Cara Melatih Diri Menjadi Orang yang Lebih Sabar dan Rendah Hati

Terkadang menjadi orang yang rendah hati (humble) itu susah-susah gampang. Kita sebagai manusia sering terjebak (dilema) antara 2 pribadi yaitu saat kita merasa adalah orang yang paling hebat diantara orang-orang disekitar kita (sombong) atau saat dimana kita merasa lebih buruk (less than anybody) dibandingkan orang lain (minder). Lucunya adalah kita itu sering merasa sempurna dan sombong saat berada dilingkungan yang kita rasa level/standartnya ada dibawah kita, namun mendadak minderan jika berada dengan mereka yang levelnya diatas kita. Karena itu belajarlah untuk menjadi orang yang rendah hati (rendah hati loh ya bukan minder/rendah diri) saat diatas dan juga sabar saat diremehkan/direndahkan.

Berikut ini adalah cara melatih diri supaya Anda menjadi orang yang lebih sabar saat dibawah dan tetap menjadi rendah hati (tidak sombong) saat diatas:

1. Terima batasan Anda

menerima batasan diriSangat sulit menjadi orang yang rendah hati disaat kita merasa diri kita adalah orang yang sempurna. Padahal kenyataannya setiap orang pasti memiliki cacat/kekurangan dan batasan dalam dirinya. Ada pepatah yang mengatakan “Once we accept our limits, we go beyond them“, begitu kita ikhlas menerima batasan diri maka sebenarnya kita telah melewati batasan itu.

Terimalah bahwa kita tidak bisa menjadi orang yang sempurna, kita tidak bisa menjadi yang terbaik dalam segala hal, kita juga tidak bisa membahagiakan semua orang, maka dari itu terimalah batasan-batasan tersebut.

Menerima batasan bukan berarti Anda harus membuang/membatasi impian-impian Anda, bukan berarti dengan menerima batasan lantas Anda berhenti berusaha mengembangkan skill/kemampuan yang Anda miliki, menerima batas diri artinya adalah tahu kapan harus berhenti dan kapan harus maju terus, memahami dengan baik bahwa Anda tidak bisa melakukan segala-galanya sendirian, menerima bahwa kita bukanlah orang yang sempurna tanpa cacat/kekurangan, dan yang terpenting adalah mampu melihat segala sesuatu dengan lebih realistis (tidak sekedar idealis).

Kabar baiknya adalah menerima batasan yang ada memungkinkan Anda untuk membuka kesempatan baru yaitu: melakukan apapun yang mungkin (realistis).

2. Terima fakta bahwa akan selalu ada orang yang lebih baik/buruk dari Anda

Tidak peduli seberapa hebat diri Anda, diluar sana akan selalu ada orang yang lebih baik, lebih kaya, lebih pintar, lebih sukses, lebih rupawan, dan lebih beruntung daripada Anda. Begitu pula sebaliknya, separah apapun Anda merasa diri Anda buruk (rendah diri) diluar sana ada orang yang lebih malas, lebih miskin, lebih susah, lebih bodoh, dan lebih sial nasibnya daripada Anda.

Intinya adalah bersyukurlah dengan nasib Anda sendiri, ikhlaslah menerima apapun yang sudah Anda miliki karena itulah hal terbaik yang telah diberikan dalam hidup Anda. Berhenti membanding-bandingkan faktor keadaan dan keberuntungan dengan orang lain karena TIDAK ADA GUNANYA, Anda adalah Anda, mereka adalah mereka, terima saja kenyataan yang ada dan tidak usah dipertanyakan mengapa harus seperti itu karena tidak akan mengubah apapun yang sudah terjadi.

Jadilah diri Anda sendiri dan jadilah versi terbaik dari diri Anda (just be yourself).

3. Terima bahwa kita manusia tidak lepas dari kesalahan

Setiap orang pasti pernah membuat kesalahan dan itu sangatlah manusiawi, karenanya jangan terlalu sombong saat sedang benar dan juga jangan terlalu minder saat sedang salah, ironisnya terkadang kita hanya bisa tahu mana jalan yang benar saat kita menempuh jalan yang salah, hampir semua pengalaman berharga dalam hidup ini seringkali kita dapatkan karena kita melakukan kesalahan (pengalaman gagal), maka dari itu jangan takut membuat kesalahan (dengan tujuan positif).

Faktanya Anda pasti akan tetap membuat kesalahan terlepas dari ingin atau tidak membuat kesalahan, pahami bahwa kesalahan itu hal yang wajar dan bagian dari proses belajar, jangan biarkan rasa bersalah mengganggu diri Anda dan minta maaflah jika orang lain terpengaruh/dirugikan dari kesalahan tersebut.

Jujurlah akui kesalahan yang ada, jangan menutup-nutupi jika Anda memang salah, biar bagaimanapun mengakui kesalahan akan membuat orang lain justru lebih respek kepada Anda ketimbang Anda tidak mengakuinya dan orang lain tahu/menemukan bahwa Anda berbohong.

4. Jangan terlalu membanggakan diri sendiri dan pamer

jangan pamer & sombongKita suka sekali pamer kesuksesan, disosial media dan dimanapun entah pada keluarga atau teman-teman. Memang tidak ada yang salah memiliki kebanggaan atas pencapaian dalam hidup Anda, namun tidak ada yang suka dengan mereka yang terlalu “show off” atau pamer berlebihan dengan kehidupannya.

Justru orang akan lebih respek dengan mereka yang tampil biasa-biasa saja/sederhana namun dibaliknya memiliki achievement yang luar biasa dalam hidupnya, intinya pamer itu boleh namun jangan keseringan. Dunia bukan hanya milik Anda sendiri, biarkan dan dengarkan juga orang lain menceritakan tentang kehidupan/kehebatan diri mereka sendiri, biar bagaimanapun mendengar itu lebih baik ketimbang banyak bicara.

Listen more than you talk.

Cara terbaik untuk menimbulkan kesan humble dimata orang lain adalah dengan lebih banyak mendengarkan mereka ketimbang berbicara (jangan terlalu ingin mendominasi percakapan), tahanlah ego diri sendiri, dan apresiasi cerita orang lain bahkan tanyalah kepada mereka untuk menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan apa yang mereka sampaikan.

Keuntungannya adalah Anda bisa lebih banyak belajar dari orang lain, daripada sekedar terus membicarakan tentang diri Anda sendiri kepada orang lain. Namun jangan juga segan untuk berbagi dengan orang lain jika Anda memiliki sesuatu yang bermanfaat untuk disampaikan.

5. Jangan merasa semua pencapaian dalam hidup Anda terjadi karena diri Anda sendiri

Ada orang tua yang sangat berperan dalam kehidupan Anda, mereka menyekolahkan Anda, memberi Anda modal untuk sukses, ada juga teman-teman dan orang lain yang turut berkontribusi terhadap segala achievement dalam hidup Anda.

Don’t take all the credit.

Sehebat apapun Anda, pasti dibalik itu semua ada orang lain yang membantu Anda untuk sampai disana, kita makhluk sosial membutuhkan bantuan dari sesama untuk bisa bertahan hidup, mungkin sebagian dari kita merasa kesuksesan bisa diraih karena usaha/effort diri kita sendiri, namun faktanya tidak ada orang yang bisa sukses sendirian tanpa bantuan dari siapapun.

Bangga/puas terhadap diri sendiri itu boleh, tapi tetaplah ingat bahwa selalu ada orang lain yang membantu Anda baik secara langsung/tidak langsung untuk mencapai hal-hal besar dalam hidup Anda, syukuri dan berterima kasihlah kepada orang-orang tersebut.

6. Hargai dan bantulah orang lain

Hargailah orang-orang disekitar Anda, mereka juga memiliki talenta dan pencapaian dalam hidupnya, jika perlu bantulah mereka, bahkan sesimpel perhatian kita juga merupakan apresiasi yang berharga untuk mereka, buatlah orang lain merasa lebih baik dengan diri mereka sendiri.

Respeklah terhadap orang lain (jika Anda ingin orang lain juga respek terhadap Anda), pujilah mereka (bukan menjilat), fokus pada sisi positif orang lain ketimbang hal-hal negatif dalam hidupnya, apresiasi karya-karya mereka, dan perlakukan orang lain sama seperti bagaimana Anda ingin orang lain memperlakukan Anda.

Treat other people as equals.

Perlakukan orang lain tanpa pandang bulu, percayalah bahwa setiap orang memiliki hak dan kedudukan yang sama. Pada akhirnya kita sama-sama manusia, hanya saja faktor ekonomi, posisi, jabatan, ras, suku, agama, politik dan semacamnya sering membuat segalanya menjadi kompleks dan cenderung memisahkan kita.

7. Stay hungry, stay foolish (teruslah belajar)

Jangan pernah merasa diri Anda sudah cukup/sempurna, teruslah memiliki mindset sebagai seorang pelajar, realitanya adalah kita tidak akan pernah berhenti belajar sampai kita mati, akan selalu ada hal-hal diluar sana yang belum/tidak kita mengerti, selalu ada orang lain yang lebih pintar dari kita, dan beruntungnya adalah selalu ada kesempatan bagi kita untuk terus belajar terlebih dijaman internet dan teknologi seperti ini.

Carilah orang lain yang bisa menginspirasi Anda, carilah mentor/guru yang bisa mengajari Anda sesuatu, dan jangan juga pelit berbagi ilmu, karena pada akhirnya ilmu terbaik adalah ilmu yang bisa bermanfaat untuk sesama. Setiap orang pasti memiliki sesuatu untuk dibagikan/diajarkan bahkan pengalaman gagalpun bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi orang lain, artinya adalah kita bisa belajar apapun dari siapapun asalkan kita ikhlas dan mau menjadi orang yang stay hungry & stay foolish.



Akhir kata, tetaplah sabar menjalani berbagai lika-liku kehidupan, tetaplah rendah hati saat diatas maupun dibawah, teruslah berusaha dan bekerja keras. Stay kind, stay humble, work hard, and good luck.


Related Posts: