Cara Mengatasi Visitor Pengguna Adblock / AdSense Blocker


Bagi Anda yang memonetize blog/website menggunakan iklan seperti AdSense, tentu akan sangat dirugikan dengan adanya adblocker yang disediakan oleh berbagai pihak seperti ABP dan UC browser, kita sudah capek-capek membuat konten tapi malah tidak bisa menikmati hasilnya karena banyaknya visitor/pengguna adblock yang mengunjungi dan memblokir iklan blog kita pada browser mereka.

Namun tidak perlu pesimis, masih ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk tetap dapat memonetisasi para pengguna adblock ini, disini saya akan coba bagikan 4 cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan/mengatasi visitor yang menggunakan adblocker pada situs Anda, yaitu:

1. Minta visitor mematikan adblocknya

Anda bisa gunakan detector yang mendeteksi visitor yang menggunakan adblocker dan memberitahu mereka untuk mematikan adblocknya, jika Anda pengguna WordPress maka banyak sekali plugin adblock yang menyediakan sarana untuk mendeteksi sekaligus memberi notifikasi untuk para pengguna adblock untuk mematikan blockernya.


Ada 2 jenis metode/pendekatan yang dilakukan oleh para publisher iklan, yaitu cara kasar dan cara halus.

  • Cara kasar biasanya pemilik website akan memberi notif via pop-up dan visitor jadi tidak bisa mengakses konten web tersebut selama mereka belum mematikan adblocknya.
  • Cara yang sedikit lebih halus yaitu konten mereka tetap dapat diakses oleh pengguna adblock, namun biasanya banner iklan yang terblokir akan diganti dengan banner notifikasi yang meminta secara halus kepada visitor untuk mematikan/memasukkan website tersebut kedalam white list adblocknya.

2. Gunakan jaringan iklan yang tembus adblock

Beberapa network advertising menyediakan iklan yang tetap tembus walaupun pengguna/visitor sudah memasang adblock pada browsernya, salah satunya adalah AdRecover.

Salah satu keuntungannya adalah kita tidak perlu khawatir lagi soal pengguna adblock yang ada karena iklan akan tetap muncul, namun syaratnya cukup sulit. Untuk AdRecover mereka hanya menerima publisher yang memiliki 5.000 ad blocked pageviews setiap harinya, artinya kita harus memiliki 5 ribu PV yang diakses oleh pengguna adblock dalam sehari, angka ini biasanya bisa tercapai kalau kita sudah memiliki trafik sekitar 1 juta visitor/bulan (estimasi pengguna adblock diblog kita adalah 10%).

3. Dibiarkan/diamkan saja

Ini adalah hal yang saya lakukan yaitu dengan membiarkan saja para pengguna adblock tetap dapat dengan bebas mengakses konten-konten blog ini, mengapa? Karena pada dasarnya mereka yang menggunakan adblock adalah orang yang sejak awal memang tidak ingin melihat iklan, daripada dipaksa mematikan adblock dan memperburuk pengalaman pengguna (bad user experience), toh mereka-mereka ini juga tidak akan mengeklik banner/iklan yang ada kalaupun adblockernya dimatikan, jadi sejauh ini saya diamkan saja.

Namun jika memang nantinya sangat banyak pengguna blocker diblog ini (faktanya Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna Adblock terbanyak dan terus bertumbuh setiap harinya), maka saya akan pertimbangkan untuk menggunakan AdRecover (no. 2) atau juga cara nomor 1 (cara halus).

Alternatif lainnya adalah kita bisa juga gunakan cara keempat yaitu …

4. Gunakan iklan mandiri

Memang jauh lebih sulit mendapatkan advertiser yang mau secara langsung memasang iklan banner di website/blog kalau trafik kita masih sedikit, tapi setidaknya masih bida dicoba karena jelas cara ini jauh lebih efektif dan menguntungkan ketimbang menggunakan network advertising (karena keuntungan 100% milik Anda, tidak dibagi lagi oleh pihak ketiga), Anda bisa gunakan format yang lebih friendly (native advertising) atau juga kerjasama dalam bentuk sponsored post.

Jika Anda menggunakan banner iklan mandiri, usahakan untuk menghindari penggunaan keyword “ad” atau “ads” pada gambar, text, title dan description/caption karena biasanya adblocker itu mendeteksi iklan dengan melihat nama script/file yang mengandung kata ad/ads dan memblokir konten tersebut.



Itulah 4 cara untuk menghilangkan atau mengatasi banyaknya visitor pengguna adblock di website/blog kita, tetaplah ingat kita harus selalu mengutamakan kualitas user interface (UI) dan user experience (UX) di blog kita, jika pemakai adblock disitus kita masih dibawah 10% saya sarankan lebih baik Anda diamkan/abaikan saja karena tidak akan berpengaruh banyak pada penghasilan, namun jika memang Anda mulai merasa rugi maka Anda bisa coba gunakan 3 metode lainnya.


Related Posts: