Kesalahan Fatal Anak Muda Jaman Sekarang Dalam Memulai Bisnis


Anak muda jaman sekarang atau sering kita sebut kids jaman now pasti sangat familiar dengan istilah entrepreneurship, entah kenapa belakangan ini banyak sekali para calon pengusaha atau entrepreneur wannabe bermunculan dikalangan anak-anak muda mulai dari anak SMA, mahasiswa, sampai fresh graduate yang baru lulus kuliah, kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk memulai bisnisnya sendiri ketimbang menjadi karyawan, namun ada 1 kesalahan fatal yang selalu saya temukan pada anak-anak ini yaitu “they have no idea about their life & what are they doing”.

Mereka rajin datang ke berbagai seminar motivasi, mengikuti event-event startup, membaca puluhan buku tentang entrepreneur dan mencari berbagai cara memulai bisnis, they do everything except start their own business, mereka melakukan segalanya yang mereka “rasa” diperlukan untuk membangun bisnis tapi mereka tidak pernah benar-benar memulai bisnisnya sendiri. Inilah sebab banyak muncul generasi micin dikalangan generasi milenial (gen Y) & generasi Z, mereka mau melakukan sesuatu tapi ga tau harus ngapain, mau mulai usaha tapi ga tau usahanya apa, lama kelamaan jadi delusional sendiri di sosial media koar-koar tentang impian dan kesuksesan, namun tidak pernah melakukan apapun untuk mencapai hal tersebut.

generasi micin milenial x y zBahaya doktrin sukses di usia muda

Kita pasti sering melihat banyaknya contoh para pengusaha muda yang sukses sedini mungkin, mulai dari cerita-cerita sukses di internet, para motivator dan media yang selalu memarakkan kesuksesan di usia muda, bahkan pemerintahpun semakin menggalakan program-program entrepeneurship di Indonesia, yang jadi masalahnya adalah banyak orang yang akan menjadi korban karena asal nekat ikut-ikutan mencoba bisnis (padahal mereka ga ngerti harus ngapain) cuma gara-gara liat artikel anak SMA sukses jualan slime beromset puluhan juta/bulan, mereka ga belajar apakah cerita itu real atau tidak, mereka ga belajar proses yang betul-betul diperlukan untuk menjadi pengusaha yang beneran bisa sukses secara nyata.


Saya punya teman yang langsung membuka bisnis digital marketing setelah lulus kuliah (dan akhirnya gagal), saya tanya kepada dia kenapa mau langsung buka usaha digital marketing (karena menurut saya skill dan pengalaman dia didunia digital masih minim), dia menjawab “karena gw mau sukses semuda mungkin, gw mau jadi miliarder sebelum usia 25”, sebenarnya alasan dia bagus-bagus aja, ga ada yang salah dengan keinginan untuk sukses secepat mungkin, tapi sayang eksekusinya yang salah.

Banyak sekali anak muda melakukan kesalahan yang sama dengan teman saya tersebut, mau sukses berbisnis tapi ga membangun skill atau pengalaman yang diperlukan, main langsung terjun aja, pinjam/cari modal sana sini, hire karyawan, bikin brand dan badan usaha, tapi ga punya dan ga menjalankan apa yang betul-betul penting yaitu skill dan proses.

Ga heran banyak blogger mau sukses tapi ga mau belajar SEO, content marketing, dan sosial media marketing, banyak youtuber mau sukses tapi ga belajar algoritma YouTube, cara bikin/desain thumbnail, dan edit video, mereka cuma suka hasilnya tapi ga mau ngejalanin prosesnya, mereka mau jadi miliarder di usia 25 tapi ga mau ngelakuin hal-hal yang diperlukan untuk membuat mereka jadi miliarder di usia 25. Mereka terlalu sering mendengar doktrin sukses di usia muda, jadi pengusaha sukses semuda mungkin, jadi miliarder sebelum umur 30, and some bullshit like that.

Sekarang pertanyaannya adalah apakah Anda diharuskan sukses di usia muda?

Apakah ada tekanan atau paksaan kalau Anda tidak sukses secepat mungkin maka hidup Anda akan berantakan? Apa yang ingin Anda buktikan dengan sukses sebelum umur 25? Memangnya orang-orang akan peduli dengan hal itu?

Saat kita melihat berbagai cerita tentang miliarder muda yang sukses seperti Mark Zuckerberg, mungkin sebagian dari kita merasa minder, iri, atau merasa menyia-nyiakan waktu yang ada, kita menjadi ga sabaran mau cepat-cepat sukses seperti Mark Zuckerberg, kita mau membuktikan ke orang-orang kalau kita bisa sukses secepat mungkin hingga akhirnya malah mengambil keputusan yang salah seperti memulai bisnis yang kita ga mengerti sama sekali dan gagal total.

Apa masalah Anda?

Kalau Anda termasuk salah satu orang yang ingin memulai bisnis supaya bisa cepat kaya, pertanyaannya adalah apa yang membuat Anda merasa terburu-buru ingin memulai bisnis dan cepat-cepatan sukses? Apakah Anda mau membeli Lamborghini? Kepada siapa Anda ingin membuktikan diri dengan menjadi cepat kaya? Apa yang akan Anda lakukan dalam beberapa tahun kedepan supaya bisa jadi seorang miliarder muda?

Banyak orang delusional yang mau jadi miliarder sebelum usia 25, padahal baru lulus kuliah dan belum memiliki pengalaman sama sekali. Secara logika hampir mustahil seseorang yang tidak memiliki modal dan pengalaman apapun di usia 22 bisa menjadi miliarder dalam 3 tahun kedepan (usia 25), kecuali Anda sanggup membuat startup seperti Facebook (faktanya Mark Zuckerberg sudah belajar coding sejak umur 8 tahun, tidak heran ia bisa membuat Facebook saat masih kuliah).

Bisnis bukanlah cara untuk cepat kaya

Kesalahan utama mindset orang-orang yang ingin memulai bisnis adalah mereka berpikir bisnis adalah cara tercepat untuk menjadi kaya, nope itu salah besar, bisnis adalah cara yang lama untuk mencapai kekayaan, kita harus perlahan-lahan membangun bisnis untuk bisa mencapai kebebasan finansial yang kita inginkan, kita harus sabar, kita harus bekerja sangat keras dan cepat, namun jangan berharap akan mendapat hasil yang instan, bahkan faktanya dalam bisnis nothing good will happen dalam beberapa tahun kedepan, boro-boro sukses, bisa bertahan atau menghasilkan profit saja belum tentu bisa.

Kunci terpenting dalam berbisnis adalah kita harus sabar dan kita harus mencintai proses yang ada, kalau kamu berharap bisa cepat kaya dengan membuat startup, you really play the wrong game, Anda harus menyukai proses membuat produk, proses marketing, memanage orang, membangun tim yang solid, dan yang terpenting mau bersabar serta konsisten dalam bertahun-tahun untuk mencapai hasil yang signifikan.

It’s really hard to make business

Cerita-cerita entepreneur sukses diluar sana tidak akan menjelaskan seberapa keras kita harus berusaha supaya bisa sukses, apalagi cara-cara real (teknis) yang diperlukan untuk menjadi pengusaha yang sukses, pada kenyataannya membuat bisnis itu sangat-sangat-SANGAAAATTTT sulit apalagi kalau kita belum memiliki modal, koneksi, skill, dan pengalaman apapun.

Inilah kesalahan fatal yang sering terjadi pada anak muda jaman sekarang, terlalu banyak disuapi oleh cerita-cerita sukses dan entrepreneurship sampai akhirnya lupa bahwa apa yang lebih penting adalah motivasi kenapa ingin berbisnis, apa cara-cara teknis yang diperlukan untuk membangun bisnis, eksekusi, kesabaran dan konsistensi dalam berusaha.

Memang kalau kita bicara mengenai bisnis ada 2 hal yang paling menarik untuk dibahas yaitu omset/pendapatan yang sangat banyak dan mengubah keadaan menjadi lebih baik, selama saya berkarir, saya selalu menemukan perusahaan/bisnis yang sukses adalah mereka yang fokus pada membawa perubahan yang lebih baik ketimbang mendapatkan uang yang sangat banyak, bukan berarti mencari uang sebanyak-banyaknya itu salah, namun bisnis bukanlah tentang uang semata, sejatinya orang berbisnis karena ada masalah yang ingin diselesaikan, ada solusi yang ingin ditawarkan dan tentunya ingin membuat perubahan serta membawa value yang berarti kepada masyarakat, jadi ingat baik-baik sebelum memutuskan untuk memulai bisnis, coba jawab pertanyaan berikut:

  • Apa masalah yang ingin Anda selesaikan?
  • Apa solusi yang lebih baik atau value yang bisa Anda tawarkan?

Jika Anda tidak bisa menjawab 2 pertanyaan diatas, lebih baik urungkan niat berbisnis Anda karena saya berani jamin you’ll not getting anywhere in life.

Jika Anda bisa menjawab kedua pertanyaan diatas, then start your business and good luck.


Related Posts: