Cara Menjadi Jomblo Berkualitas yang Bahagia (Single & Happy)


Umumnya di Indonesia jomblo itu identik dengan kesengsaraan dan penderitaan (jomblo ngenes), tapi siapa bilang jomblo tidak bisa bahagia? Toh lebih baik single dan bahagia daripada berada dalam hubungan yang tidak membahagiakan dengan orang lain, memiliki pasangan juga tidak otomatis membuat diri Anda menjadi lebih bernilai/valueable sebagai manusia dibandingkan mereka yang single, daripada pusing mikirin status hubungan jauh lebih baik fokus dengan hidup dan karir Anda sendiri, walaupun single, jadilah jomblo berkualitas yang bahagia.

jomblo ngenesInilah cara supaya Anda bisa menjadi jomblo berkualitas yang bahagia:

Berhenti memikirkan masalah jodoh atau kejombloan Anda

Yang membuat jomblo-jomblo itu terlihat ngenes sebenarnya adalah karena mereka suka berlarut-larut dalam kesedihan, mereka suka menikmati penderitaannya sendiri, entah mengapa seperti ada rasa seolah menjadi “korban” kehidupan yang membuat mereka semakin depresi dan tidak henti-hentinya memikirkan soal jodoh.


Pertama tidak ada orang yang suka berhubungan dengan mereka yang sedang depresi, desperation is not attractive, Anda harus mengalihkan konsentrasi Anda ketempat lain, salah satu pilihan terbaik tentunya jatuh kepada karir dan kualitas hidup Anda. Daripada pusing memikirkan masalah jomblo/jodoh jauh lebih baik fokus dan energi yang ada digunakan untuk belajar, bekerja, membuat usaha, berkontribusi dalam kegiatan sosial dan semacamnya.

Selain itu meningkatkan kedekatan bersama teman/sahabat juga merupakan pilihan yang bagus, tidak jarang mereka yang sedang berhubungan/berpacaran malah kehilangan momen dan kebersamaan dengan teman-teman baiknya, intinya adalah jangan sia-siakan hidup Anda hanya untuk memikirkan soal cinta-cintaan.

Berhenti terlalu mengidolakan/menginginkan seseorang

Setiap orang pasti punya sosok pria/wanita idaman yang ingin dimiliki namun entah bagaimana kita tidak pernah bisa memilikinya dan sulit move on. Kabar baiknya adalah kemungkinan besar orang tersebut bukanlah orang yang betul-betul tepat untuk Anda, kita terlalu terpaku pada sosoknya yang “ideal” sehingga kita tidak lagi melihat mereka sebagai “manusia biasa” yang juga punya kekurangan, dan terus menggantungkan pikiran Anda untuk memilikinya hanya akan membuat Anda semakin depresi.

Jangan terlalu mengidolakan seseorang, berhentilah mendambakan/menginginkan sosok tersebut, Anda harus mengalihkan energi tersebut ketempat lain yang lebih produktif untuk hidup Anda. Daripada dikit-dikit bengong mikirin orang lain dan jadi gampang bawa perasaan (baper) tiap liat orang pacaran, lebih baik Anda coba lakukan hal-hal berikut:

  • Coba kejar passion yang sejak dulu ingin Anda lakukan
  • Buka bisnis/usaha sampingan untuk menambah penghasilan Anda
  • Belajar hal-hal baru seperti olahraga, seni, bahasa, atau bergabung dengan suatu komunitas
  • Mulai kerjakan projek-projek yang kreatif seperti membuat website/blog, komik digital, aplikasi, dll
  • Fokus pada pengembangan diri dan kesuksesan karir Anda

Do something productive for your life. Lakukan sesuatu apapun itu, banyak sekali potensi dalam diri Anda yang masih bisa digali dan dikembangkan, pada akhirnya jodoh yang berkualitas hanya datang kepada mereka yang hidupnya juga berkualitas (jomblo berkualitas).

Berpikir positif karena jodoh menanti Anda dimasa depan

menjadi jomblo idamanPercaya atau tidak dengan melakukan hal-hal diatas hidup Anda menjadi jauh lebih baik dan berkualitas, Anda akan menjadi orang yang lebih baik dan tentunya lebih menarik bagi orang lain, hidup ini bukan untuk meratapi kesendirian/kejombloan, Anda haruslah bahagia terlepas dari apapun status Anda.

Anda sendiri sudah cukup untuk bisa membuat hidup ini menjadi lebih baik dan membahagiakan, lebih bagusnya lagi adalah jodoh terbaik telah menanti Anda dimasa depan, jadi tetaplah optimis dan jalani hari-hari dengan penuh sukacita.



tips jomblo bahagiaKesimpulannya adalah menjadi jomblo tidaklah sehina dan semenderita yang kita bayangkan, kita bebas jalan dengan siapapun, ga perlu khawatir bersenang-senang dengan siapa saja, dan yang lebih penting adalah kita memiliki lebih banyak waktu untuk betul-betul mengembangkan potensi diri dan karir. Bukankah jauh lebih mudah memulai usaha saat kita masih muda dan belum memiliki tanggungan apapun, you have nothing to lose and everything to gain.

Berhenti mengeluh, jangan lagi malu dengan status jomblo Anda, karena toh pada akhirnya kita semua mencari kebahagiaan. Bersama dengan orang lain tidak menjamin hidup akan pasti bahagia, nikmati saja kesendirian Anda yang sementara ini dan mulai perbaiki kualitas hidup yang ada, dengannya disaat yang tepat jodoh tersebut akan datang melengkapi dan menyempurnakan kebahagiaan Anda.

Fun fact:

riset pernikahan

Grafik diatas adalah hasil riset dari perjalanan hidup 2.500 pasangan di Jerman selama 10 tahun, mereka yang memiliki pernikahan bahagia (no divorce) sejak awal memang sudah bahagia dengan hidupnya (bahkan sebelum mereka bertemu dengan istri/suaminya), kebalikannya mereka yang berakhir dengan perceraian (eventual divorce) cenderung memiliki rasa depresi/tidak bahagia dengan hidupnya.

Lucunya adalah kalau kita bertanya pada orang-orang mengenai nasihat dalam suatu hubungan, mereka akan berkata seperti “fokus pada kelebihan pasangan Anda”, “terimalah kekurangannya apa adanya”, dan semacamnya. Tidak banyak orang yang mengatakan bahwa pasangan bisa lebih awet dan bahagia karena masing-masing orang tersebut sudah bahagia dengan kehidupannya sendiri bahkan sebelum berpasangan (saat masih jomblo).

Padahal ini adalah hal yang sangat penting dalam suatu hubungan, secara tidak langsung ini berarti kita harus mengembangkan kualitas hidup diri sendiri terlebih dahulu sebelum kita memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas hubungan kita dengan seseorang. So, be happy with your life.

Baca juga: Mitos-mitos cinta yang harus Anda abaikan


Related Posts: