Mengapa Penghasilan Affiliate Selalu Mengecewakan


Saya sering sekali mendengar teman-teman saya yang menggunakan affiliate marketing pada blog/websitenya selalu kecewa dengan hasil yang didapat, karena pada kenyataannya penghasilan yang mereka dapat tidak sesuai dengan ekspektasi diawal bahkan sering berakhir nihil (tidak dapat komisi sepeserpun).

Kita paham betul bagaimana sistem affiliate bekerja, kita mereview suatu topik/produk dan menyisipkan link referral kedalam blog, visitor melakukan klik dan pembelian pada website yang dituju lalu kita mendapat komisi. Terlihat simpel namun sangat sulit berhasil pada prakteknya.

affiliate-flowBiasanya setelah beberapa bulan mencoba dan tidak berhasil mendapat komisi sedikitpun, orang-orang akan frustasi dan mulai menghalalkan segala cara untuk mendapatkan komisi seperti:

  • Menyisipkan link referral kedalam forum (seperti kaskus) dan situs-situs sejenis lainnya
  • Menyisipkan link referral dibagian komentar blog/social media/grup dengan massal dan tidak beretika
  • Menyisipkan link referral melalui SMS/WhatsApp/chat/email dan sebagainya
  • Mulai melakukan penipuan seperti “saya menghasilkan ratusan juta dari …”

Menurut saya sendiri affiliate adalah jenis monetize yang paling sulit untuk mendapatkan komisi karena konversi hanya bisa terjadi jika audience Anda adalah end-user dengan niche yang sangat spesifik seperti travel & fashion.


Artinya adalah jangan menggunakan affiliate jika blog Anda temanya sangat umum/general apalagi gado-gado. Anda boleh mempertimbangkan affiliate jika Anda adalah seorang travel-blogger, food-blogger, fashion-blogger, atau blogger-blogger lain yang memang memiliki audience yang sangat niche/spesifik.

Selain itu jangan mereferensikan suatu produk/jasa yang Anda sendiri tidak mengerti dan belum pernah mencobanya sama sekali. Saya sendiri tidak pernah mereview/membahas sesuatu yang saya belum pernah coba/rasakan, buatlah review seperti biasa (kelebihan+kekurangan), jangan hanya menonjolkan kelebihannya supaya orang tertarik membeli/menggunakan apa yang Anda referensikan. Jangan pernah memaksa/mengarahkan visitor untuk mengeklik link referral Anda karena itu sangat mudah ditebak.

Saya sendiri menganggap affiliate marketing sebagai penghasilan pasif semata (kalau dapat syukur, kalau engga juga gapapa) karena blog ini temanya gado-gado, tetapi saya masih bisa mendapat penghasilan dari affiliate (walaupun sedikit), bagaimana bisa?

  • Saya mereferensikan link affiliate senatural mungkin. Apakah Anda sadar pada beberapa artikel di blog ini terdapat link affiliate? Semua artikel di blog ini terlihat subjektif dan memang begitulah realitanya. Saya mereferensikan baik itu link affiliate atau link biasa tanpa ada unsur promosi, semua saya review secara pribadi berdasarkan pengalaman dan opini yang real.
  • Saya mereferensikan campaign yang bersifat free. Saya hanya mereferensikan situs yang memberi komisi jika visitor melakukan action-action yang gratis seperti register/mengisi survey dan form lainnya. Kenapa? Karena ini blog gado-gado dan hampir tidak memiliki end-user yang spesifik. Jika Anda merasa blog Anda bisa membawa banyak visitor “end-user yang spesifik” maka silahkan gunakan affiliate yang komisinya berupa sales dan sebagainya.
  • Saya tidak mengharapkan sepenuhnya komisi dari affiliate. Seperti yang saya katakan sebelumnya, affiliate hanyalah salah satu cara memonetize blog, masih ada ribuan cara lain untuk menghasilkan uang selama Anda memiliki konten & trafik yang cukup. Fokus Anda harus selalu kepada konten dan trafik bukan affiliate/monetize.
  • Referensikan sesuatu yang baru. Lebih baik jika Anda mereferensikan sesuatu yang belum banyak orang coba, sehingga peluang konversi akan semakin besar. Jangan mereferensikan brand/campaign yang sudah dikenal masyarakat umum karena sangat mudah ditebak dan biasa konversinya sangat buruk.
  • Ingat bahwa affiliate adalah penghasilan pasif. Jangan malah aktif menghabiskan waktu Anda untuk mengurus affiliate marketing ini baik secara konten dan promosi. Biarkan penghasilan pasif berjalan secara pasif, buatlah konten dan promosi seperti biasa dan jangan menyisipkan link affiliate kedalam forum/social media/grup dengan sembarangan.


Apakah penghasilan affiliate bisa membuat orang betul-betul sukses?

Jujur saya sendiri belum pernah menemukan blogger (Indonesia) yang betul-betul sukses menjalankan affiliate marketing ini, kebanyakan hanya orang-orang pembual yang mencari referral (seperti MLM) dan lucunya memang affiliate ini sistemnya hampir sama dengan MLM.

Bukan berarti saya membenci sistem affiliate/MLM, tetapi yang saya tidak suka adalah cara “orang-orang” yang menjalankan affiliate tersebut dalam berpromosi. Sistem affiliate yang fleksibel ini justru sering di salah gunakan dan dipakai untuk menipu banyak orang.

Bagaimana cara menghindari penipuan affiliate ini?

Berikut beberapa tips yang perlu Anda ketahui:

  • Arahkan kursor mouse pada link/banner yang direferensikan, perhatikan pada url di kiri bawah browser Anda (sebelum Anda klik) dan lihat apakah terdapat tulisan seperti “/ref=2325…” atau “/id=5423…”. Jika terdapat angka unik pada url tersebut dapat dipastikan itu adalah link affiliate (angka tersebut adalah nomor referral/identitas dari marketer tersebut).
  • Berhati-hatilah jika seseorang hanya mereview kelebihan suatu produk/layanan tanpa memberi tahu sisi negatif/kekurangannya (tidak subjektif).
  • Abaikan judul/promosi yang tidak masuk akal dan lebay seperti “penghasilan pasif puluhan juta perbulan” dan sebagainya. Ingat bahwa tidak pernah ada yang namanya “uang mudah/easy money” apalagi orang yang mau membagikan caranya.
  • Uang tidak pernah datang dengan sendirinya. Saat seseorang datang menghampiri Anda apalagi memberi iming-iming uang/hadiah, kemungkinan besar ada sesuatu yang ingin dimanfaatkan dari Anda bahkan sesimpel perhatian Anda. Yes! your attention is a big business.
  • Waspadalah dan pahami dengan baik sistem yang Anda jalani. Jika Anda tidak mengerti sistem/aturannya, maka jangan masuk kedalam sistem tersebut. Learn the rules first!

Mengapa penghasilan affiliate selalu mengecewakan?

Ini sebenarnya relatif, diluar sana pasti ada juga blogger yang sukses menjalankan affiliate marketing dan menghasilkan komisi yang stabil setiap bulannya. Namun pastinya lebih banyak mereka yang gagal dan kecewa dengan affiliate marketing ini. Jika ada yang bertanya mengapa penghasilan affiliate selalu mengecewakan maka jelas karena jauh lebih mengecewakan cara orang-orang yang menjalankan affiliate tersebut.


Related Posts: