Share Pengalaman 3 Tahun Mencari Uang di Internet

Saya sudah mencari uang di internet sejak tahun 2013, mulai dari yang abal-abal seperti mengisi survey demi sekedar recehan, jadi member situs click farm (budak yang kerjaannya cuma klik/view konten dari advertiser), affiliate bodong yang komisinya susah banget untuk dicairin (banyak syarat ini dan itu), sampai naik level yang lebih profesional seperti menjadi blogger, reseller, dan menjual produk/jasa sendiri secara online.

Ternyata mencari uang di internet itu tidak seindah teori yang ada, jujur saja saya sendiri adalah salah satu orang yang terpancing terjun kedunia ini hanya karena omongan orang random di internet yang bilang penghasilannya puluhan juta/bulan dari bisnis online secara pasif.

Note: Sharing ini 100% berdasarkan pengalaman saya pribadi sehingga isinya sangat subjektif dan tidak bisa dijadikan acuan untuk semua orang.

Sebelum Anda memutuskan untuk menggeluti bisnis online/internet, ada baiknya Anda belajar dari beberapa pengalaman saya berikut ini:

1. Penuh dengan tipuan manis

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai modus penipuan bisnis di internet. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya sendiri ikut-ikutan terjun kedunia bisnis online hanya karena tergiur dengan ucapan manis beberapa orang random di internet (yang saya rasa mereka juga tertipu oleh orang random lainnya).

Biasanya orang-orang ini memberi iming-iming penghasilan cepat, pasif, mudah, dan sebagainya padahal ujung-ujungnya hanya ingin mencari referral (affiliate) atau menjual sesuatu.

Saya sudah mencoba berbagai bisnis online yang katanya tanpa modal dan bisa menghasilkan banyak uang secara pasif padahal realitanya betul-betul sangat bertolak belakang, bahkan saya bisa katakan 95% bisnis online yang sering kita dengar itu hanyalah bullshit dan tidak worth it untuk dilakukan.

Contoh seperti PTC (paid to click), affiliate, survey online, dan semacamnya hanyalah buang-buang waktu. Mengapa? Karena sebagian besar tidak sebanding dengan effort dan waktu yang kita keluarkan. Saya pernah menjalankan semua sistem tersebut secara full-time dan pada akhirnya baru sadar ternyata ini semua jauh dari kata pasif apalagi menghasilkan banyak uang.

  • Sistem PTC (yang saya kerjakan) hanya membayar sekitar $0.01 per klik/view, sedangkan dalam sehari biasanya hanya ada 5-20 advertiser yang available, bisa bayangkan berapa lama waktu yang diperlukan hanya untuk sekedar payout ($100).
  • Sistem survey online rata-rata hanya membayar sekitar Rp 5.000,- s/d Rp 10.000,- per survey, itupun biasanya kita harus memenuhi beberapa kriteria yang diperlukan seperti harus mahasiswa dengan minat tertentu dan klasifikasi-klasifikasi lainnya. Yang lebih menyebalkan adalah dana kita suka ditahan (misal sampai Rp 100.000,- baru akan ditransfer) padahal jumlah survey yang available sangat sedikit, artinya waktu kita akan lebih lama dihabiskan untuk menunggu dan menunggu.

Kesimpulannya adalah berhati-hatilah dengan kata-kata menghasilkan uang dari internet, karena sebagian besar isinya adalah jebakan dari orang-orang yang hanya ingin memanfaatkan waktu dan tenaga Anda.

2. Jangan membuat blog hanya sekedar untuk mencari uang

Mengapa? Jujur menurut saya sebagai seorang blogger, blog is suck business.

Secara umum untuk menghasilkan banyak uang dari blog diperlukan 3 langkah yaitu:

  • Membuat konten yang berkualitas
  • Membuat orang lain menemukan konten tersebut (marketing), membuat mereka tertarik (engage) dan terus kembali lagi (follower)
  • Memonetize trafik yang sudah ada

Seringkali cara kita mendatangkan trafik/memonetize sebuah blog malah membunuh kredibilitas kita sebagai penulis.

Biasanya cara-cara orang mendatangkan trafik (demi mendapat uang) sering sekali tidak beretika dan cenderung spam. Mereka terlihat memaksa dan menggunakan cara apapun untuk mendapat perhatian (attention whore), entah dengan judul click bait, konten sampah yang penuh kontroversi, dan berbagai konten miss leading lainnya.

Saya sendiri tidak suka dengan advertising/iklan, tidak ada orang yang suka dijejali pop-up/email, banner iklan, atau konten-konten sponsor (native ad) yang mengganggu isi dari konten yang sudah kita buat. Logikanya kita sudah capek-capek mendatangkan visitor, eh perhatian mereka malah kita lempar ke advertiser (situs orang lain).

Ads revenue is sucks. Penghasilan iklan itu sangat kecil, Anda butuh ratusan ribu bahkan jutaan views untuk mendapatkan income yang signifikan, faktanya hampir semua blogger tidak menghasilkan banyak uang, perkiraan saya 99% blogger tidak menghasilkan banyak trafik (< 100.000 visitor/bulan), dan dari sisa 1% tersebut hanya 1%nya saja yang bisa menghasilkan banyak uang (> 1 juta visitor/bulan).

Kurang lebih perbandingannya adalah 1:10.000 antara blogger yang betul-betul sukses (kaya) dan blogger yang cuma bisa terus bermimpi sambil membual dengan membuat postingan “cara saya menghasilkan puluhan juta/bulan dari AdSense and some bullshit like that”.

Jika Anda ingin menjadikan blog sebagai bisnis, bisakah Anda menghasilkan jutaan visitor setiap bulannya? Visitor yang saya maksud disini adalah betul-betul visitor murni bukan hasil spam, black hat SEO, miss leading dan semacamnya.

Bahkan jika Anda berhasil mendatangkan banyak visitorpun, Anda belum tentu bisa menghasilkan banyak uang.

  • Rata-rata visitor khususnya di Indonesia sangat jarang melakukan pembelian melalui internet sehingga konversi affiliate di Indonesia sangat-sangat kecil (very suck).
  • Rata-rata bayaran iklan (display ads) seperti AdSense atau jaringan periklanan lainnya adalah sekitar $1 per 1.000 views/impressions (kisaran secara umum). Artinya jika Anda memiliki blog dengan 100.000 visitor/bulan kemungkinan penghasilan Anda hanya sekitar 1 juta/bulan. Is this a good business?

Blog itu sendiri lebih cocok dijadikan sebagai jembatan/pendukung bisnis lainnya, hanya ada beberapa alasan yang bagus untuk membuat blog seperti:

  • Anda hobi menulis/ngeblog (passion)
  • Anda suka berbagi ilmu dan pengalaman dengan orang lain
  • Anda memiliki bisnis/produk/jasa sendiri dan ingin mempromosikannya melalui blog
  • Anda ingin membangun portofolio untuk karir Anda
  • Anda hanya sekedar iseng menghabiskan waktu luang atau ingin menghasilkan sedikit extra income secara semi-pasif

Jika Anda ingin menghasilkan banyak uang terlebih menjadi orang kaya, saya rasa blog bukanlah pilihan yang tepat.

3. Cara terbaik menghasilkan uang di internet adalah dengan menjual skill/produk/jasa Anda sendiri

Dari perjalanan saya selama 3 tahun mencari penghasilan secara online, hanya beberapa cara yang betul-betul worth it dan menghasilkan profit. Beberapa diantaranya adalah:

  • Menjual produk/barang secara online entah melalui toko online, forum jual beli, iklan baris atau marketplace
  • Menyewakan kendaraan/barang/aset apapun yang bisa disewakan di internet
  • Menawarkan skill/jasa/service secara online entah dengan website sendiri atau melalui marketpace jasa
  • Menjadi freelancer dan mengerjakan berbagai proyek secara online

Ironisnya penghasilan yang saya dapatkan dengan bekerja secara offline masih jauh lebih tinggi daripada berbagai usaha yang saya lakukan untuk mencari uang di internet. Mungkin memang nasib orang berbeda-beda karena diluar sana pasti ada saja orang-orang yang bisa menghasilkan banyak uang di internet dengan bisnis onlinenya.

4. Cukup kesepian dan membosankan

Ini hanya opini saya pribadi, bisnis online itu sangat membosankan dan tidak semenarik yang saya bayangkan karena sebagian besar waktu yang saya habiskan hanya berada didepan laptop, walaupun awalnya excited dan penuh semangat, namun lama kelamaan menjadi semakin membosankan seperti rutinitas kantor, satu hal yang saya suka dari bekerja/berbisnis secara online adalah fleksibilitas dimana saya bisa bekerja kapan saja dan dimana saja selama ada internet.

Awalnya pun saya juga merasa kesepian karena melakukan semuanya sendiri tanpa seorang temanpun (untungnya sekarang sudah terbiasa). Kalaupun ada teman juga hanya sebatas teman online entah sesama blogger atau pemilik bisnis online lainnya (tidak pernah ketemu langsung), sangat berbeda dengan bekerja pada umumnya dimana kita bisa ngobrol dan bercanda ria dengan teman-teman.

Mungkin euforia bisnis online/startup yang ada cenderung membuat kita delusional dengan semua ini, bahkan Mark Zuckerberg pun berkata kalau perjalanan Facebook tidaklah semenarik yang diceritakan dalam film The Social Netwok, karena sebagian besar yang mereka lakukan hanyalah berada didepan laptop dan melakukan coding selama bertahun-tahun.



Berdasarkan pengalaman pribadi 95% konsep mencari uang di internet itu hanyalah hoax, sebagian besar peluang bisnis online yang kita lihat seringkali tidak menghasilkan profit/keuntungan yang menjanjikan.

Bukan berarti semua bisnis online itu merugikan, namun pikirkanlah logika sederhana ini:

Jika semua orang bisa dengan mudah terjun kedalam sebuah bisnis online, apakah bisnis tersebut benar-benar menjanjikan? Karena artinya “kue” tersebut harus dibagi oleh semua orang dan siapapun bisa menjadi kompetitor, sedangkan kita tahu mayoritas bisnis dimonopoli oleh mereka yang “punya modal” dan akhirnya didominasi pemain besar.

Daripada tergiur dengan iming-iming palsu, cobalah berpikir dengan realistis mulai dari melihat keadaan marketnya, kompetisi bisnisnya, alur cash flow dan monetisasi, serta modal yang diperlukan untuk bertahan sampai bisa mencapai profit.

Pada akhirnya saya percaya bahwa bisnis online pun tidak berbeda jauh dengan bisnis offline, tetap butuh modal, tetap butuh banyak waktu dan tenaga, dan pastinya tetap ada resikonya.


Related Posts: