Tips Menjadi Orang Sukses (Cara Mudah Mencapai Tujuan Hidup)


Normalnya setiap manusia memiliki tujuan hidup yang ingin dicapai dan menjadi orang sukses, tapi kenyataannya hanya sebagian kecil dari kita yang betul-betul bisa mencapai tujuan hidup/goal tersebut, mungkin Anda juga memiliki impian entah besar atau kecil yang ingin dicapai namun masih belum kesampaian. Biasanya ada satu kesalahan yang sering terjadi saat kita mentargetkan suatu tujuan yaitu kita selalu fokus pada tujuan bukan pada prosesnya. Kita hanya terpaku pada hasil akhir seperti “saya ingin menjadi miliarder di usia 30 tahun” atau “saya ingin sukses berbisnis dalam 5 tahun mendatang”, masalahnya adalah jika tujuan tersebut tidak tercapai (realitanya hampir >80% rencana kita akan berakhir dengan kegagalan) maka kita akan merasa bersalah dan mencap diri sebagai orang gagal, bahkan lebih buruk lagi kita akan menyerah/putus asa dalam menjalani hidup.

Umumnya ada 3 tips untuk menjadi orang sukses (cara-cara mencapai tujuan hidup), yaitu:

  1. Menentukan tujuan yang besar dan bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai tujuan tersebut (cara mainstream)
  2. Memilih tujuan yang lebih kecil sehingga pencapaiannya menjadi lebih realistis
  3. Melupakan tujuan yang ada sesaat dan tidak mengharapkan apapun (expect nothing) namun tetap bekerja sebaik-baiknya seperti no. 1

Yang akan kita bahas pada artikel kali ini adalah cara ketiga karena ini adalah tips menjadi orang sukses yang paling bisa memotivasi mereka-mereka yang sering merasa bosan diperjalanan dalam mencapai tujuan hidupnya.

Berdasarkan pengalaman saya, cara terbaik mengejar suatu goal/tujuan adalah dengan mengatur schedule/jadwal kerja ketimbang deadline atau menentukan hasil akhir kapan tujuan tersebut ingin dicapai. Daripada membebani pikiran dengan deadline seperti “saya ingin sukses 3 tahun lagi” (dan merasa gagal/bersalah jika tidak berhasil), lebih baik kita fokus pada pekerjaan-pekerjaan yang bisa membawa kita pada kesuksesan. Contoh:

  • Jika Anda ingin sukses menjadi blogger maka jangan membebani pikiran seperti “saya ingin menghasilkan ratusan ribu visitor/bulan tahun depan” tapi fokuslah pada menulis dan menulis (write, write, write).
  • Jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses jangan membebani pikiran seperti “saya harus dapat omset ratusan juta/bulan” tapi fokuslah pada menjual dan menjual (sales & marketing).

Sekarang yang jadi pertanyaan adalah kalau kita melupakan tujuan/target/deadline dan hanya fokus pada schedule/jadwal kerja yang ada, apakah kita akan tetap mendapatkan hasil (result)? Jika Anda seorang atlet bulutangkis dan mengabaikan tujuan ingin menjadi juara 1 dalam turnamen tapi Anda tetap berlatih keras setiap harinya, apakah Anda akan tetap mendapatkan hasil?

Tentu saja iya.

Contoh seperti blog ini, saya tidak pernah mentarget blog Solusik harus mencapai trafik sekian ribu views/bulan, tapi saya hanya fokus pada menulis dan menulis artikel kapanpun saya bisa, hasilnya? Blog ini tetap kebanjiran pengunjung sampai ratusan ribu visitor setiap bulannya. Bayangkan kalau sekarang saya menset target seperti “tahun depan blog ini harus menghasilkan 1 juta trafik/bulan”, baru membayangkannya saja sudah bikin lelah/stres dan mungkin saya akan keburu bosan diperjalanan, karena itu yang saya lakukan adalah menikmati (enjoy) setiap artikel demi artikel yang saya tulis karena saya tahu setiap artikel yang saya publish akan membawa saya selangkah lebih dekat menuju goal/tujuan yang ada.

Muhammad Ali pernah ditanya berapa banyak push up yang ia lakukan setiap hari, dia berkata “saya tidak akan menghitung sampai mulai terasa sakit”. Yang terpenting bukanlah berapa banyak atau seberapa besar tujuan yang ingin Anda capai, tetapi seberapa besar usaha yang SUDAH Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Fokuslah pada proses, fokus pada membangun sistem dan lingkungan yang bisa mendukung pencapaian tujuan hidup Anda, dan tentunya berusahalah sekeras mungkin apapun hasilnya, entah tercapai atau tidak, yang terpenting adalah Anda sudah memberikan yang terbaik (giving your best).

Selain itu ada 2 alasan mengapa kita tidak boleh terlalu fokus pada tujuan/hasil akhir:

1. Tujuan mengurangi rasa kebahagiaan Anda sekarang

Kita selalu membayangkan kalau tujuan kita tercapai maka kita akan merasa sangat bahagia, namun faktanya kita bisa tetap bahagia walau tujuan kita tidak tercapai sekalipun, kebahagiaan adalah pilihan, masalahnya banyak orang yang selalu menaruh kebahagiaannya pada tujuan hidupnya. “Kalau saya punya pacar, saya akan bahagia”, “kalau saya kaya maka saya akan bahagia”, dan sebagainya. Mindset seperti inilah yang membuat kita semakin susah bahagia karena selama kita masih mencari-cari kebahagiaan maka kita tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan tersebut.

Mau bahagia? Simpel sekali, nikmatilah hidup Anda sekarang, syukurilah apapun yang sudah ada, apapun keadaannya kita selalu bisa bersyukur dan berpikir positif dalam menjalani hidup ini. Sebenarnya sudah banyak nikmat yang diberikan dalam hidup kita, tapi kita cenderung mengabaikannya dengan terus mencari.

2. Tujuan hanya bisa memotivasi Anda sesaat diawal namun tidak pada prosesnya

Saat kita memutuskan untuk mencapai suatu impian, rasanya sangat semangat diawal dan termotivasi apalagi saat membayangkan euforia jika impian itu terwujud, tapi seiring berjalannya waktu pasti Anda akan mulai merasa jenuh karena sukses tidak kunjung datang dan ternyata prosesnya lebih susah/membosankan dari yang Anda bayangkan. Lebih buruk lagi masa depan itu selalu penuh misteri, bisa saja Anda tiba-tiba berubah pikiran atau mengubah tujuan Anda diawal karena menemukan goal baru yang lebih menarik. Sayangnya tujuan saja tidak cukup untuk membawa Anda pada kesuksesan, Anda tetap memerlukan kerja keras dan usaha untuk mencapai semua itu, maka dari itu jatuh cintalah pada prosesnya, pada sistemnya, pada pekerjaannya, pada rutinitasnya, bukan pada hasil akhirnya.



cara mencapai tujuan hidup dengan mudahBukan berarti memiliki tujuan yang besar itu tidak berguna, namun kebanyakan orang hanya membayangkan hasil/nikmat dari tujuannya tanpa tahu derita (pain) yang harus dibayar untuk mencapai kesuksesan tersebut. Memiliki tujuan tentu penting untuk terus memotivasi kita dan merencanakan tindakan-tindakan apa yang ingin kita lakukan dalam hidup ini, tanpa tujuan tentu hidup akan terasa hampa, tapi apa yang jauh lebih penting dari tujuan adalah proses, karena proses dan tujuan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, karena nikmat sebenarnya dalam mencapai suatu tujuan ada pada perjuangan jatuh bangun selama proses diperjalanan.

Ada jawaban yang sangat menarik dari seorang pelatih atlit profesional saat ditanya apa perbedaan antara atlit terbaik dengan atlit yang biasa-biasa saja (average), atau lebih jelasnya pertanyaan seperti “what do the really successful people do that most people don’t?”.

Dia berkata:

“At some point, it comes down to who can handle the boredom of training every day and doing the same lifts over and over and over again.”

Mungkin terdengar sedikit aneh, tapi nyatanya mereka yang sukses tentu juga merasa bosan dan lelah, tetapi mereka tetap melakukan apa yang perlu mereka lakukan, dengan kata lain mereka “fall in love with boredom”, mereka “fall in love with repetition and practice”, mereka menikmati rutinitas yang mereka lakukan walaupun itu membosankan.

So fall in love with the process of what you do and let the results take care of themselves. jatuh cintalah dengan proses yang Anda kerjakan dan biarkan hasil terbaik datang dengan sendirinya. Jadi bagaimana cara mencapai tujuan hidup dengan lebih mudah? Forget about setting goals, focus on your progress everyday.


Related Posts: