memang visitor memiliki minat terhadap apa yang Anda promosikan. Inilah sebabnya konversi dari affiliate biasanya sangat rendah, karena blogger lebih fokus pada menjual, bukan menarik visitor yang berminat. Menurut saya sendiri memang konversi dari affiliate itu salah satu yang tersulit karena ada beberapa proses yang harus visitor Anda lakukan.

apa itu affiliate marketingVisitor harus mengeklik link affiliate Anda dan mereka harus melakukan action yang diinginkan. Setidaknya ada 3 proses yang harus mereka lalui, yaitu:

Visit –> Click –> Buy/Action

Karena itu lakukanlah dengan halus. Sisipkanlah link affiliate bersamaan dengan link biasa (bukan affiliate) tanpa mengurangi/mengganggu isi dari konten artikel. Contoh visitor yang membaca artikel tentang karir kemungkinan besar adalah mereka yang ingin mencari uang/pekerjaan, karena itu referensikan situs dimana mereka bisa menghasilkan uang. Artikel harus terlihat natural dan tetap memiliki value untuk pembaca yang tidak mengeklik link referral yang Anda sisipkan didalamnya.

Intinya jangan sampai iklan affiliate menganggu isi dari artikel/blog Anda, terutama visitor Anda. Salah satu kelebihan affiliate marketing adalah cara beriklannya yang sangat fleksibel. Ada beberapa jenis beriklan yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Banner affiliate. Sangat cocok jika blog Anda memiliki niche yang spesifik, Anda bisa langsung memasang banner di setiap halaman blog Anda baik itu pada bagian header, footer, atau sidebar.
  • Link/text affiliate. Link/text lebih cocok disisipkan kedalam artikel dan dilakukan senatural mungkin, jangan terlalu memaksa/mengarahkan visitor untuk melakukan klik terhadap link affiliate tersebut. Link affiliate ini bahkan bisa Anda taruh dimanapun diluar blog Anda, seperti di forum atau bahkan di website orang lain (namun jadinya spam kalau Anda menyisipkan link affiliate di website/blog orang lain). Karena kefleksibelan dari link affiliate ini, akhirnya sering disalahgunakan untuk berbagai tindakan scam, penipuan, miss leading, dan jebakan referral lainnya.

Beberapa tips yang efektif:

  • Jika memasang banner affiliate, usahakan pada gambar tidak tercantum website/situs yang Anda referensikan. Mengapa? Untuk mencegah visitor langsung mengunjungi website tanpa melalui klik banner tersebut.
  • Jika memasang link affiliate, usahakan url Anda modifikasi supaya lebih enak dilihat (perhatikan juga beberapa link affiliate ada yang tidak boleh dimodifikasi).
  • Referensikanlah situs/website yang belum begitu populer, karena peluang visitor mengunjungi website tersebut akan lebih tinggi jika mereka belum pernah mengetahuinya.
  • Buatlah banner/link sedikit ambigu. Jelaskan dengan singkat saja apa yang Anda referensikan, namun tidak perlu terlalu jelas. Biarlah visitor mengunjungi/klik link tersebut jika mereka penasaran dan ingin tahu lebih dalam lagi.
  • Biarkanlah iklan tampak seperti iklan. Jangan menyesatkan atau menipu visitor Anda, jangan memberikan iming-iming palsu atau judul miss leading lainnya. Jika memasang banner affiliate, maka taruhlah ditempat yang sewajarnya dan visitor tahu bahwa itu adalah iklan/sponsor. Saat menggunakan text/link affiliate, taruhlah link apa adanya tanpa ada unsur yang memancing visitor untuk melakukan klik secara tidak sengaja.


Kesimpulannya adalah lakukan affiliate marketing dengan wajar. Referensikanlah situs affiliate sama seperti Anda mereferensikan situs lain yang bukan affiliate. Jangan terlalu berusaha menjual, itulah sebabnya affiliate ini merupakan penghasilan yang pasif. Biarkan visitor yang datang membeli, jangan berusaha menjual apapun, lakukan saja kegiatan blogging dengan natural, tidak usah dipikirkan apakah affiliate ini menghasilkan atau tidak karena sebenarnya masih banyak cara-cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencari penghasilan.

Ingat fokus utama Anda adalah membangun konten & trafik. Cara terbaik untuk sukses dalam menjalankan affiliate marketing adalah dengan melakukan kegiatan blogging Anda seperti biasanya (natural).


Related Post: