Salah Fokus Pada Tujuan Hidup Manusia (Ilusi Makna Kehidupan)


Tanpa tujuan kita tidak akan tergerak untuk menjalani hidup/melakukan sesuatu, semua orang pasti membutuhkan sebuah tujuan hidup/goal yang ingin dicapai, namun ada sisi negatif yang jarang sekali disadari orang saat mengejar suatu tujuan yaitu ilusi fokus atau lebih dikenal dengan focusing illusion. Focusing illusion adalah ketika seseorang terlalu mementingkan satu aspek dalam hidupnya sehingga mereka cenderung mengabaikan faktor-faktor lainnya, akibatnya kita terlalu berestimasi (overestimate) pada satu hal tersebut.

Contoh jika Anda memiliki tujuan hidup menjadi orang kaya, Anda akan berpikir kalau hal itu terjadi maka Anda akan sangat bahagia, namun apa yang tidak Anda sadari adalah masih banyak faktor lain yang bisa membuat Anda bahagia selain uang, walaupun kita sudah sering mendengar banyak orang kaya yang hidupnya tidak bahagia dan uang bukanlah segalanya, tetap saja kita akan merasa bahwa menjadi orang kaya adalah satu-satunya cara untuk bisa bahagia.

Hal ini tidak hanya terjadi pada uang, begitu pula dengan percintaan, banyak orang (khususnya jomblo ngenes) merasa hidupnya akan bahagia kalau mereka memiliki pacar/pasangan yang cantik dan tampan, walau sebenarnya pacaran tidak terlalu mempengaruhi kebahagiaan hidup kita, toh masih banyak jomblo yang bahagia diluar sana walaupun mereka sudah bertahun-tahun sendiri, ini hanya terjadi ketika kita terlalu fokus pada suatu tujuan (ilusi fokus), bukan berarti uang/percintaan/suatu tujuan tidaklah penting namun hal itu tidaklah sepenting yang kita bayangkan.

Tentu memiliki suatu tujuan hidup itu penting, namun jangan terlalu (over) fokus padanya, saat kita terlalu fokus pada hal-hal besar (tujuan) kita cenderung melupakan faktor-faktor kecil lain yang ikut bermain seperti waktu dan keadaan, seiring berjalannya waktu akan banyak sekali hal-hal yang berubah dan bisa saja kita ikut merubah tujuan kita diawal. Intinya adalah saat kita mencapai suatu tujuan pertimbangkan juga faktor lain yang ada seperti keadaan, situasi, modal, uang, koneksi, termasuk keberuntungan Anda. Jangan sampai kita menjadi delusi (salah fokus) dalam mencapai tujuan sehingga kita tidak lagi menjadi orang yang realistis, idealisme itu bagus tapi apa yang lebih penting adalah pilihan real yang Anda miliki dalam hidup ini. Orang yang hanya melihat hasil/tujuan seringkali mengabaikan sesuatu yang justru jauh lebih penting yaitu proses. Banyak sekali faktor-faktor penting yang sering terabaikan seperti membangun kebiasaan (habbit) dan juga memilih lingkungan yang tepat.


Your goals are overrated

Kita terlalu menilai tinggi suatu tujuan, semua orang bisa dengan mudah membuat pilihan setelah mereka mempelajari/mengetahui apa hasilnya, memang gampang mengatakan “saya mau sukses” atau “saya mau kaya”, tapi kita tidak akan pernah tahu apa hasil dari pilihan/keputusan yang akan kita ambil walaupun kita sudah tahu apa tujuan kita, faktanya 80% rencana-rencana kita akan berakhir dengan kegagalan sebagus apapun kita merencanakanya, namun waktu terus berjalan dan akan tiba saatnya kita harus membuat suatu pilihan walau kita tidak tahu apa hasilnya, pada akhirnya hampir semua orang sukses itu berani mencoba dan melakukan sesuatu walaupun mereka tidak tahu apa hasilnya nanti, banyak orang sukses yang bahkan awalnya tidak tahu (have no idea) dengan apa yang sedang mereka kerjakan, mereka hanya berpura-pura (fake it till you make it) seolah mereka ada dijalan yang benar dan diperjalanan tersebut mereka akan menemukan peluang-peluang baru, jika dirasa tepat maka mereka akan melompat ketempat yang lebih baik.

Baca juga: Cara mencari tahu apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup

bukan soal siapa yang lebih cepatKita suka sekali mencari-cari makna kehidupan dan merasa mengejar tujuan hidup adalah satu-satunya cara manusia untuk bisa bahagia, seiring berjalannya waktu Anda akan belajar kalau waktu Anda terbatas, tidak semua hal worth it untuk dikejar, masih ada faktor-faktor lain yang sebenarnya penting namun sering terabaikan karena Anda terlalu fokus pada tujuan hidup Anda, contoh seperti waktu bersama keluarga, kesehatan tubuh, ketenangan pikiran dan jiwa, serta segala hal yang telah Anda miliki dalam hidup ini, percaya atau tidak, Anda yang membaca tulisan ini sebenarnya sudah sangat diberkati dalam hidup ini, jadi settle down sejenak, rileks sesaat, pikirkan kembali apa hal penting dalam hidup Anda sehari-hari yang sering terabaikan dan bersyukurlah.


Related Posts: