Tips Latihan Menulis Artikel Untuk Blog Anda


Jika Anda merasa tulisan yang Anda buat kurang menarik dan takut hasilnya malah akan menjadi sampah, ada beberapa metode yang bisa Anda coba untuk berlatih sekaligus memvalidasi seberapa bagus artikel yang Anda tulis. Sebelum memutuskan untuk membuat blog secara profesional, pastinya Anda ingin tahu seberapa menarik tulisan Anda, apakah topik yang Anda bahas cukup menarik minat pembaca. Berikut ini adalah cara-cara yang saya gunakan untuk latihan menulis sebelum memutuskan membuat blog Solusik ini:

1. Forum/kaskus

Jauh sebelum saya menjadi blogger, saya tidak pernah menulis artikel sekalipun. Namun iseng-iseng saya membuat thread disebuah forum game online yang saya mainkan, dan juga sesekali saya membuat thread di kaskus. Awalnya saya membuat thread-pun hanya berisi uneg-uneg masalah umum, dan semua berubah ketika artikel saya Mengapa Anda tidak bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan menjadi HT (hot thread) di kaskus. Di hari yang sama, artikel HT tersebut mendapat sekitar 40.000 views dan ratusan komen berdatangan, perhatian (attention) terus datang bertubi-tubi dan dari situ saya sadar bahwa kaskus dan kegiatan menulis dapat membuka pintu baru (blog).

Kaskus-lah yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk membuat blog ini. Bagian terbaik dari kaskus adalah forum tersebut dapat membuat orang yang bukan siapa-siapa (nobody) mendapat banyak perhatian/audience. Sebuah tulisan betul-betul dinilai berdasarkan isinya (konten) bukan karena siapa penulisnya, kedudukan/latar belakang dan status-status lainnya.


Jika Anda ingin mendapat respon/komen, maka coba buatlah sebuah thread di kaskus. Seburuk apapun artikel yang Anda buat, akan ada kaskuser yang mengkomentari tulisan Anda entah itu positif/negatif. Lebih hebatnya lagi, separah apapun judul yang Anda buat, pasti ada saja visitor yang mengunjungi thread tersebut.

2. Platform gratis

Ada beberapa platform gratis yang bisa Anda gunakan untuk latihan ngeblog sebelum Anda betul-betul serius menjadi blogger profesional seperti wordpress dan blogspot.

Sebelum saya membeli domain ini, awalnya saya latihan ngeblog dengan menggunakan hosting dari wordpress.com. Setelah saya latihan menulis cukup lama dan artikel saya telah 4x menjadi HT di kaskus, akhirnya saya memutuskan untuk serius menekuni kegiatan blogging ini. Awalnya saya membuat sekitar 15 artikel di wordpress.com, setelah itu saya beli domain (Solusik.com) dan saya pindahkan 15 artikel tersebut ke blog ini.

Keuntungan menggunakan wordpress/blogspot diawal adalah kita bisa bereksperimen sebanyak mungkin dengan template dan fitur-fitur blogging lainnya secara free, sehingga saat kita sudah mahir dan terbiasa, kita tinggal membeli domain & hosting lalu fokus pada kegiatan menulis artikel/konten untuk blog kita.

3. Terus menulis

Tulisan-tulisan yang ada di blog ini saya tulis se-original mungkin dan yang biasa saya lakukan sebelum mem-publish sebuah artikel adalah:

  • Mencari inspirasi untuk judul & konten artikel yang akan ditulis (random)
  • Mencari referensi/sumber lain, gambar, dan quotes pelengkap untuk isi artikel  (1-1,5 jam)
  • Mulai menulis (2-3 jam)
  • Melakukan editing, proofreading, dan optimasi SEO/keyword (30 menit)
  • Publish & share!

Jadi waktu yang saya perlukan untuk menulis sebuah artikel adalah sekitar 4-5 jam setiap harinya, sedangkan untuk mencari inspirasi dilakukan secara random, artinya jika memang tidak ada inspirasi ingin menulis apa, maka saya tidak akan menulis apapun.



Sebagai kesimpulan, inilah tips singkat yang dapat saya bagikan (berdasarkan pengalaman saya):

  1. Mulailah menulis atau membuat thread di kaskus (jika bingung, Anda bisa mulai dari forum “the lounge”). Menulis di kaskus hampir sama seperti menulis di blog, dan di kaskus jauh lebih mudah mendapatkan audience/komentar dari para kaskuser. Selain itu, audience dari kaskus dapat perlahan-lahan diarahkan menuju blog Anda. Itulah sebab pada awalnya trafik terbesar blog ini datang dari kaskus.
  2. Akumulasikan semua ide/inspirasi yang muncul dikepala Anda. Saat terpikir suatu topik yang bagus/menarik untuk ditulis, segera catat dan kumpulkan. Dalam beberapa hari kedepan Anda akan terkejut betapa banyaknya ide-ide artikel yang bisa Anda tulis.
  3. Kesuksesan trafik datang karena judul. Belajarlah mencari tahu judul seperti apa yang cukup “nendang” dibenak para pembaca dan buatlah konten yang relevan dengan judul tersebut.
  4. Menulislah untuk orang lain. Lupakan diri Anda (kecuali Anda artis/superstar). Keuntungan menjadi seorang penulis adalah Anda dinilai dari konten/isi tulisan Anda dan seberapa besar manfaat yang Anda bawa kedalam tulisan-tulisan Anda. Berbeda dengan pembicara/public speaker yang umumnya orang harus melihat siapa dia, penampilannya, latar belakang dan apa yang sudah dia achieve/lakukan dalam hidupnya.
  5. Bacalah tulisan Anda berkali-kali. Temukan celah untuk terus mengedit tulisan Anda menjadi lebih baik. Bayangkan Anda adalah pembaca yang baru pertama kali melihat tulisan itu dan jangan kenal lelah untuk mengoreksi hasil tulisan Anda sendiri.
  6. Teruslah menulis. Ingat bahwa sifat blog itu jangka panjang. Pada akhirnya kebanyakan orang selalu meremehkan apa yang bisa mereka lakukan dalam jangka panjang sehingga mereka hanya fokus mencari sesuatu yang hasilnya jangka pendek. Selama Anda bisa terus belajar dalam kegiatan blogging ini, maka teruslah menulis, keep doing and keep writing.

Fokus pada tugas utama Anda sebagai blogger yaitu do your work, do your job. Lakukanlah apa yang memang seharusnya dilakukan oleh seorang blogger yaitu menulis konten, mempromosikan blog, dan terus-menerus membangun konten & trafik. Good luck 🙂


Related Posts: