Cara Tahu Apakah Dia Orang yang Tepat (Ramalan Jodoh / Cinta)


Bagaimana cara mengetahui apakah seseorang cocok untukmu atau tidak? Bagaimana kita bisa yakin kalau memang dia adalah orang yang tepat? Apakah betul dia adalah penantian jodoh yang selama ini kita cari? Apakah cinta sejati itu ada? Jawaban simpel dari semua pertanyaan diatas adalah komunikasi. Buat kamu yang masih percaya sama mitos-mitos cinta, ramalan-ramalan jodoh/cinta yang cenderung bullshit, apalagi sampe ngarep pergi kedukun santet, segeralah bertobat, di kehidupan nyata (real life) masalah cinta tidak akan berjalan sesuai quotes-quotes alay kekinian yang sering kita dengar di Instagram. Semua perkara hubungan baik masalah jodoh/percintaan diselesaikan dengan komunikasi dan observasi.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah dia adalah orang yang tepat untukmu (ingat ini bukanlah ramalan jodoh/cinta) adalah dengan bicara. You talk a lot about everything. Kamu mulai membicarakan tentang tujuan, rencana masa depan, kamu mulai bicara ingin seperti apa hubungan kamu dengan dia kedepannya, bahkan kamu juga membicarakan hubungan kamu dimasa lalu, kuncinya adalah komunikasi. Kalau tidak ada terbesit dipikiranmu atau pasanganmu untuk membicarakan hal-hal ini, bisa 100% dikatakan bahwa hubungan kamu cuma cinta monyet alias main-main. Kamu akan membicarakan hal-hal yang detil seperti lebih ingin tinggal dimana, gaya hidup seperti apa yang ingin kamu nikmati, termasuk agama dan kepercayaan masing-masing, dan seiring berjalannya waktu kamu akan menemukan berbagai perbedaan dan ketidakcocokan dengan pacar/pasangan kamu.

Apakah saat berbicara kamu bisa saling mengerti satu sama lain atau malah kamu masih kesulitan mengartikan kode/komunikasi yang pasangan kamu ingin sampaikan? Lalu bagaimana cara kalian menyelesaikan masalah? Apakah lewat komunikasi atau cenderung ngambek-ngambekan seperti anak kecil? Apakah saat masalah terjadi kalian melihat diri kalian sebagai pasangan (satu kesatuan) yang harus menyelesaikan masalah bersama, atau malah memisahkan diri sendiri-sendiri dan berusaha menyelesaikan masalah itu sendirian?

Intinya adalah cara terbaik pertama untuk mengevaluasi kecocokan diantara kalian berdua adalah dengan komunikasi, sebagian besar orang terlalu gengsi atau tidak nyaman untuk menceritakan kehidupannya termasuk pengalaman cinta masa lalunya, yang dimana ini bisa sangat berbahaya, masa lalu seseorang membentuk siapa diri mereka sekarang, dan mayoritas orang cenderung mengulangi sifat/kelakuan yang sama dengan pola hubungannya dimasa lalu, sehingga cara pasangan kamu memperlakukan mantan-mantannya bisa menjadi petunjuk penting tentang bagaimana cara ia akan memperlakukanmu dalam hubungan kalian. Jika seseorang menolak untuk membicarakan tentang hubungannya di masa lalu, atau dia hanya berkata hal-hal yang buruk tentang mantannya, itu bisa menjadi pertanda yang buruk bagi Anda.


cinta monyet alayKesimpulannya adalah untuk mengetahui apakah dia orang/jodoh yang tepat untuk Anda adalah:

  • Komunikasi. Perhatikan apa yang sering Anda bicarakan, apakah didalamnya ada rencana masa depan atau tidak. Jika tidak, kemungkinan besar kamu/dia memang tidak serius menjalani hubungan ini dan mungkin kisah cinta kalian tidak akan berlangsung lama.
  • Masalah. Apakah kalian menghadapi masalah secara bersama sebagai pasangan atau sendiri-sendiri, kalau kalian masih menganggap masalah lu ya masalah lu, masalah gw ya masalah gw, bisa dikatakan kalian bukanlah pasangan.
  • Keterbukaan. Seberapa jauh kamu mengenal pasanganmu, kalau masih banyak rahasia atau hal-hal yang tidak terduga kamu lihat dari dirinya, mungkin memang selama ini kalian belum mengenal satu sama lain, yang artinya itu adalah kartu merah (a big red flag).

Pada akhirnya masalah cinta itu memang lebih kompleks dan tidak bisa dibahas sepenuhnya dalam satu artikel saja, namun kunci terpenting dalam menjalin hubungan apapun dengan sesama manusia adalah komunikasi. Jadi daripada masih berharap pada ramalan jodoh atau artikel tentang percintaan untuk mendapat pencerahan, lebih baik segera temukan sendiri dengan bicara pada pasanganmu, dengan komunikasi, dengan keterbukaan, karena semakin sering kalian bicara semakin kalian yakin apakah dia orang yang tepat untukmu atau tidak.


Related Post: