Maksimalkan Setiap Views Blog Anda Dengan WordAds


wordads alternatif adsense terbaikBeberapa dari kalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan WordAds. Bisa dibilang WordAds adalah salah satu alternatif AdSense terbaik untuk memaksimalkan pendapatan blog. Pada artikel kali ini, saya akan membahas lengkap tentang apa itu WordAds dan bagaimana cara supaya Anda bisa memasang iklan WordAds pada blog Anda beserta kelebihan dan kekurangannya.

Apa itu WordAds?

WordAds adalah program iklan premium dari WordPress.com yang memungkinkan publisher untuk fokus pada konten dan trafik blognya sembari mendapatkan revenue yang signifikan.

Apa syarat yang diperlukan?


Blog Anda harus berupa custom domain (.com/etc) bukan blog gratisan seperti xxx.wordpress.com/xxx.blogspot.com dan Anda memiliki akun di WordPress.com. Perlu diingat bahwa publisher yang dapat berpartisipasi dalam program WordAds ini adalah mereka yang menggunakan platform WordPress (untuk pengguna blogspot tidak bisa bergabung dengan program ini). Ada 2 cara yang bisa Anda lakukan untuk mendaftar, yaitu:

  1. Menggunakan blog/hosting WordPress.com dan membeli domain (.com) melalui dashboard WordPress.com Anda. Untuk membeli domain Anda harus menggunakan kartu kredit/paypal.
  2. Menggunakan self-hosting site dan menggunakan CMS WordPress (wordpress.org) pada blog Anda. Jika menggunakan self-hosting site, Anda harus menghubungkan blog wordpress Anda dengan plugin Jetpack. Plugin Jetpack bisa Anda install langsung pada dashboard plugin (ketik saja “jetpack” dan akan muncul pluginnya), setelah Anda install segera connect blog Anda dengan akun wordpress.com yang Anda miliki.

Jetpack ini adalah plugin yang membawa fitur-fitur dari wordpress.com kedalam blog wordpress.org Anda. Jika Anda sudah familiar ngeblog melalui wordpress.com pastinya tidak akan bingung dengan berbagai fitur yang disediakan.

Jadi Anda wajib memiliki akun wordpress.com dan jika menggunakan self-hosting site (seperti blog ini) maka Anda harus menginstall plugin Jetpack pada blog Anda.

Bagaimana cara menjadi publisher WordAds?

Untuk menjadi publisher Anda bisa segera apply disini –> https://wordads.co/signup/

Anda harus masuk dengan akun wordpress.com Anda dan pilih blog yang ingin Anda daftarkan, harap diingat blog yang bisa didaftarkan hanyalah blog yang menggunakan platform wordpress dan memiliki custom domain sendiri (bukan domain gratisan), jika Anda menggunakan self-hosting site (wordpress.org) maka plugin jetpack sudah harus terkoneksi dengan blog Anda.

Setelah Anda mendaftarkan blog Anda, maka team WordAds akan mengirim email ke alamat email yang Anda gunakan saat mendaftar akun wordpress.com dan Anda akan mendapat email notifikasi jika blog Anda memenuhi syarat (review tahap pertama).

Biasanya proses ini hanya memakan waktu 1-2 hari (hampir sama seperti review pertama AdSense), dan setelah Anda lolos seleksi, Anda akan mendapat email yang mengatakan bahwa blog Anda sedang dalam tahap review (review tahap kedua), dan proses inilah yang menentukan apakah iklan akan ditayangkan pada blog Anda atau tidak (seperti AdSense). Jika Anda lolos seleksi ini maka iklan akan langsung muncul pada halaman blog Anda.

Perkiraan saya review tahap pertama adalah untuk melihat apakah website Anda memiliki konten yang safe dan cocok untuk berpartisipasi dengan program WordAds. Lalu review tahap kedua adalah untuk melihat seberapa banyak trafik yang blog Anda dapatkan, karena advertiser memiliki syarat trafik minimal untuk memasangkan iklannya pada blog publisher.

Adakah ada syarat usia blog atau minimal trafik yang harus terpenuhi?

Untuk syarat usia blog saya kurang tahu, tidak disebutkan apakah blog harus berumur sekian bulan supaya dapat bergabung, tetapi WordAds lebih menegaskan bahwa ada syarat trafik minimal yang harus terpenuhi (dan sayangnya tidak disebutkan berapa jumlahnya), jadi syarat utama untuk diterima dalam program ini adalah jumlah trafik yang memadai.

Apa yang harus dilakukan setelah kita diterima menjadi publisher WordAds?

Setelah lolos review kedua maka iklan WordAds akan langsung muncul secara otomatis dan Anda bisa menginstall plugin AdControl pada blog wordpress Anda (tinggal search “AdControl” pada dashboard plugin dan install), biasanya setelah Anda lolos seleksi tahap pertama team WordAds akan meminta Anda (melalui email) untuk menginstall plugin AdControl ini. Dengan plugin inilah Anda bisa menambah unit iklan pada blog Anda.

Unit iklan WordAds akan muncul dibawah paragraf pertama pada halaman home/menu/pages, dan dibagian bawah pada halaman artikel/post (sebelum komen). Anda bisa menambah unit iklan secara manual menggunakan plugin AdControl, ada 2 tempat yang bisa Anda pasang yaitu pada bagian header dan sidebar.

Untuk memasang iklan pada bagian header Anda tinggal masuk ke-dashboard admin –> Settings –> AdControl

panduan plugin adcontrol dan wordadsAnda akan melihat pilihan menu Ad Header dan tinggal checklist saja (terdapat 2 menu yaitu Ad Header pada desktop dan mobile), jika Anda ingin menampilkan iklan header pada mobile maka checklist juga bagian Ad Header Mobile. Dengan ini iklan WordAds akan muncul dibagian atas setiap halaman blog Anda (leaderboard horizontal).

Contoh iklan header unit seperti berikut:

contoh iklan wordadsUntuk memasang iklan pada bagian sidebar Anda tinggal masuk ke-dashboard admin –> Appearance –> Widgets

Sebenarnya posisi pemasangan widget secara umum terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:

  • Primary: Daerah sidebar pada halaman blog (kanan/kiri)
  • Subsidiary: Daerah footer/bawah pada blog
  • After Singular: Daerah bawah artikel/post (sebelum komen)

Jadi Anda bisa meletakkan unit iklan didaerah tersebut sebanyak mungkin (tidak ada batasan minimal pemasangan unit), ada 2 jenis slot iklan yang disediakan yaitu:

  1. Medium rectangle: Kotak kecil berukuran 300×250 px
  2. Wide skyscrapper: Persegi panjang vertikal dengan ukuran 160×600 px

wordads adalahContoh Ad unit berukuran 300×250 px dibagian widget primary:

ngeblog dapat uang dari wordadsApa saja jenis iklan yang akan muncul?

Kurang lebih sama seperti AdSense, terdapat beragam jenis iklan display dan uniknya terkadang akan muncul iklan berupa video (yang bayarannya juga lebih tinggi). Sayangnya video ads ini akan memperlambat loading blog Anda. Berbeda dengan iklan AdSense yang biasanya relevan dengan konten blog (contextual), iklan WordAds ini lebih sering menampilkan iklan global (biasanya iklan global membayar lebih mahal, tergantung dari target visitor advertiser).

Program WordAds juga tidak memungkinkan Anda untuk menseleksi jenis iklan yang akan muncul di blog Anda, namun Anda tidak perlu khawatir karena WordAds ini adalah sistem iklan premium sekelas AdSense, sehingga tidak akan muncul iklan dengan konten dewasa/negatif dan sejenisnya. Jika Anda masih menemukan iklan yang negatif/tidak diinginkan maka Anda bisa melaporkannya melalui halaman kontak WordAds.

Bagaimana sistem/cara pembagian komisi dari WordAds?

Salah satu hal yang paling saya suka dari WordAds adalah sistem komisinya yang berupa CPM (cost per impression), jadi Anda akan mendapatkan komisi sekian USD per 1000x iklan ditayangkan pada blog Anda. Untuk besarnya komisi (impression) ini tergantung dari beberapa faktor seperti:

  • Jumlah trafik blog Anda
  • Darimana pengunjung blog Anda berasal (visitor luar negeri khususnya US/Kanada komisinya akan jauh lebih besar)
  • Berapa kali iklan betul-betul ditayangkan (impression)

Jika Anda merasa penghasilan AdSense kurang maksimal karena visitor yang jarang melakukan klik (CPC) pada iklan padahal Anda memiliki trafik bejibun, maka sangat disarankan untuk mencoba WordAds, karena semakin banyak trafik yang Anda dapatkan, semakin tinggi pula penghasilan blog Anda.

Kapan komisi akan diberikan?

Anda akan mendapatkan bayaran komisi bulan ini melalui paypal setiap akhir bulan berikutnya. Jadi komisi bulan Maret 2016 akan dibayar ke akun paypal Anda pada akhir April 2016. Anda wajib memiliki akun paypal untuk menerima pembayaran dari WordAds. Jika komisi dalam sebulan tidak mencapai $100 maka komisi Anda akan diakumulasikan untuk bulan berikutnya.

Apakah saya bisa memasang jaringan periklanan lain seperti AdSense?

Ya, bisa. Namun WordAds sendiri juga berpartner dengan berbagai ad network lainnya termasuk Google AdSense, jadi mungkin Anda akan melihat iklan AdSense pada blog Anda padahal Anda tidak memasang iklan AdSense sama sekali. Disarankan Anda tidak memasang iklan dari advertiser lainnya, karena tujuan WordAds sebenarnya supaya Anda tidak perlu repot dengan urusan iklan/monetize dan hanya fokus pada membuat konten dan mencari trafik sebanyak mungkin. Itulah sebabnya dashboard WordAds tidak terdapat banyak settingan, hanya berupa earnings tab dan setting (untuk memasukkan akun paypal dan menyetujui terms dari WordAds), sedangkan pada plugin AdControl hanya terdapat option enable/disable ads (visitor who can view ads) dan ad header.

Untuk melihat revenue yang sudah blog Anda dapatkan, bisa Anda lihat melalui dashboard wordpress.com, masuk ke akun wordpress.com dan lihat pada menu Earnings tab di AdControl.

Mana yang lebih baik AdSense atau WordAds?

Sama saja, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, semua kembali pada pilihan Anda apakah Anda lebih suka sistem CPC (bayar tiap klik) atau CPM (bayar tiap impresi), lihatlah karakteristik pengunjung blog Anda. Pahami behavior dari visitor Anda melalui analytics dan Anda akan tahu mana pilihan yang terbaik. Atau cara gamblangnya Anda bisa mencoba keduanya dan bandingkan revenue yang Anda dapatkan dalam beberapa bulan.



Sebagai kesimpulan, inilah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki WordAds:

Kelebihan:

  • Sistem komisi berupa CPM (bayar tiap impresi), jadi semakin banyak trafik blog Anda, semakin besar revenue yang Anda dapatkan. Berbeda dengan AdSense yang mengharuskan visitor melakukan klik baru komisi diberikan, visitor hanya perlu melihat iklan yang ditayangkan dan komisi akan diberikan. Intinya WordAds ini sangat cocok jika blog Anda berupa blog gado-gado atau memiliki trafik yang sangat banyak.
  • Iklan dapat ditayangkan sebanyak mungkin, berbeda dengan AdSense yang hanya mengijinkan 3 unit iklan pada setiap halaman. Namun sebaiknya Anda hanya memasang maksimal 3 unit iklan, karena terlalu banyak iklan justru akan mengganggu tampilan dan memperlambat loading blog Anda.
  • Terdapat iklan video (video ads) yang bayarannya lebih tinggi (potensi revenue yang lebih besar).
  • Iklan bebas dari konten-konten yang negatif (iklan premium sekelas AdSense).
  • Optimasi yang simpel, tidak terdapat settingan yang muluk-muluk, secara garis besar hanya terdapat pilihan enable/disable ads, ad placement dan earnings view.

Kekurangan:

  • Adanya syarat trafik minimal, berbeda dengan AdSense yang lebih mensyaratkan originalitas konten dan “kualitas” trafik, WordAds memiliki syarat jumlah trafik (kuantitas) yang cukup sulit terpenuhi.
  • Pembayaran yang hanya menggunakan paypal (the one and only) dan payout minimal sebesar 100 USD dibayar setiap akhir bulan berikutnya.
  • Tidak adanya kendali/kontrol terhadap iklan yang ditayangkan. Iklan yang muncul sering tidak relevan dengan topik blog Anda (iklan global). Jadi iklan WordAds akan lebih cocok untuk blog gado-gado ketimbang blog niche.
  • Hanya tersedia untuk pengguna platform WordPress.
  • Video Ads yang terkadang muncul akan sangat memperlambat loading blog (beban buffer video).

Jadi apakah Anda tertarik? Jika ada pertanyaan silahkan tanya disini atau daripada penasaran silahkan langsung mendaftar sebagai publisher dan mulai menambah penghasilan untuk blog Anda. Selamat mencoba 🙂


Related Posts: