Cara Menghilangkan / Mengatasi Rasa Iri Hati, Cemburu & Dengki


Rasa iri hati, cemburu, dan dengki adalah hal yang sangat wajar terjadi pada kita, bahkan terkadang emosi tersebut bisa memotivasi kita menjadi pribadi yang lebih baik, namun seringkali kita merasa kecewa/terpuruk karena terlalu lama larut dalam perasaan tersebut, ketika kita melihat foto-foto Instagram orang lain, saat kita melihat kehidupan mewah dan bahagia orang-orang dan membandingkannya dengan diri sendiri, kita cenderung merasa sedih, tidak relevan/signifikan, dan tentunya iri, karena itu kita perlu dengan segera mengatasi & menghilangkan rasa iri hati apalagi kalau kita mulai dengki dengan seseorang jika didiamkan lama-kelamaan kita berpotensi menjadi haters yang akhirnya terus ngurusin hidup orang lain sampai lupa ngurus hidupnya sendiri.

Pada prakteknya mengatasi emosi memang tidaklah mudah, tapi tentu kita harus move on dan segera mengatasi rasa cemburu ini, mulai fokus dengan hidup kita sendiri, mengimprove diri kita dan menjadi lebih baik. Jadi bagaimana cara supaya kita bisa menghilangkan rasa iri hati/cemburu/dengki ini? Lakukanlah beberapa hal berikut:

1. Sebisa mungkin hindari sosial media

Sosmed adalah tempat dimana orang-orang memamerkan kehidupan sosial mereka yang sebagian besar adalah “setting up”, orang hanya akan memposting sesuatu yang bagus dan layak dipamerkan di sosial media, tentu mereka tidak akan post kesedihan, cacat dan aib yang mereka miliki, mungkin Anda tidak tahu dibalik foto tawa ceria kehidupan mereka terdapat masalah berat yang sedang mereka jalani, jadi kalau Anda tipe orang yang gampang iri melihat orang yang suka pamer lebih baik jauhi sosial media.


Alternatif lain jika Anda tidak bisa menghindari sosmed (misal karena pekerjaan Anda sosial media marketing, digital agensi, youtuber, dll) maka Anda tinggal block, unfollow, unfriend, unsubscribe orang-orang yang sering bikin Anda jeles, selain itu jangan suka terlalu banyak komentar di sosmed karena kolom komen adalah tempat paling sensitif dan penuh emosi apalagi berdebat sama netizen itu tidak akan pernah ada habisnya, jadi kalau Anda lihat ada youtuber/vlogger pamer rumah 3 M, kalau baru melihat judul title dan thumbnailnya saja sudah emosi, ya lebih baik ga usah ditonton/dilihat karena pasti bikin Anda tambah dengki sendiri, apalagi kalau sampai komen dan mulai menghujat. Just get out.

2. Cari kerjaan dan sibuklah dengan diri sendiri

Kalau ada yang bertanya: Kenapa sih di Indonesia banyak haters yang suka ngurusin kehidupan sosmed para publik figur? Ga di Instagram, Twitter, YouTube ada aja haters yang suka sirik sama orang lain. Jawabannya ya karena haters itu kepo, kenapa mereka kepo? Karena mereka ga ada kerjaan alias ga punya kesibukan sendiri jadinya nyinyirin orang lain terus.

Daripada terus-terusan nontonin hidup orang lain, lebih baik fokus sama kehidupan sendiri, ingat loh waktu dan perhatian kamu terbatas, jangan sia-siakan itu untuk orang lain yang bahkan kamu ga kenal sama sekali, cari kesibukan sendiri, cari kerjaan, karena percaya atau engga kamu akan jadi orang yang super kepo kalau kebanyakan nganggur dan ga ada kerjaan, apa aja diurusin dan dimasalahin, ga ada masalah malah cari masalah sendiri, jadi jangan pasif dalam hidup ini, kalau kamu ga tau mau ngapain, coba baca artikel ini:

Baca juga: Mencari tahu apa yang ingin kita lakukan dalam hidup

Belajar mengubah emosi negatif yang ada menjadi lebih positif.

Daripada rasa iri/dengki kita pakai untuk menghujat orang lain, coba belajar menghargai orang lain yang lebih berhasil dari Anda, saat kita melihat orang sukses ada 2 hal yang bisa terjadi antara kita cemburu dengan kesuksesan mereka atau kita jadi terinspirasi, cobalah merubah emosi negatif dari iri menjadi bersyukur, dan dari dengki menjadi termotivasi untuk jadi lebih baik.

3. Syukuri apapun yang sudah Anda miliki dan have fun

Bersyukur adalah obat dari segala emosi negatif yang ada, gratitude is the best feeling in the world, dan kabar baiknya adalah Anda bisa bersyukur sekarang detik ini juga, bersyukur adalah pilihan, pilihlah untuk bersyukur.

Mungkin kedengarannya simpel, tapi kita juga perlu usaha untuk mempertahankan rasa syukur, mulai dari menghindari orang-orang yang negatif, bergaul dilingkungan dan orang-orang yang positif, menjaga kesehatan tubuh, dan yang paling penting jangan lupa bersenang-senang (have fun).

Banyak orang yang hidupnya terlalu serius karena pekerjaan dan semacamnya sampai lupa have fun dengan kehidupannya, have fun ini tidak perlu sesuatu yang mahal seperti liburan atau makan direstoran mewah, have fun bisa dengan main game bareng teman, berolahraga, mencoba kuliner baru, pergi berenang kepantai, mendaki gunung, atau bahkan sekedar malas-malasan tidur dirumah sambil nonton drama/movie.

Intinya adalah jangan lupa mensyukuri nikmat yang telah diberikan dalam hidup Anda, terkadang sebagian besar dari kita lupa menikmati berbagai kemudahan yang ada karena kita selalu membandingkan diri kita dengan orang lain yang “kita pikir” lebih daripada kita, kita selalu merasa rumput tetangga lebih hijau sampai lupa menikmati rumput kita sendiri yang sebenarnya sama nikmatnya.

4. Fokuslah mengembangkan diri dan berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Salah satu penyebab kita gampang iri, cemburu, emosi, dan dengki pada orang lain adalah karena kita membandingkan mereka dengan diri kita sendiri, saat kita merasa inferior atau dibawah, kita cenderung sensitif dan gampang baper/jealous, ga mungkinkan kita iri sama kehidupan pengemis atau orang yang kehidupannya ada dibawah kita, karena itu kita juga perlu naik level dan fokus pada pengembangan diri sendiri, lagipula walaupun kita berusaha untuk tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain, tetap saja orang lain akan membandingkan diri kita dengan yang lain, contoh calon mertua pasti akan ngebandingin kamu dengan mantan pacar kamu, atau orang tua yang ngebandingin kamu sama saudara kamu, jadi jangan juga jadikan kata “ga perlu bandingin diri dengan orang lain” sebagai alasan untuk tidak berkembang.

Memang kita ga perlu membanding-bandingkan, tapi segala sesuatunya pasti akan dibandingkan sebagai tolak ukur standart dan kesuksesan, yang perlu kita lakukan adalah fokus pada diri sendiri dan kalaupun kita masih dibawah orang lain ga perlu kecewa karena kita sudah melakukan yang terbaik, jadikan perbandingan yang ada sebagai motivasi untuk berusaha semaksimal mungkin, bukan untuk supaya kita bisa diatas atau mengalahkan orang lain, jadilah versi terbaik diri Anda dan berhenti membandingkan diri dengan orang lain.



Itulah 4 cara bagaimana menghilangkan rasa iri hati dalam diri kita, akhir kata cobalah memahami apa hal-hal yang membuat kita iri/cemburu terhadap seseorang dan mulai belajar mengimprove diri sendiri supaya kita juga ga gampang kebawa emosi saat melihat sesuatu, ingat bahwa rasa iri itu sangat manusiawi, yang terpenting adalah bagaimana cara kita bereaksi terhadap emosi tersebut, apakah kita mau jadikan kecemburuan itu untuk sesuatu yang negatif seperti menghujat/membeci atau kita jadikan motivasi untuk terus maju dan menjadi lebih baik.

Choice is yours.


Related Posts: