Pilih Kerja Kantor, Freelance (Part Time), atau Usaha (Bisnis Sendiri)?


Dalam berkarir saya sudah menjalani berbagai pekerjaan mulai dari kerja kantoran 8 jam sehari (Senin-Jumat), menjadi freelancer full-time & part-time, dan juga membuka usaha/bisnis sendiri. Manakah yang paling enak antara kerja kantor, freelance, atau usaha? Jawaban saya semuanya enak selama apa yang kita kerjakan sesuai dengan passion/hobi/minat kita dan terlebih kita bisa berkembang selama prosesnya bukan sekedar kerja dan dibayar. Namun kalau disuruh memilih secara jangka pendek maka saya akan urutkan seperti ini:

  • Kerja kantoran
  • Freelance
  • Bisnis

Kerja kantoran paling enak karena ga pusing tinggal kerja tiap bulan pasti digaji, ditambah lagi penghasilan jadi karyawan full-time biasanya jauh lebih besar ketimbang kerja freelance atau merintis usaha baru, karena itu sebelum memulai bisnis saya bertahan pada pekerjaan dikantor selama bertahun-tahun, lalu mulai sedikit demi sedikit mencoba bisnis sambil mengerjakan beberapa proyek freelance sebagai penghasilan tambahan.

Bisnis adalah perang (war), kompetisi market semakin hari semakin ganas, punya ambisi saja tidak cukup untuk membangun bisnis yang sukses, kita juga harus punya waktu, usaha, modal (uang), dan keberuntungan untuk bisa sukses secara nyata, bahkan faktanya lebih banyak pebisnis yang gagal dibandingkan karyawan, artinya berani mengambil resiko saja tidak menjamin kesuksesan seseorang, pebisnis yang sukses tahu bagaimana caranya bermain pintar dengan resiko yang ada, jadi ga sekedar asal nekat tanpa pikir panjang.

Bagi Anda yang masih bingung memutuskan jalan karir Anda kedepannya, inilah beberapa kelebihan dan kekurangan bekerja/bisnis berdasarkan pengalaman saya selama menjalaninya.



Kelebihan bekerja dikantor (karyawan/employee):

  • Hidup jauh lebih tenang dan aman karena ada gaji yang masuk setiap bulan.
  • Tidak ada resiko apapun, kalau perusahaan bangkrut ya tinggal pindah kerja.
  • Ada tunjangan, bonus THR, kenaikan gaji, dan asuransi.
  • Kalau perusahaannya bagus, jenjang karir akan semakin menjanjikan walau kompetisinya pasti lebih sulit.
  • Bisa membangun koneksi (salah satu nilai plus terpenting) dan punya banyak relasi dengan teman dikantor.

Kekurangan bekerja dikantor (karyawan/employee):

  • Cenderung monoton dan membosankan (tergantung jenis pekerjaan dan perusahaan).
  • Penghasilan yang terbatas (gaji) dan hanya bisa berharap pada kenaikan sekian % per tahun (tergantung kontribusi kita dan penilaian atasan/perusahaan).
  • Gampang stuck terutama kalau kerjaannya sama terus gitu-gitu aja selama bertahun-tahun.
  • Posisi yang semakin terancam mengingat setiap tahun jumlah sarjana terus meningkat, revolusi AI (kecerdasan buatan) semakin maju, dan mulai banyak industri yang tergusur karena adanya berbagai inovasi teknologi, apalagi kalau skill/pekerjaan kita adalah sesuatu yang juga bisa dikerjakan oleh robot maka tinggal menunggu waktu sampai mesin-mesin ini menggantikan Anda.

Kelebihan bekerja freelance (part time/full time):

  • Punya waktu yang fleksibel, bisa kerja disaat yang kita mau sesuka hati.
  • Percaya atau tidak, diprediksikan 80% karyawan kantor diperusahaan akan tergantikan oleh freelancer, perusahaan memilih untuk meng-outsource pekerjaan yang ada pada freelancer karena dinilai lebih efisien (dari segi biaya) dan praktis, jadi kemungkinan besar para freelancer akan kebanjiran job dan peluang dimasa depan.
  • Bisa memiliki income yang tidak terbatas (sesuai dengan banyak/besarnya proyek yang diambil).

Kekurangan bekerja freelance (part time/full time):

  • Pemasukan yang tidak menentu, kadang bisa sibuk banget dengan proyek-proyek yang ada, kadang bisa sepi job dan nganggur ga jelas.
  • Pekerjaan yang selalu berubah-ubah, harus menyesuaikan dengan orang/klien baru, harus terus-terusan beradaptasi dengan sesuatu yang baru, ini bisa positif/negatif tergantung dari sudut pandang masing-masing orang.

Baca juga: Kelebihan & kekurangan freelance


Kelebihan bisnis atau usaha sendiri (entrepreneur):

  • Punya kebebasan 100% dalam menjalani hari-hari.
  • Lebih banyak belajar dan menemukan hal-hal baru saat berbisnis.
  • Bisa mewujudkan mimpi sendiri dan meraih kebebasan finansial.

Kekurangan bisnis atau usaha sendiri (entrepreneur):

  • Masa depan yang tidak pasti, belum lagi kalau usaha ga laku, customer ga ada yang beli, ga ada pemasukan, dan selalu dibayangi kegagalan.
  • Bakal 2x lebih capek dari karyawan kantor namun ironisnya penghasilan bakal jauh lebih sedikit dari gaji karyawan apalagi saat masih diawal baru merintis kemungkinan besar ga akan dapat apa-apa, boro-boro dapat penghasilan, yang ada malah keluar duit terus untuk menghidupi bisnis yang sedang dijalankan.
  • Bakal lebih gampang stres dan kesepian karena banyak beban finansial dan tekanan sosial.


Jadi mana yang lebih kamu suka, kerja kantoran, freelance, atau bisnis sendiri?

Intinya adalah mau kerja, freelance, atau usaha semua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sebagian orang mungkin lebih cocok jadi karyawan, bagi sebagian orang lainnya mungkin bisnis adalah pilihan yang tepat, kalau saya menyarankan lebih baik kamu coba jalani semuanya karena kamu ga akan pernah tahu sampai merasakannya sendiri, toh berbisnis juga bisa dilakukan sambil kerja/freelance dan banyak juga pegawai kantor yang punya bisnis sampingan disela-sela kesibukannya, jadi jangan batasi kemampuan kita karena sebenarnya kita bisa melakukannya kalau niat dan mau mencoba.

Menurut saya kalau kamu lebih memprioritaskan keamanan (safety) tentu kamu lebih cocok jadi karyawan, tapi kalau kamu lebih menyukai kebebasan (freedom) mungkin freelance/entrepreneur adalah jalan yang lebih baik, semua tergantung juga dengan kondisi/keadaan yang kamu miliki, ada orang yang jalan sukses karirnya hanya bisa melalui bisnis/usaha karena ngelamar kerja ga pernah keterima, atau sebaliknya orang yang sangat brilian dikantor tapi setiap merintis usaha malah gagal terus.

Saya sendiri awalnya nabung dulu dengan bekerja (pegawai), setelah punya tabungan yang cukup, baru saya coba mulai bikin usaha itupun sambil freelance juga untuk jaga-jaga kalau usaha saya ga menghasilkan, jadi jangan main ambil resiko asal bisnis dan ga punya pemasukan/tabungan cadangan untuk bertahan hidup apalagi kalau sampai ngutang (nope, sebaiknya jangan pernah memulai bisnis dengan utang/pinjam duit orang lain), saran saya kalau masih awam cobalah bisnis yang resiko dan modalnya kecil misal seperti buat toko online.

Akhir kata baik itu jadi karyawan, freelancer, atau entrepreneur semua memiliki jenjang karirnya sendiri-sendiri, semua bisa sukses dengan jalannya masing-masing, mungkin saja kesuksesan Anda ada pada perusahaan tempat Anda bekerja (karyawan), atau mungkin dengan memulai bisnis/startup sendiri, yang terpenting adalah coba dengarkan kata hati Anda, karena pada akhirnya hanya Anda sendirilah yang tahu kemana Anda harus pergi dan apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup Anda.

So good luck with your life.


Related Posts: