Investasi Online Terbaik yang Menguntungkan Untuk Dana Pensiun


Apa strategi investasi online yang paling bagus untuk meraih kebebasan finansial dimasa tua? Adakah investasi online yang benar-benar menguntungkan dan bisa dijadikan sebagai tabungan dana pensiun dihari tua? Kenyataannya memang menghasilkan uang dan menabung saja tidak cukup untuk menjamin kehidupan setelah pensiun, kita perlu membangun aset dan berinvestasi dengan cerdik, namun ingat terkadang tidak berinvestasi juga bisa lebih menguntungkan ketimbang melakukan investasi yang salah, jadi jangan sembarangan invest kalau Anda sendiri juga tidak mengerti bagaimana uang berputar dalam investasi tersebut.

Berdasarkan pengalaman saya setelah 3 tahun lebih berkecimpung didunia online, menurut saya investasi online (bukan konvensional loh ya kaya emas/tanah) yang berpotensi menguntungkan adalah:

1. Blog

Bagi saya blog bukanlah bisnis tapi cenderung lebih kearah investasi jangka panjang, mengapa? Karena biasanya hasil dari blog baru bisa dirasakan setelah bertahun-tahun, jika Anda punya uang lebih maka tidak ada salahnya memulai dengan membeli sebuah domain dan hosting, lalu sekedar iseng-iseng membagikan ilmu/pengalaman yang Anda punya atau bahkan sekedar curhat saja di blog, tidak ada ruginya sama sekali kok.


Kenapa blog bisa disebut sebagai investasi? Karena sifatnya yang sangat fleksibel. Blog adalah model bisnis online tertua yang masih bertahan dari sejak internet ditemukan sampai sekarang, tentu Anda pernah lihat sosial media yang sudah kadaluarsa (Friendster/MySpace), platform berbagi/sharing yang ketinggalan jaman, aplikasi chatting yang ketinggalan jaman, tapi apakah Anda pernah mendengar blog sudah ketinggalan jaman? No, bahkan populasi blogger termasuk blog perusahaan terus tumbuh pesat setiap hari.

Keuntungan berinvestasi di blog tidak terbatas karena Anda bisa melakukan apapun di blog, seperti:

  • Berjualan barang/produk
  • Memarketingkan suatu layanan/jasa atau bahkan diri Anda (skill)
  • Bisa dijadikan nilai lebih untuk CV/resume saat melamar kerja
  • Sebagai portofolio pribadi yang abadi
  • Memarketingkan apapun secara online (ya betul, APAPUN)
  • Menghasilkan uang secara pasif (ads/iklan, affiliate, CPA/CPC/CPM, native ad, sponsor, dll)
  • Membuat Anda lebih dikenal banyak orang (populer)
  • Dan tentunya berbagi apapun kepada visitor blog Anda

Bahkan beberapa pakar internet marketing pun mengatakan dalam 5-10 tahun kedepan semua perusahaan akan memiliki blog sendiri, dan bahkan setiap pengguna internet dan sosial media akan cenderung aktif membangun brand melalui blog pribadinya. Namun tentu Anda juga tidak perlu memaksakan diri membuat blog kalau Anda tidak tertarik atau tidak suka menulis sama sekali.

Estimasi biaya investasi yang Anda perlukan untuk membuat blog paling hanya 1-2 juta dalam setahun, tentu harga yang sangat murah mengingat banyaknya manfaat yang bisa blog itu berikan kepada Anda dimasa depan.

Keuntungan dimasa pensiun:

Banyak para blogger tua (pekerja kantoran yang sudah pensiun) yang menggunakan blog untuk berbagi ilmu, membagikan pengalaman, dan bahkan bisa menjual ilmu-ilmunya kepada orang lain dalam bentuk e-book/kursus pelatihan. Selain itu kita juga bisa memonetize blog dengan banyak cara.

2. Toko online (marketplace)

Tentu salah satu investasi online yang tidak kalah menarik selain blog adalah toko online (online shop), bukannya bakal butuh modal banyak kalau buat toko online? Ya, memang perlu modal tapi saya tidak bermaksud untuk membuat Anda menjadi pengusaha online shop, disini saya lebih menekankan pada membangun reputasi online shop entah itu dimarketplace seperti Tokopedia/Bukalapak maupun website sendiri.

Faktanya di Indonesia marketplace (Tokopedia/Bukalapak) sudah mendominasi dunia belanja online, tidak ada salahnya kita ikut membuat toko disana dan membangun reputasi sedikit demi sedikit. Mengapa kita perlu melakukannya? Karena realitanya kemungkinan besar semua transaksi online nantinya akan terjadi di marketplace seperti Tokopedia/Bukalapak, tidak ada lagi kompetitor yang kuat bertahan (budget habis terbakar) dan akhirnya Tokopedia/Bukalapak akan menjadi standar default untuk segala transaksi jual-beli online di Indonesia.

Nah tentu kita tidak boleh melewatkan peluang itu begitu saja, bukan berarti kita harus jadi pedagang, namun tidak ada salahnya Anda mulai membuat nama toko dan menjual barang apapun yang bisa dijual seperti barang bekas, barang-barang tidak terpakai, dan apa saja yang masih laku dijual, karena percayalah akan jauh lebih sulit menjual sesuatu secara online nantinya jika Anda terlambat membangun reputasi diplatform tersebut, fakta dilapangan sudah membuktikan banyak toko-toko dan gerai offline yang mulai gulung tikar alias bangkrut karena semua konsumen lebih suka membeli secara online, toh ngapain capek-capek datang ke toko belum lagi kena macet, panas, dan harga juga lebih mahal, bahkan para pedagang di mall pun sudah mulai panik dengan adanya revolusi belanja online di Indonesia.

Lebih bagus lagi kalau Anda bisa membangun brand dan website sendiri, namun untuk pemula yang tidak mau mengeluarkan modal, membuat toko di marketplace saja sudah lebih dari cukup, saya sendiri awalnya cuma iseng-iseng bikin akun dan toko di Tokopedia, jualan barang bekas seperti HP dan laptop bekas, ternyata seiring berjalannya waktu barang yang kita jual akan lebih cepat laku kalau sebelumnya kita sudah memiliki reputasi penjualan yang baik, bahkan saya sudah 2x menjual HP bekas hanya dalam 5 menit (setelah diposting) langsung diorder dan sudah dibayar oleh pembeli di Tokopedia (true story), intinya adalah tidak ada salahnya (toh gratis juga) membangun reputasi di marketplace karena nantinya akan lebih mudah bagi kita menjual barang secara online dimasa depan (investasi).

Keuntungan dimasa pensiun:

Dihari tua kita masih bisa menghasilkan uang dengan menjual semua barang bekas yang ada dirumah/gudang, bahkan kita juga bisa membantu menjualkan barang teman/keluarga kita dengan lebih mudah karena reputasi yang selama ini telah kita bangun, dan ini semua bisa dilakukan dengan santai dirumah via laptop/smartphone Anda.

3. Freelance online

Diperkirakan dalam 10 tahun mendatang 80% perusahaan yang ada akan menggunakan jasa freelancer untuk menggantikan pekerjaan karyawan dikantor, sebagian besar pekerja kantoran akan tergusur oleh para freelancer online ini, mengapa? Pertama jelas dari segi harga lebih murah, yang kedua jauh lebih efisien (ga ada lagi istilah gabut, karena dibayar berdasarkan hasil kerja).

Di Indonesia ada marketplace freelancer seperti Sribulancer dan Projects, mulailah bangun reputasi disana jika Anda masih ingin bekerja paruh waktu dimasa tua, banyak talenta-talenta hebat yang terbuang sia-sia hanya karena masalah umur, padahal umur bukanlah batasan sama sekali dalam bekerja apalagi secara freelance dan online, lebih baik lagi jika Anda bisa membangun portofolio online dengan membuat blog/website/karya di sosial media.

Keuntungan dimasa pensiun:

Salah satu keuntungan berkompetisi didunia freelance online adalah perusahaan/owner tidak terlalu mempermasalahkan pendidikan, gelar, usia dan bahkan latar belakang Anda, yang terpenting Anda punya reputasi/portofolio dan bisa melakukan apa yang diminta. Tentunya setelah pensiun dihari tua akan jauh lebih sulit bagi kita mencari/melamar pekerjaan keberbagai perusahaan karena faktor beban tunjangan (gaji) dan kompetisi yang ada (fresh graduate S1 setiap tahun terus tumbuh di Indonesia). Tidak ada salahnya kita menjadi freelancer online karena sangat disayangkan kalau skill yang sudah kita miliki tidak kita gunakan dan maksimalkan hanya karena faktor usia.

Baca juga: Cara membangun portofolio dan reputasi dari nol

Investasi online ini hanya cocok untuk Anda yang masih ingin sesekali bekerja/berkarya dihari tua, apakah setelah pensiun Anda tidak ingin menghasilkan uang dengan memanfaatkan waktu senggang yang ada sama sekali? Kalau Anda hanya ingin bersantai-santai saja setelah pensiun/tua mungkin lebih cocok mencoba investasi yang pertama (blog) dan kedua (online shop).


Related Posts: