Tips Negosiasi Gaji Saat Interview Kerja (Cara Pintar Menjual Diri)


Tentu kita semua menginginkan gaji yang lebih besar saat bekerja disebuah perusahaan, namun kebanyakan dari kita kurang pintar “menjual diri” saat melakukan interview/wawancara kerja, alhasil gaji cenderung stuck dan tidak naik-naik selama bertahun-tahun. Maka dari itu Anda harus tahu bagaimana caranya melakukan negosiasi gaji (nego harga dengan HRD/atasan) dengan baik dan benar.

Berikut ini adalah beberapa tips negosiasi gaji supaya kita bisa mendapatkan upah/kompensasi yang lebih baik saat melamar kerja:

1. Pastikan Anda menawar gaji terlebih dahulu (buka harga)

Terus terang di Indonesia meminta gaji yang tinggi itu memang sulit, ada 2 alasan umum mengapa seorang karyawan tidak bisa mendapatkan gaji yang besar:

  • Perusahaan tempat Anda bekerja memang tidak mampu membayar gaji yang tinggi
  • Perusahaan menganggap skill/pengalaman Anda masih kurang mumpuni untuk dibayar mahal

Namun setidaknya kita bisa menawar harga diawal untuk menentukan gaji minimal yang bisa kita terima/inginkan dan sebenarnya ini adalah kunci yang sangat penting baik dalam deal apapun (entah membeli rumah/barang, negosiasi bisnis, dll).

Kita tidak bisa menghindari tawar-menawar dalam hidup ini termasuk saat bekerja diperusahaan. Cara pintar untuk menjual diri Anda saat interview adalah dengan membuat initial offer, kita harus jadi yang pertama menset harga untuk gaji yang kita inginkan. Terkadang beberapa perusahaan/HRD meminta kita mengisi gaji minimal yang bisa kita terima saat test/interview (which is good), disinilah Anda bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk mendapatkan gaji yang lebih besar, dari awal bukalah harga sesuai yang Anda inginkan (higher expected salary), kuncinya adalah menyeimbangkan antara kemampuan/pengalaman Anda dengan kebutuhan perusahaan.

Saat bekerja dulu, saya pernah bertanya kepada semua rekan-rekan kerja dikantor berapa gaji mereka dan berapa gaji yang mereka minta saat interview. Fakta uniknya adalah mereka yang meminta gaji lebih tinggi diawal betul-betul mendapatkan gaji yang lebih besar, padahal menurut saya ada beberapa karyawan yang skill/pengalamannya lebih baik namun gajinya lebih kecil (karena mereka sendiri menurunkan ekspektasi gajinya), karena itu jangan pernah ragu untuk membuka harga dan meminta gaji yang lebih besar.

Meminta sesuatu memang tidak menjamin Anda akan mendapatkannya namun sebenarnya banyak hal dalam hidup ini yang tidak bisa kita dapatkan karena 1 hal simpel yaitu: kita tidak meminta (we never ask).

Fun fact:

Hal ini sebenarnya berlaku dalam semua aspek kehidupan kita, khususnya dalam negosiasi dan tawar-menawar dengan orang lain, biar bagaimanapun menjadi pembuka harga (initial offer) adalah trik yang sangat bagus untuk menset/mensugestikan ekspektasi kita dipikiran orang lain dan dengannya kita bisa mendapatkan deal yang lebih baik.

Karena itu pastikan Anda menjadi orang pertama yang meminta/menentukan “harga” saat melakukan transaksi apapun dengan orang lain.

2. Pastikan mereka tahu gaji Anda sebelumnya (kalau angkanya besar)

Jika gaji Anda ditempat bekerja sebelumnya lumayan tinggi, maka pastikan pihak perusahaan (HRD/atasan) mengetahuinya, caranya? Lampirkan slip gaji Anda saat mengirim CV/resume dan jika ada kesempatan beritahu mereka saat test wawancara atau panggilan interview.

Faktanya banyak orang yang suka bermain “nakal” (smart) dengan gaji mereka saat bekerja diperusahaan sebelumnya, sudah bukan hal asing lagi karyawan melakukan mark up gaji dikantor lama (membuat slip gaji palsu) supaya bisa mendapatkan gaji yang lebih baik ditempat barunya, beberapa teman sayapun melakukan hal yang sama and it works.

Teman saya telah melakukan mark up gajinya 2x saat sebelumnya hanya memiliki gaji 3,5 juta/bulan ia memanipulasi slip gajinya menjadi 6 juta/bulan dan mendapatkan gaji 6,5 juta/bulan ditempat barunya, lalu ia kembali melakukan hal yang sama saat pindah kerja lagi dengan mengatakan gajinya 8 juta/bulan ditempat sebelumnya dan beruntungnya ia kembali mendapatkan gaji yang lebih besar sekitar 8,5 juta/bulan.

Memang dalam beberapa kasus yang langka ada resiko nantinya pihak perusahaan mengetahui bahwa Anda telah memanipulasi/bermain curang dengan informasi gaji yang Anda berikan (kalau mereka meneliti lebih jauh), namun sebenarnya ini bukanlah hal yang sangat buruk, faktanya dalam bisnis dan karir banyak sekali orang-orang yang “memanipulasi angka” baik dari pihak karyawan maupun perusahaan.

Sebaliknya hindari mengumbar gaji kalau pendapatan Anda ditempat bekerja sebelumnya cenderung lebih kecil, hal ini untuk menghindari kesan remeh atau pandangan sebelah mata dari pihak HRD, biasanya kalau mereka tahu bahwa Anda “mau dibayar murah” justru mereka akan menurunkan ekspektasinya termasuk besaran gaji yang akan Anda dapatkan. Karena itu kita juga harus pintar “menjual” diri kita sendiri (jual mahal tapi juga harus tahu diri).

Alternatif lainnya adalah pastikan mereka tahu portofolio/pengalaman yang Anda miliki, khususnya jika Anda memiliki reputasi dan achievement yang sangat baik dalam industri tersebut.

Baca juga: Cara membangun reputasi dari bawah (nol)

3. Ketahuilah kisaran gaji dari pekerjaan/industri yang akan Anda masuki

Dalam dunia kerja saya menyarankan Anda untuk selalu memilih industri ketimbang sekedar mendapatkan pekerjaan (choosing industry over a job).

Mengapa ini penting? Karena dengan berpindah-pindah industri Anda tidak akan menjadi expert dalam suatu hal, perusahaan hanya peduli dengan pengalaman Anda dibidang yang mereka geluti, perusahaan IT tidak akan peduli seberapa mahir pengalaman akuntansi Anda atau seberapa jago Anda memasak makanan, yang mereka inginkan adalah orang yang paham dengan teknologi terkini dan memiliki skill yang dibutuhkan sesuai pasar/market yang ada.

Karena itu juga Anda harus pintar-pintar melihat kisaran gaji yang ada di Indonesia (jika Anda hanya ingin bekerja didalam negeri) sebagai acuan dalam menentukan/menawar gaji. Anda bisa mencari informasi tersebut melalui teman yang sudah bekerja diindustri tersebut, atau melalui internet, Anda bisa cari di website/forum yang biasanya sering memberikan informasi tentang gaji perusahaan, bahkan Anda bisa melihat langsung disitus lowongan kerja karena biasanya ada perusahaan yang langsung membuka range gajinya kepada calon pelamarnya.

Beberapa website yang memiliki database/informasi tentang gaji perusahaan adalah Qerja, Jobplanet, dan subforum Kaskus kategori dunia kerja & profesi.



cara pintar menjual diriAkhir kata, kita juga harus terus mengembangkan ilmu, skill, pengetahuan, portofolio dan pengalaman yang kita miliki untuk bisa mendapatkan gaji yang lebih layak dan lebih tinggi. Negosiasi gaji sebaik apapun tidak akan berhasil jika pada akhirnya kita sendiri tidak memiliki value yang setimpal dengan bayaran yang kita inginkan, maka dari itu jangan juga lupa untuk meningkatkan kualitas diri terutama value/manfaat yang bisa Anda berikan kepada perusahaan.


Related Posts: