Cara Meletakkan Iklan Native Ads di Atas, Tengah, Akhir Postingan


Buat kamu blogger-blogger yang menggunakan iklan (display ads) mungkin masih bingung bagaimana cara menempatkan/meletakkan kode iklan supaya tampil diatas, tengah paragraf, dan diakhir postingan artikel. Khususnya buat kamu para publisher AdSense yang ingin menaruh iklan native (in-article ads) ditengah-tengah artikel, kamu bisa baca tips-tips berikut ini untuk menaruh script ad code kamu dengan benar.

iklan native ads adsenseGoogle AdSense sekarang memiliki 4 jenis ad unit, yaitu:

  • Text & display ads = iklan AdSense biasa yang formatnya antara teks tulisan/iklan baris dan gambar/iklan banner/gif.
  • Matched content = fungsinya untuk merekomendasikan artikel-artikel lain diblog kamu (related post), publisher dengan jumlah trafik tinggi juga bisa menggunakan fitur tambahan (allow ads) untuk meletakkan iklan pada matched content.
  • In-article ads = iklan native yang user friendly dan akan membaur ditengah-tengah artikel, sangat cocok untuk digunakan pada blog dengan trafik mobile yang tinggi.
  • In-feed ads = iklan native yang biasa diletakkan diantara list artikel/produk.

Buat kamu yang bertanya kenapa matched content blognya tidak terdapat iklan, itu karena hanya publisher tertentu saja yang bisa menampilkan iklan diantara matched content, yang saya dengar kabarnya blog kamu harus memiliki sekitar 10.000 visitor/hari untuk bisa mendapatkan fitur “allow ads” tersebut. Alternatif lain buat kamu yang ingin menampilkan iklan di sela-sela artikel rekomendasi bisa coba gunakan in-feed ads namun teknisnya bakal lebih sulit karena harus otak-atik kode pada bagian related post.

Sebelumnya perlu diingat disini saya membagikan tips untuk para pengguna WordPress, jadi buat kamu yang menggunakan CMS lain seperti Blogger, dll mungkin tips ini tidak berlaku untuk kamu. Back to the topic, berikut ini adalah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk menempatkan iklan Adsense atau iklan display lainnya diblog kamu dengan baik dan rapi. Kita akan mulai dari cara yang paling mudah (khusus blogger awam) sampai cara yang lebih sulit/teknis (sedikit otak-atik code).


1. Gunakan template WordPress yang support AdSense (ads friendly)

Buat kamu yang ga mau ribet sama urusan kode dan otak-atik template, sangat disarankan untuk langsung menggunakan template jadi yang memang sudah ads/AdSense optimized, kamu bisa cari dengan cara search theme dengan keyword “ads” atau “adsense” biasanya akan muncul template/theme yang sudah dimodifikasi khusus untuk pengguna AdSense atau publisher lain, salah satu contoh theme yang mendukung ads optimized adalah SuperAds.

Keuntungan terbesar menggunakan theme yang sudah ads optimized adalah kamu akan terhindar dari eror saat meletakkan kode iklan, tampilan iklan diblog juga akan lebih rapi, dan yang paling penting ukuran iklan akan disesuaikan baik untuk pengguna mobile, tablet maupun desktop (responsif dan fleksibel).

2. Gunakan plugin untuk meletakkan kode iklan

Buat kamu yang udah terlanjur cinta sama theme kesayangannya dan ga mau gonta-ganti template lagi, namun kamu juga kurang ngerti edit theme secara manual untuk masukkin kode iklan, maka disarankan menggunakan plugin yang bisa meletakkan iklan ditengah artikel.

iklan widget wordpressBiasanya kita bisa meletakkan iklan pada setiap theme dibagian settingan widget.

  • Primary –> pasang kode disini untuk meletakkan iklan dibagian sidebar
  • Subsidiary –> biasanya ini adalah bagian footer (paling bawah)
  • After Singular –> ini adalah bagian setelah postingan/akhir artikel sebelum komen

Kalau kamu masih merasa widget saja belum cukup, misal kamu ingin menaruh iklan dibawah judul artikel dan ditengah-tengah paragraf kesekian, maka cobalah cari plugin untuk meletakkan kode ditengah (in-post ads), tinggal search plugin dan ketik “adsense” biasanya akan keluar macam-macam plugin yang bisa kamu pilih untuk meletakkan kode iklan secara otomatis.

Saya sendiri dulu menggunakan plugin resmi dari Google AdSense namun sayang sejak April 2017 plugin tersebut sudah dihentikan, dan sebagai alternatifnya Google menyediakan fitur QuickStart ads dimana kamu tinggal masuk ke dashboard AdSense akun kamu, masuk ke My ads –> Page-level ads dan aktifkan fitur QuickStart.

cara cepat pasang iklan adsenseJujur saya tidak merekomendasikan menggunakan fitur ini karena berdasarkan pengalaman saya iklannya sering eror dengan theme WordPress, saya juga kurang merekomendasikan menggunakan plugin dari pihak lain yang bukan dari Google, namun bukan berarti semua plugin-plugin diluar itu jelek dan tidak layak dicoba, jauh lebih baik kamu cek dulu review-review plugin tersebut dan pastikan pluginnya compatible dengan theme WordPress blog kamu.

3. Cara manual (tanpa plugin)

Harap diingat baik-baik sebelum mengimplementasikan tips berikut, lebih baik kamu backup dulu data-data blog kamu untuk berjaga-jaga kalau terjadi script eror karena kesalahan saat mengedit kode pada template blog kamu.

Note: cara ini belum tentu berlaku untuk semua jenis theme WordPress karena settingan kode dan function tiap template berbeda-beda, jadi sebelum coba-coba lebih baik backup dulu data-data kamu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara manual memasukkan kode iklan AdSense diatas artikel (bawah judul):

Masuk ke dashboard WordPress –> Appearance –> Editor –> pilih Post.php

Lalu massukan script iklan diatas kode ini:

<div class=”entry-content”>

Cara manual memasukkan kode iklan Adsense ditengah artikel (diantara paragraf):

Masuk ke dashboard WordPress –> Appearance –> Editor –> pilih Functions.php

Lalu masukkan script ini dibagian paling bawah (sebelum tanda >?):

add_filter(‘the_content’, ‘mte_add_incontent_ad’);
function mte_add_incontent_ad($content)
{ if(is_single()){
$content_block = explode(‘<p>’,$content);
if(!empty($content_block[3]))
{ $content_block[3] .= ‘(masukkan kode iklan disini)’;
}
for($i=1;$i<count($content_block);$i++)
{ $content_block[$i] = ‘<p>’.$content_block[$i];
}
$content = implode(”,$content_block);
}
return $content;
}

Ganti (masukkan kode iklan disini) dengan kode iklan AdSense kamu, perlu diperhatikan pada bagian

if(!empty($content_block[3]))
{ $content_block[3] .= ‘(masukkan kode iklan disini)’;

angka [3] diatas menandakan paragraf ketiga, jadi iklan akan tampil dibawah paragraf ketiga, kalau kamu mau menempatkan iklan setelah paragraf kelima atau keenam maka tinggal ganti saja angkanya dengan [5] atau [6].

Bagaimana kalau terjadi eror saat kita memasukkan kode diatas?

Ingat seperti yang saya katakan sebelumnya, cara ini belum tentu berhasil untuk semua jenis theme, karena codingan dan function setiap theme berbeda-beda, biasanya yang terjadi kalau eror adalah website kita crash dan tidak bisa diakses, kita bahkan tidak bisa mengakses dashboard wordpress untuk menghapus editan yang baru saja kita masukkan, kurang tanda titik koma saja pada editor bisa menyebabkan website kita crash/eror sepenuhnya.

Namun jangan takut, untuk memperbaikinya kamu tinggal masuk saja ke cpanel dan masuk ke file manager, setelah itu masuk ke:

Public.html –> wp-content –> themes –> (theme blog kamu) –> lalu edit bagian file yang tadi bikin eror (misal function.php)

Kamu tinggal hapus saja bagian yang tadi menyebabkan website kamu crash, dan kamu bisa kembali mengakses website dan dashboard WordPress seperti biasa.



Itulah tadi cara-cara menempatkan iklan AdSense di awal, tengah, dan akhir postingan, tips diatas juga berlaku untuk semua jenis kode display ads, namun tetap yang paling penting adalah jangan lupa untuk membackup data blog kamu karena kesalahan sangat mungkin terjadi khususnya saat kita memasukkan kode menggunakan cara manual tanpa plugin.

Akhir kata semoga artikel ini bermanfaat. Good luck.


Related Posts: