Mengenal Aneka Perayaan Festival dan Budaya Jepang yang Unik


Jepang tidak akan pernah habis mengurai kisah uniknya, mulai dari budaya Jepang tradisional sampai modern, semuanya mempunyai daya tarik yang disukai banyak orang dan istimewanya hanya dimiliki oleh negeri matahari terbit tersebut.

Jika Anda memiliki kesempatan untuk pergi ke Jepang, maka sempatkanlah untuk melihat dan membaca kalender Jepang pada saat itu, karena Jepang memiliki kumpulan festival di hari libur yang menunjukkan karakter masyarakatnya yang sangat menjaga tradisi.

Tua muda, anak kecil hingga dewasa akan sangat menikmati berbagai festival di Jepang dan perayaan-perayaan yang ada, bahkan ada pula rangkaian hari libur/tanggal merah yang berderet dan menjadi waktu favorit bagi orang Jepang untuk bepergian.

Selain terkenal akan seni, kebudayaan, objek wisata dan dunia kulinernya, ternyata budaya Jepang juga selalu konsisten mengadakan perayaan yang menarik animo masyarakat untuk berpartisipasi bersama, jadi jika kamu berencana pergi jalan-jalan atau traveling ke Jepang, tidak ada salahnya menunggu tanggal yang pas supaya bisa sekaligus menikmati festival-festival yang akan diadakan disana.


Berikut ini adalah beberapa rangkaian festival Jepang yang populer, biasanya festival ini akan berlangsung di berbagai kota dan bisa menjadi pilihan Anda untuk berkunjung.

– Festival Hanami

festival hanami jepang bunga sakuraBarangkali hanya di Jepang yang merayakan hari musim semi dengan banyak acara menyenangkan. Ada satu festival yang menjadi primadona masyarakat Jepang saat musim dingin sudah mau berakhir, musim semi ditandai dengan mulai bermekarannya bunga sakura Jepang. Bunga sakura di Jepang akan bermekaran secara berurutan dari ujung utara sampai ke ujung selatan Jepang.

Menariknya acara bermekaran bunga sakura ini akan menjadi porsi utama berita seluruh wilayah Jepang. Bunga berwarna merah muda tersebut memang memiliki banyak makna filosofis, orang Jepang memuja bunga sakura karena menganggap bunga yang setelah mekar lalu menggugurkan diri itu sebagai simbol pengorbanan. Bunga sakura juga dilambangkan sebagai simbol kesetiaan dalam cinta.

Hanami berasal dari gabungan dua kata yaitu hana (bunga) dan miru (melihat). Setelah bunga sakura mulai mekar, biasanya satu keluarga atau kelompok pertemanan akan piknik bersama di taman yang besar sambil membawa makanan, mereka biasa mengobrol sampai karaoke di alam yang terbuka.

– Gion Matsuri

budaya jepang gion matsuriGion Matsuri adalah festival yang menarik banyak wisatawan ke Kyoto. Biasanya dilaksanakan dari 17 Juli sampai 24 Juli di jalan raya. Konsepnya seperti street carnival dengan mengarak rumah tradisional Jepang yang didesain dengan empat roda sehingga bisa didorong dan peserta festival mengenakan kimono lengkap. Tak hanya mengenakan kimono, pesertapun berdandan ala samurai dengan pedang dan kipas sebagai aksesoris.

– Awa Odori

festival di jepang awa odoriAnda dapat melihat masyarakat Jepang berubah karakternya dari yang cenderung pemalu dan introvert menjadi lebih bersemangat di festival ini. Awa Odori adalah festival tari terbesar di Jepang, festival ini dilaksanakan pada tengah musim panas mulai tanggal 12 hingga 15 Agustus. Peserta akan membentuk grup tari massal dan berdandan dengan kimono atau pakaian tradisional yang sudah dimodifikasi dengan penutup kepala atau aksesoris lainnya. Awa Odori diselenggarakan di kota Tokushima.

– Kanda Matsuri

kebudayaan jepang kanda matsuriTokyo tak hanya memiliki kesibukan dan juga street style yang terkenal dengan gaya Harajuku-nya, kota yang menjadi ibu kota negara Jepang ini juga memiliki satu festival terkenal yaitu Kanda Matsuri. Kanda Matsuri adalah suatu perayaan untuk agama Shinto yang cukup populer di Jepang. Waktu pelaksanaannya adalah pertengahan bulan Mei tiap tahunnya.

Masyarakat di sekitar Tokyo atau ada pula yang dari luar kota, berkumpul di Kuil Kanda Myojin untuk melangsungkan doa bersama di pagi hari. Setelah upacara doa selesai, masyarakat akan mengawal iring-iringan mikoshi (sebuah kuil portable berukuran cukup besar) dari satu kuil ke kuil lainnya. Kanda Matsuri akan berlangsung dari kota Kanda lalu menuju Nihonbashi, melalui Akihabara dan kembali ke Kuil Kanda Myojin.

– Sapporo Snow Festival

sapporo snow festival jepangKota Sapporo terletak di kota Hokkaido, salah satu kota paling ujung utara Jepang. Kota ini dikenal memiliki suhu yang lebih dingin dibanding kota-kota lainnya di Jepang dan memiliki banyak salju ketika musim dingin tiba. Sapporo Snow Festival atau yang disebut juga dengan Yuki Matsuri (Festival Salju) berawal dari sebuah keisengan enam orang anak muda lokal pada tahun 1950 yang membuat patung-patung dari es. Karena patung-patung dari salju yang dibuat sangat menarik, maka lama-kelamaan kota Sapporo menarik banyak wisatawan lokal hingga asing.

Untuk memikat semakin banyak peserta, Sapporo menyelenggarakan Yuki Matsuri dengan mengadakan lomba membuat patung es raksasa yang bisa diikuti semua penduduk Jepang hingga internasional. Tak hanya patung, peserta pun bisa membuat istana dan rumah megah dari salju.

– Tanabata Matsuri

tanabata matsuri perayaan jepangTanabata Matsuri diselenggarakan berdasarkan sebuah legenda cinta terkenal di Jepang. Legenda tersebut berkembang dari Cina pada zaman dahulu yaitu menceritakan tentang dua bintang yaitu Altair dan Vega. Festival ini berlangsung dari tanggal 6 Agustus sampai 8 Agustus di kota Dendai, Prefektur Miyagi. Kota akan dihiasi dengan hiasan kertas berukuran besar yang dibentuk warna-warni di jalanan. Ada pula yang membuat pohon tanabata, yaitu pohon bambu yang digantungi kertas kecil-kecil bertuliskan harapan dan doa.


Related Post: