Rahasia PewDiePie Bisa Menjadi Channel no 1 di YouTube


bagaimana cara video pewdiepie menjadi terkenalBagaimana bisa seorang gamer yang hanya bermain game didepan komputer sambil berkomentar dapat menjadi youtuber no. 1 di dunia? Dialah Felix Kjellberg, seorang youtuber asal Swedia yang berhasil menjadi miliarder online melalui channel youtubenya PewDiePie. Pertanyaannya adalah bagaimana bisa dia menguasai YouTube? Apa rahasia PewDiePie sehingga bisa menjadi channel no. 1 diseluruh dunia?

Sampai tulisan ini dibuat (20 Juli 2016), channel PewDiePie telah memiliki 46,5 juta subscribers dan telah mendapatkan tontonan sebanyak 12,7 miliar views (dan masih terus bertumbuh). Berdasarkan data SocialBlade berikut, channel PewDiePie mendapat rata-rata 11,6 juta views dan 22 ribu subscribers SETIAP HARINYA. Diperkirakan setiap bulannya PewDiePie mendapatkan 350 juta views dan 650 ribu subscriber, angka yang luar biasa fantastis, tidak mengherankan sampai saat ini PewDiePie masih menjadi channel YouTube dengan total views dan subscriber terbanyak didunia.

Jadi bagaimana bisa PewDiePie mencapai ini semua? Apa yang membedakannya dengan channel lain diluar sana? Mari kita analisis secara perlahan bersama.

Pertama-tama kita harus memahami dulu bagaimana cara kerja algoritma YouTube dijaman dulu. Jika semua orang kapanpun & dimanapun bisa mengupload video apapun, lantas bagaimana user bisa menemukan konten yang berkualitas dan sesuai dengan keinginan mereka?


Salah satu caranya adalah dengan menilai berdasarkan klik atau views. Bagi YouTube, video yang memiliki klik/views yang banyak artinya memiliki konten yang lebih baik dan akan mendapat promosi dari YouTube (recommended videos) secara cuma-cuma.

Dengan begini artinya video-video yang populer akan lebih viral karena mendapatkan promosi lagi dari YouTube dibagian homepage/recommended channel. Namun jelas dimana ada kesempatan orang-orang pasti akan mencari celah untuk memanipulasi jumlah views video mereka.

Beberapa orang menggunakan yang namanya missleading title & thumbnail, thumbnail adalah gambar depan yang biasa kita klik sebelum masuk ke-video yang akan kita tonton. Dalam dunia blogging konsepnya mirip seperti judul clickbait dan ego bait, beberapa channel menggunakan gambar seperti wanita seksi, foto-foto aneh yang cenderung mengarah sex/dewasa, judul yang heboh/kontroversi, dan semacamnya.

Akhirnya banyak konten/video sampah (yang tidak relevan) mendapat banyak views karena teknik ini, tidak peduli dengan pengalaman user toh video tersebut telah mendapat klik (views) dan menurut algoritma YouTube (dulu) video tersebut berhak mendapatkan promosi.

Dari sini YouTube sadar bahwa terdapat kesalahan dalam sistemnya, sehingga mereka memperbarui algoritmanya dengan yang lebih baik. Jika sebuah video missleading mendapat klik dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka kemungkinan besar user akan langsung pergi dalam beberapa detik. Dan pada Maret 2012 YouTube merombak algoritmanya berdasarkan “engagement user”.

  • Pertama views tidak lagi dihitung berdasarkan klik, melainkan setelah user menonton minimal selama 30 detik atau setengah dari total durasi video bersangkutan.
  • Kedua promosi video/channel (recommended videos) tidak hanya dinilai berdasarkan jumlah views, melainkan seberapa lama (retention time) user menghabiskan waktunya untuk menonton dan terlebih apakah video tersebut membuat user menonton video lainnya dari channel yang bersangkutan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi engagement user dimata YouTube adalah:

engagement user youtubesumber gambar: YouTube PewDiePie

YouTube adalah sebuah bisnis, tentu mereka mau user menghabiskan lebih banyak waktu disitus mereka, karena itu channel yang bisa menghasilkan banyak WAKTU kunjungan (session) akan mendapat lebih banyak free promotion dari YouTube.

Algoritma inilah yang menyebabkan kita sering melihat daily vlog atau video gaming sering tampil dihalaman depan homepage/recommended channel saat Anda membuka situs YouTube.

Lalu apa hubungannya semua sistem ini dengan PewDiePie menjadi channel no. 1 di YouTube? Inilah beberapa rahasianya:

1. Konten PewDiePie adalah video seputar gaming, vlog, dan hal-hal random lainnya

Mungkin bagi sebagian besar dari kita melihat daily vlog (orang yang hanya merekam kegiatan sehari-harinya) atau gamer yang mengomentari sambil bermain game terlihat kurang menarik dan membosankan. Namun ingat ini adalah YouTube dimana mayoritas penontonnya berasal dari kalangan umur < 25 tahun dan sebagian besar dari mereka adalah gamer.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, algoritma YouTube merekomendasikan channel berdasarkan jumlah waktu kunjungan, dan sampai saat ini PewDiePie telah memiliki sekitar 2.890 lebih video dengan durasi rata-rata 5-20 menit per videonya.

Berbeda dengan channel sketsa komedi/entertainment seperti Nigahiga, dimana membutuhkan banyak editing/photoshop, alur cerita/script yang menarik, dan shutting beberapa pemain lainnya sehingga hanya bisa memproduksi 1-2 video setiap minggunya dan itupun hanya menghasilkan video dengan rata-rata durasi antara 3-8 menit.

Bandingkan dengan vlog (daily vlog) dan channel gaming seperti PewDiePie, dimana editingnya sangat minim, dan semua script/pembicaraannya hanya berupa reaksi dan improvisasi sehingga bisa memproduksi 1-2 video setiap harinya, belum lagi rata-rata durasi video yang dihasilkan cukup panjang sekitar 7-20 menit dan terdapat seri lanjutan (part 1,2,3) yang membuat usernya terus menonton video-video berikutnya (ingat bagaimana algoritma YouTube bekerja).

Artinya algoritma promosi YouTube ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki konten seperti daily vlog dan gaming dimana videonya membuat para user menonton untuk selang waktu yang lama secara kontinyu.

Inilah sebab channel PewDiePie bisa meroket tajam sampai memiliki 46 juta subscriber. Bayangkan saat dulu PewDiePie memiliki 1 juta subscriber, dan mengupload video setiap hari (7 video/minggu), rata-rata setiap video menghasilkan 500.000 views dengan durasi 15 menit dan user menonton 2 video per kunjungan (session).

Dalam seminggu channel PewDiePie mendapat jumlah waktu tontonan sebanyak:

7 * 500.000 * 2 * 15 (menit) = 105 juta menit dalam seminggu = 199,6 tahun dalam seminggu (hampir 200 tahun).

Dimata YouTube channel ini mendapat sangat banyak jumlah waktu kunjungan, menyebabkan YouTube untuk mempromosikannya lagi sehingga membuat channel PewDiePie mendapat lebih banyak views dan subscriber lagi.

Semakin banyak views –> semakin banyak subscriber –> semakin banyak jumlah waktu kunjungan –> membuat YouTube semakin mempromosikannya –> semakin banyak views akibat promosi –> dan terus terulang kembali.

Hal ini membuat PewDiePie terus mendapatkan momentum (promosi lagi dan lagi) hanya dengan mengupload video setiap harinya (simpel sekali bukan), berbeda dengan channel lain yang hanya memproduksi 1 video setiap minggu dengan durasi 3-5 menit, jelas pertumbuhannya sangat jauh bagaikan langit dan bumi.

Namun bukan berarti faktor kualitas tidaklah penting, ingat faktor yang menentukan adalah “jumlah waktu kunjungan”, artinya mereka yang menonton video PewDiePie jelas menyukai konten tersebut sehingga mereka mau menghabiskan banyak waktu untuk terus menonton video-videonya.

2. channel PewDiePie sangat bersifat internasional

Entah disengaja atau tidak, PewDiePie memiliki keuntungan lain dari algoritma YouTube secara jangkauan (reach) promosi. YouTube mempromosikan video secara lokal, artinya kalau Anda tinggal di Indonesia dan mengupload video dari sini, kemungkinan besar video Anda lebih sering dipromosikan di Indonesia daripada negara lainnya (walaupun kontennya internasional).

PewDiePie memiliki keuntungan karena dia memulai upload pertama kali di Swedia sehingga YouTube mempromosikan videonya di Swedia dimana kompetisinya lebih sedikit, setelah itu dia pindah ke Itali dan mengupload video dari sana sehingga video-videonya juga dipromosikan secara lokal di Itali, ditambah lagi PewDiePie menggunakan bahasa Inggris (internasional) yang membuat kontennya mudah dimengerti secara global, sehingga dengan berpindah-pindah dia berhasil menjadikan negara lokal (Swedia & Italia) dan beberapa negara berbahasa Inggris lainnya sebagai pondasi fan basenya, lalu sejak Juli 2013 sampai sekarang PewDiePie pindah ke Inggris (UK) dan menetap disana sampai sekarang.

Secara tidak langsung PewDiePie berhasil mendapatkan viewers dari berbagai negara sesimpel karena dia berpindah tempat dan ini semua kembali lagi kepada lingkaran promosi algoritma YouTube yang sebelumnya, menjadikan channel PewDiePie meroket diberbagai negara sehingga menjadi channel no. 1 di YouTube.



Kesimpulannya, inilah poin singkat bagaimana PewDiePie bisa menguasai dunia YouTube:

  • PewDiePie mengupload video pertama kali dari Swedia, sehingga dia bisa mendapatkan market yang cukup besar tetapi kompetisinya masih sedikit. Jika Anda lihat videonya di awal-awal berupa walkthrough game seperti Minecraft dan Amnesia (Minecraft & Amnesia berasal dari Swedia), membuatnya bisa mendapatkan cukup banyak followers/subscriber secara lokal (Swedia).
  • Setelah itu dia pindah ke Itali untuk bertemu dengan Marzia (pacarnya), dan mengupload video dari sana sehingga membuat YouTube juga mempromosikan video-videonya secara lokal di Itali. Ditambah lagi bahasa yang ia gunakan adalah bahasa Inggris (internasional) menyebabkan kontennya sangat mudah tersebar dibeberapa negara berbahasa Inggris lainnya seperti US & UK.
  • Keuntungan terbesar PewDiePie adalah kontennya yang berupa gaming + vlog (Fridays with PewDiePie) dan juga hal-hal random lainnya bersama kekasihnya. Konten yang dapat diproduksi setiap harinya dan menghasilkan video berdurasi panjang, membuat channel ini mendapatkan banyak “jumlah waktu” kunjungan dari para subscribernya, membuat YouTube memberikannya promosi (free promotion) pada bagian reccomended channel/homepage, hal ini membuat PewDiePie mendapat semakin banyak views, subscribers, dan jumlah waktu kunjungan lagi yang membuat channelnya meroket diberbagai negara sekaligus.
  • Dengan kata lain PewDiePie terus mendapatkan momentum/peluang promosi dari sistem YouTube hanya dengan mengupload video panjang setiap harinya, dan berpindah negara. Pada tahun 2013 dia pindah ke Inggris dan menetap disana sampai sekarang. Dan sampai saat inipun dia masih mengupload video setiap harinya, membuatnya terus menjadi channel YouTube no. 1 dengan jumlah views dan subscriber terbanyak di dunia.

Itulah rahasia PewDiePie dapat menjadi channel no. 1 di YouTube. Suka atau tidak suka, tidak dapat dipungkiri PewDiePie adalah salah satu gamer paling terkenal di dunia, bahkan majalah Time menobatkannya sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di dunia pada tahun 2016.

Selain itu Felix (PewDiePie) juga suka mengadakan kegiatan donasi untuk beramal bersama para fansya (bro army). Pertumbuhan channelnya yang luar biasa karena bantuan sistem YouTube bukan berarti kontennya tidak berkualitas, faktanya dengan bantuan algoritma seperti apapun channelnya tidak mungkin berkembang jika penonton tidak menghabiskan banyak waktu disetiap video-videonya. Bisa dikatakan dia berhasil memainkan sistem algoritma YouTube dengan sangat baik, toh pada akhirnya mereka yang menang adalah mereka yang bisa menggunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.

Sebagai penutup silahkan tonton video terbaru PewDiePie berikut tentang “Youtube’s secret to success” (komedi inside).

sumber video: PewDiePie

Semoga Anda yang sedang berjuang didunia youtuber juga bisa menjadi sukses seperti dia suatu saat nanti.

Good luck 🙂


Related Posts: