Mengapa Pengunjung Blog Anda Begitu Sepi


Pertanyaan umum bagi setiap blogger diluar sana adalah: Mengapa pengunjung blog saya sepi? Bagaimana cara meningkatkan trafik/pengunjung blog? Apa lagi yang harus saya lakukan?

Sudah tidak asing lagi bahwa urusan trafik adalah perjuangan utama semua blogger, karena trafik ibarat nyawa untuk sebuah blog. Untuk apa membuat blog jika tidak ada trafik/pengunjung, sama seperti membuat restoran tanpa customer, sehingga yang selalu jadi perbincangan adalah trafik, trafik, dan trafik.

Mungkin isi artikel ini akan sedikit berbeda, persuasif dan personal. Anda bebas percaya atau tidak dengan apa yang saya bagikan, karena semua yang saya bahas disini adalah murni “pendapat saya”, sehingga tidak bisa dijadikan sebagai acuan kebenaran. Setelah melihat banyak sekali blogger yang membahas soal trafik dan terkadang justru isinya menyesatkan, maka saya ingin menambahkan sudut pandang baru mengenai trafik khususnya trafik dari pengguna internet di Indonesia.

Pertanyaan yang selalu ada dibenak para blogger adalah “Bagaimana cara meningkatkan trafik/pengunjung ke blog saya? Saya sudah melakukan semua yang diajarkan para blogger-blogger expert untuk mendatangkan trafik tetapi pengunjung blog saya tidak kunjung naik, mengapa oh mengapa? Apa ada yang salah?”. Ya, kemungkinan banyak sekali… Karena itu mari kita kupas habis disini…


Inilah sebab-sebab mengapa trafik blog Anda tidak kunjung naik:


1. Terlalu terpaku pada apa yang diajarkan para blogger internet marketing

Sadarilah bahwa para blogger internet marketing mencari trafik dengan membuat konten-konten yang ingin dicari oleh para blogger seperti Anda, Anda adalah target audience mereka, sehingga cara-cara yang mereka berikan adalah cara yang cocok jika target audiencenya adalah seorang blogger.

Sedangkan blog Anda memiliki niche-nya sendiri yang jelas target audiencenya akan sangat berbeda dengan mereka.

Beberapa ajaran yang menurut saya salah seperti:

Kesalahan 1: Buat konten/artikel seminggu 3x atau lebih, semakin banyak semakin bagus

Inilah alasan utama mengapa trafik blog Anda tidak akan pernah naik… Loh-loh kok bisa? Karena hal seperti ini hanya berlaku dijaman dulu, buat konten sebanyak mungkin, publish secepat mungkin dan Anda akan mendapatkan trafik, bukan karena artikel tersebut bagus, tetapi karena hanya artikel dengan topik itulah yang ada di internet.

Masalahnya adalah sekarang jumlah website dan blog itu ada jutaan, bahkan untuk satu topik saja bisa ada ribuan blogger lain yang membahas dengan judul serupa. Akhirnya kuantitas tidak lagi penting, melainkan kualitaslah yang akan menang. Jadi kualitas artikel adalah harga mati yang harus dibayar oleh setiap blogger apapun topiknya.

Saat Anda membuat sebuah artikel, maka artikel tersebut harus menjadi lebih baik (atau setidaknya berbeda) dari semua artikel yang sudah ada. Karena itu saya menyarankan jangan membuat blog dengan tema bahasa Inggris hanya karena ingin mengejar bid CPC (harga klik) karena justru persaingannya akan lebih sulit terlebih jika Anda tidak fasih berbahasa Inggris, jika ada blogger yang berkata lebih mudah mendapatkan trafik dengan blog bahasa Inggris karena audiencenya lebih luas maka itu adalah bullshit.

Membuat blog dengan bahasa Inggris artinya Anda akan mengurangi jumlah audience lokal yang kurang mengerti bahasa Inggris, dan mempersulit tingkat persaingan di mesin pencari karena Anda bersaing secara global dengan para blogger-blogger dunia yang sudah bertahun-tahun menekuni bidangnya. Buatlah blog bahasa Inggris jika memang Anda sudah expert dibidang tersebut, dan cukup fasih berbahasa Inggris.

Saya selalu mengatakan bahwa lebih baik Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda untuk membuat konten (kualitas) dan mengurus sisanya belakangan. Marketing seperti apapun akan sia-sia jika Anda tidak memiliki isi yang berkualitas. Jadi mulailah dari isi blog Anda, ingat fokus Anda adalah kualitas, kualitas, dan kualitas. Tentu semakin banyak konten yang Anda buat akan semakin baik, tetapi itu hanya berlaku jika apa yang Anda buat tetap berkualitas (konsisten).

Baca juga: Cara meningkatkan trafik blog (untuk blogger pemula)

Kesalahan 2: Membangun email-list, aktif di forum/sosial media dan blogwalking

Kenapa salah? Karena kebanyakan isinya adalah spam, terutama di Indonesia. Cobalah cari 10 forum yang sesuai dengan niche blog Anda dan lihat diskusinya seperti apa. Ya, kebanyakan isinya adalah promosi tidak beretika dan perbincangan tanpa arti. Artinya mereka yang pergi ke forum bukan ingin melakukan diskusi melainkan berpromosi, bisa dikatakan mereka yang aktif di forum adalah sesama blogger/bisnis yang mencari visitor, dan sayangnya audience yang sesungguhnya tidak menghabiskan waktunya di forum. Kebanyakan forum hanya cocok jika target audience Anda adalah seorang blogger atau mereka yang sedang mencari panduan seputar internet marketing dan sejenisnya.

Begitu pula dengan blogwalking, jika kita melihat sebuah link dibagian komen maka yang ada dipikiran kita adalah spam/promosi (walaupun isinya bermanfaat), bukan berarti ini salah, tetapi hal ini cukup dilakukan sesekali saja dan jika dirasa perlu.

Lalu bagaimana dengan email-list? Kebanyakan blogger internet marketing itu meniru ajaran dari para internet marketer luar, sehingga beberapa cara yang mereka ajarkan hanya cocok untuk dijalankan di luar negeri. Contohnya seperti membangun email-list, apakah ini penting? Ya, jika Anda adalah sebuah bisnis yang memerlukan data customer, tetapi untuk sebuah blog apakah penting membangun email list? Coba mulai dari diri Anda sendiri, apakah Anda suka menerima email yang berisi tentang artikel sebuah blog?

Mayoritas orang Indonesia jarang membuka email, berbeda dengan orang luar negeri yang selalu rajin menggunakan email. Rata-rata pembaca di Indonesia mencari bacaan melalui 2 sumber yaitu mesin pencari & sosial media. Lucunya adalah blogger-blogger yang mengatakan bahwa trafik dari email sangat penting, malah tidak pernah mendapatkan trafik yang signifikan melalui email. Email list hanya bagus jika Anda memiliki tujuan bisnis lain, bukan sekedar menyebarkan konten apalagi artikel. Email list ini biasanya digunakan oleh para blogger internet marketing karena mereka memiliki hal lain yang bisa dilakukan dengan daftar email tersebut.

Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa blog-blog internet marketing yang besar tidak memasang adsense pada blognya? Karena mereka tahu mayoritas audience mereka adalah blogger-blogger yang sudah terbiasa dengan iklan sehingga mereka tidak akan menghiraukan iklan tersebut. Akhirnya mereka mencari penghasilan melalui email list. Email inilah yang nanti akan digunakan untuk macam-macam monetize seperti menjual e-book/produk, menggiring Anda ke seminar/workshop, atau yang lebih buruk dijual kepada pihak ketiga yang mencari jasa email blast.

Bangunlah email list jika memang Anda memiliki keperluan lain, tetapi jika Anda hanya mempublish konten/artikel maka channel social media dan bookmark/RSS feed sudah lebih dari cukup.

Kesalahan 3: Memilih satu topik/niche yang sangat spesifik

Wah kenapa lagi ini, bukannya semua internet marketer selalu ngajarin kita lebih baik membuat blog niche daripada gado-gado? Ya betul, memang membuat blog niche lebih baik dengan catatan Anda harus bisa menjawab pertanyaan berikut: Apakah blog Anda sanggup mendapatkan banyak trafik?

Pertanyaan aneh macam apa ini, ya jelas sangguplah, tetapi kenyataannya adalah tidak. Tidak semua blog sanggup mendapatkan banyak trafik, ada alasan mengapa tidak semua blog bisa populer, ada alasan mengapa harga iklan/CPC untuk setiap topik bisa berbeda-beda, berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  • Jumlah audience. Jika Anda membuat blog bahasa Indonesia dengan topik ballet, maka audience Anda hanyalah orang Indonesia yang tertarik dengan ballet. Sekarang Anda harus mengira-ngira apakah Anda bisa mendapatkan 1 juta audience yang tertarik dengan topik tersebut, jika tidak maka lupakan, cari topik yang lain. Rata-rata blogger yang sukses memiliki minimal 1 juta audience yang tertarik dengan topik blog mereka entah itu blog niche atau gado-gado, karena itu banyak sekali blogger yang terus berekspansi memperluas nichenya karena semakin spesifik topik blog Anda maka akan semakin sulit pula mendapatkan audience yang tertarik untuk membaca blog Anda.
  • Usia audience. Rentang usia pengguna internet adalah antara 12-55 tahun, tetapi mayoritas usia yang membaca blog/artikel adalah mereka yang berusia 17-35 tahun, artinya jika Anda menulis suatu topik yang targetnya berada dibawah/diatas usia tersebut maka akan sulit sekali membuat blog yang sukses, karena orang-orang tersebut tidak suka membaca blog.
  • Kompetitor. Jika Anda tidak melihat adanya kompetitor dalam niche serupa, jangan senang dulu, bukan berarti peluang Anda semakin besar, tetapi bisa jadi karena memang tidak ada peluang sama sekali disana. Biar bagaimanapun memiliki kompetitor tetap lebih baik daripada tidak sama sekali, karena jika tidak ada yang bermain disana bisa jadi itu pertanda bahwa topik tersebut memang tidak bisa berkembang.
  • Usia sebuah topik. Pilihlah topik yang bisa terus dibaca sampai kapanpun seperti dunia kerja, bisnis, internet, dan lifestyle. Hindari topik-topik yang musiman seperti valentine/halloween atau topik yang usianya singkat seperti kehamilan/pernikahan.

Saya tidak bilang semua yang diajarkan para internet marketer itu salah, tetapi banyak teknik yang saya rasa sudah kadaluarsa dan tidak efektif lagi, terlebih banyak cara yang sebenarnya hanya berlaku jika blog tersebut memiliki tema seputar internet marketing, wajar saja karena mereka sendiri (internet marketer) adalah seorang blogger yang mencari audience sehingga mereka menerapkan cara yang sesuai dengan target audience mereka.

Blog itu sama seperti bisnis, jika Anda membangun blog dengan kategori yang tidak populer maka blog Anda juga tidak akan populer. Coba temukan blog yang sukses dalam kategori berikut:

  • Stand-up comedy
  • Belajar yoyo
  • Sepeda

Sulit bukan? Sekarang coba bandingkan dengan blog yang memiliki kategori berikut:

  • Karir
  • Internet marketing
  • Lifestyle
  • Teknologi
  • Entertainment/Komedi
  • atau bahkan gado-gado

Mudah sekali menyebutkan blog-blog populer seperti hipwee, malesbanget, dan juki. Pilihlah blog dengan niche yang Anda suka tetapi tetap perhatikan jumlah audience yang sanggup topik tersebut datangkan, jangan karena Anda suka/passion dengan topik tersebut Anda tidak peduli dengan apa yang audience Anda inginkan. Pada akhirnya Anda membuat blog supaya dibaca orang, buatlah sesuatu yang memang ingin dibaca orang.


2. Anda tidak rajin mempromosikan blog (dan kalaupun rajin caranya salah)

Dengan konten terbaik seduniapun tidak ada artinya jika tidak ada yang mengetahui blog Anda. Anda harus rajin mempromosikan blog, saya bilang rajin artinya “put an effort to your marketing”, rajin disini bukan asal blogwalking komen sana komen sini, spam di forum dan sebagainya. Tetapi Anda harus membangun platform marketing Anda pula, contoh seperti membangun channel marketing melalui fanspage, bukan asal buat page terus kasih tahu semua orang, tetapi betul-betul membangun audience dan konten dengan serius.

Pilihlah 1 atau 2 channel marketing dan fokus membangun channel Anda disana, jika Anda ingin memanfaatkan forum/guest post maka aktiflah berkontribusi disana, buat postingan yang bermanfaat dan bangun otoritas Anda disana. Begitu pula dengan social media, jika Anda memilih facebook/twitter maka bangunlah eksistensi Anda disana dan promosikan sebaik mungkin sama seperti Anda membangun blog, lupakan cara-cara instan yang tidak bermanfaat seperti meninggalkan link di forum/blogwalking, mencari backlink/referral lainnya, lebih baik fokus pada 1 atau 2 channel yang terbukti mendatangkan trafik dan fokus mendongkrak trafik sebanyak mungkin dari sana.

Pertama fokus pada membangun platform blog Anda, setelah itu fokus membangun 1 atau 2 channel marketing Anda. Tentu ini semua perlu usaha dan waktu.

Jika Anda bingung harus mulai darimana, cobalah jawab pertanyaan berikut:

  • Apa niche blog Anda?
  • Siapa kompetitor Anda?
  • Bagaimana cara kompetitor Anda mendatangkan trafik?

Lihatlah blog sejenis yang sudah sukses, lihat bagaimana mereka mendatangkan trafik, channel manakah yang paling berkontribusi terhadap jumlah trafik mereka dan fokuskan usaha Anda untuk membangun sumber trafik tersebut. Untuk melihat sumber trafiknya Anda bisa coba gunakan alexa atau similarweb.


3. Anda membuat artikel yang salah

Ada beberapa jenis artikel yang tidak seharusnya Anda buat karena hanya akan membuang-buang waktu Anda, seperti:

– Artikel dengan topik yang sedang trend

Anda ingin memanfaatkan kabar terkini, melihat apa yang sedang ngetrend dan publish artikel tersebut secepat mungkin. Boom! Anda akan meledak-ledak bukan karena visitor berdatangan tetapi karena Anda frustasi tidak ada satupun visitor yang datang. Mengapa bisa? Pertama, saat Anda membuat artikel yang sedang trend atau naik daun, maka ada ribuan blog/website lain yang juga membuat artikel serupa khususnya media-media besar dan situs portal berita yang selalu update kabar-kabar terkini, sehingga bisa dipastikan artikel Anda akan tenggelam dalam persaingan. Kedua, artikel yang sedang trend mudah sekali dilupakan orang, artinya lifetime artikel dengan topik tersebut sangat singkat, bukankah sangat disayangkan jika Anda capek-capek membuat artikel hanya untuk dilupakan begitu saja. Memanfaatkan trend hanya berlaku jika memang Anda sudah memiliki base visitor yang banyak dan Anda adalah media/portal besar yang memang harus selalu update artikel setiap harinya.

– Artikel yang terlalu unik

Menjadi berbeda itu baik, tapi jangan menjadi terlalu unik. Jika Anda membuat artikel dan membahas sesuatu yang sangat unik dimana tidak ada satu orangpun yang memikirkannya, maka ini sama seperti kasus blog niche diatas. Ada alasan mengapa semua blogger menulis artikel dengan pembahasan/tema yang sama, karena memang artikel itulah yang orang-orang ingin baca.

Bukan berarti Anda harus jadi peniru/mencontek artikel orang lain, tetapi Anda bisa menggunakan sudut pandang Anda sendiri (seperti artikel ini misalnya), atau membahas lebih dalam lagi, atau menyesuaikan dengan gaya dan karakter Anda. Terlalu unik justru membuat Anda menjadi tidak relevan. Apakah Anda mau membaca artikel dengan judul “Cara mempelajari bahasa Sansekerta dengan cepat”?



Kenyataannya sangat pahit bahwa memang tidak mudah mendatangkan visitor/trafik dengan cepat, bahkan setelah Anda menerapkan semua cara yang sudah diajarkan oleh para ahli internet marketing tetap tidak ada jaminan Anda akan berhasil. Karena itulah banyak blogger yang putus asa ditengah perjalanannya, karena apa yang di iming-imingkan tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

Sebagai kesimpulannya adalah mendatangkan visitor juga perlu ilmu dan waktu. Anda harus terus belajar menyesuaikan cara-cara mendatangkan trafik berdasarkan perkembangan internet, industri dan teknologi. Dan yang terpenting Anda harus bersabar, karena mendatangkan trafik bukanlah pekerjaan dalam semalam, melainkan perjalanan jangka panjang dan perjuangan konsisten sampai akhir hayat blog Anda.

Stay hungry, stay foolish. Teruslah belajar 🙂


Related Posts: