Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Secara Gratis


link buildingAdakah cara mendapatkan backlink berkualitas secara gratis dengan cara yang murni (white hat)?

Semua orang yang memiliki blog pasti mengerti bahwa mendapatkan backlink berkualitas adalah tugas yang paling sulit dalam SEO. Jika Anda berkunjung ke beberapa marketplace jasa di Indonesia seperti Projects misalnya, banyak sekali pemilik website/blog yang ingin membeli backlink (black hat) dengan range harga antara Rp 50.000,- s/d Rp 100.000,- per link entah melalui konten artikel (backlink), iklan di blog, dan teknik-teknik link building lainnya.

Masalahnya membeli link seperti itu (paid link) sangat tidak disukai oleh Google dan bisa mengakibatkan penalti dimasa depan, termasuk jika Anda bertukar link dengan sesama blogger dan melakukan blogwalking secara massal.

Pertama Anda harus paham dulu konsep dasar apa itu “backlink berkualitas”.


Backlink berkualitas adalah sebuah link menuju halaman blog/website Anda yang diberikan oleh pemilik website lain secara natural dan editorial. Artinya pemilik blog/website dengan sadar (sengaja) memberikan link itu kepada Anda tetapi sifatnya sukarela (bukan karena diminta/dibayar).

Inilah 3 ciri utama sebuah backlink berkualitas:

  1. Diberikan oleh pemilik blog lain secara sadar (editorial), lebih bagus lagi kalau link terdapat pada konten/isi artikel dan topiknya relevan dengan blog Anda.
  2. Prosesnya terjadi secara natural (organik), bukan karena adanya unsur kesengajaan dari Anda.
  3. Bersifat sukarela karena diberikan secara cuma-cuma (free).

Jelas sangat sulit bukan untuk mendapatkan backlink seperti itu?

Ya betul, memang sulit, tetapi bukan berarti mustahil.

Anda pasti sering mendengar istilah link building dimana kita dengan sengaja berusaha mencari cara/teknik supaya orang lain mau memberikan backlink kedalam blog kita, namun berhati-hatilah karena link building yang dilakukan berlebihan justru akan dianggap sebagai praktek SEO black hat oleh Google.

Hindarilah teknik link building seperti dibawah ini:

  • Membuat banyak akun diberbagai website/sosmed dan menanamkan link menuju blog Anda
  • Membuat blog dengan konten tipis (<5 artikel) hanya untuk menanam backlink ke blog utama, termasuk membeli blog dari orang lain untuk menanamkan backlink
  • Membeli backlink, termasuk memberikan hadiah untuk sebuah link seperti memberikan headset gratis supaya pemilik blog menulis review+backlink untuk blog Anda
  • Bertukar link dengan pemilik blog lain
  • Spam diberbagai forum dan blogwalking massal

Bukan berarti Anda tidak boleh melakukan link building sama sekali, tetapi jauh lebih baik Anda fokus pada distribusi konten secara natural ketimbang membangun link secara sengaja seperti cara-cara diatas. Utamanya prinsip dasar dalam mendapatkan backlink (off-page SEO) ada 2 yaitu:

  1. Link building
  2. Content marketing

The best link building is no link building. Cara terbaik dalam membangun backlink adalah dengan fokus pada teknik kedua yaitu konten marketing. Kita secara alami memarketingkan konten yang ada untuk mendapatkan backlink.

Apakah link building itu cara yang salah? Tidak, link building juga berdampak positif jika Anda lakukan dengan wajar. Beberapa teknik link building yang saya anjurkan adalah seperti:

  • Guest blogging di website yang sudah memiliki authority dan relevan dengan blog Anda
  • Submit artikel kesitus sosial bookmark yang memiliki standar kualitas tinggi (ada proses seleksi)
  • Smart blogwalking dan forum marketing dengan memberikan jawaban/informasi yang betul-betul berguna

Ketiga cara diataspun juga masih beresiko jika dilakukan secara berlebihan (spam), intinya apapun yang dilakukan secara massal dan tidak wajar akan mengakibatkan dampak yang negatif untuk blog Anda sendiri.

Karena itu saya lebih memfokuskan kepada distribusi konten (konten marketing), tenang saja, disini saya tidak akan memberikan saran-saran umum/boring seperti “konten is king”, buat konten berkualitas, dan bla.bla.bla.

Kita semua sudah mengerti bahwa kualitas konten adalah harga mati yang harus dibayar, namun selain itu masih ada beberapa cara lagi untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan backlink berkualitas secara gratis dan natural.

Inilah 5 cara mendapatkan backlink berkualitas secara murni (white hat) dan organik:


1. Buat konten untuk blogger

Pernahkan Anda bertanya-tanya, mengapa rata-rata keyword dengan persaingan tinggi (high volume) didominasi oleh blog seputar internet marketing?

Karena mereka memiliki target visitor seorang blogger. Memang apa pengaruhnya? Begini ilustrasi simpelnya:

Jika saya dan Anda sama-sama memiliki blog dengan 1.000 visitor/hari. Blog saya bertema internet marketing dimana rata-rata pengunjungnya mayoritas seorang blogger, sedangkan blog Anda bertema lifestyle/percintaan dimana mayoritas pengunjungnya adalah anak-anak muda biasa yang jarang memiliki blog.

Siapa yang kemungkinan lebih tinggi mendapatkan backlink dan memenangkan persaingan di mesin pencari? Jelas saya. Karena visitor saya mayoritas adalah seorang blogger yang sudah pasti memiliki blog dan kemungkinan saya mendapat backlink lebih tinggi ketimbang blog Anda yang dikunjungi orang-orang biasa yang mungkin hanya sebagian kecil dari mereka yang memiliki blog, paling-paling konten Anda hanya mendapat share di sosial media sedangkan kita tahu link dari sumber yang berbeda-beda itu jauh lebih penting daripada banyak link dari satu sumber yang sama.

Jika Anda memiliki puluhan ribu visitor namun masih bingung mengapa tidak kunjung mendapatkan backlink, jelas jawabannya simpel karena visitor Anda tidak memiliki blog/website.

Bukan berarti Anda harus mengubah tema/topik blog Anda menjadi niche khusus untuk blogger, namun Anda bisa membuat konten yang kemungkinan besar dibutuhkan/dicari oleh blogger lainnya seperti pembahasan gaya hidup/lifestyle seorang blogger, tipe-tipe blogger di Indonesia, tempat wisata favorit blogger dan semacamnya.

Blog Solusik ini juga membuat kategori blog dan monetisasi yang memang ditujukan kepada blogger-blogger di Indonesia. Walaupun jumlah trafiknya tidak sebanyak kategori bisnis dan motivasi, namun tidak jarang saya mendapatkan referensi (backlink) dari blogger lain yang membaca artikel-artikel di kategori tersebut.

Jadi tidak ada salahnya sesekali Anda membuat konten untuk seorang blogger, bisa berupa tips, pengalaman, dan apapun yang biasanya dicari oleh blogger-blogger lainnya.

Namun jangan juga memaksakan diri, kalau memang tidak relevan/memungkinkan maka Anda masih bisa menggunakan cara yang kedua yaitu …

2. Buat konten kontroversi yang berpotensi viral

Jangan berpikiran negatif dulu, tidak semua kontroversi itu pasti buruk dan bersifat adu domba, kontroversi juga bisa positif selama antara sisi pro dan kontra memiliki argumen yang berlandaskan logika (bukan emosi).

Misalnya seperti perdebatan antara smartphone Android dan iPhone, Anda bisa memihak/pro di sisi iPhone lalu menjelaskan kelebihan-kelebihan iOS dibandingkan Android, konten seperti ini biasanya memicu perdebatan (dalam arti positif) dan beberapa penggemar Android akan datang membela smartphone favoritnya dengan memberikan komentar dan semacamnya, semakin banyak komentar dan engagement membuat konten Anda semakin viral dan kemungkinan besar mendapat backlink secara tidak langsung.

Contoh beberapa artikel agak kontroversi yang pernah saya buat seperti:

Memang terkadang artikel kontroversi seperti ini sangat beresiko dan bisa mengundang kebencian (hate) dari para pembacanya. Pastikan Anda mengerti apa yang Anda bahas dan jangan menggunakan emosi dalam berargumen.

Anda bisa juga menjadi penengah (tidak memihak siapapun atau memihak keduanya), seperti menjelaskan masing-masing kelebihan dan kekurangan antara kedua sisi yang ada, misal seperti:

  • Kebahagiaan antara memilih uang atau passion
  • Pilihan karir antara mengejar passion atau memaksimalkan bakat/keahlian yang ada

Lalu ada juga cara yang lebih sedikit negatif yaitu dengan menyerang pihak tertentu, seperti “orang ini menyesatkan”, “si B adalah penipu”, “review negatif tentang smartphone X” dan lain-lain.

Contoh:

Dan yang paling negatif (tidak saya sarankan) dan sering sekali kita lihat adalah menyebarkan konten bohongan atau hoax.

Diluar sana banyak bisnis yang menggunakan teknik seperti ini, misalnya dengan membuat post “pengalaman saya mendapatkan diskon 99,99% dari A” padahal orang tersebut hanyalah orang dalam atau pihak marketing perusahaan A yang memang sedang melakukan black campaign/kampanye hitam, mereka menipu masyarakat dengan iming-iming diskon tidak masuk akal supaya memicu kontroversi dan menjadi viral.

Atau cerita-cerita sukses karangan yang biasa sering nongol di timeline Anda, setelah diselidiki lebih jauh tidak ada latar belakang yang jelas dan cenderung ditutup-tutupi karena memang itu hanyalah hoax. Namanya hoax pasti sekedar heboh, asal ada headline dan tidak peduli dengan kenyataan yang terjadi sesungguhnya

Kontroversi sendiri bukanlah cara yang bagus untuk jangka panjang, karena itu jangan terlalu mengandalkan kontroversi, sesekali boleh dilakukan selama masih dalam taraf yang wajar dan positif.

3. Membuat konten original berupa data, infografis, gambar, video, dll

Anda bisa membuat sesuatu yang original seperti gambar, infografis, atau data riset kecil-kecilan lalu mengijinkan pemilik website lain untuk menggunakannya di blog mereka dengan catatan mereka harus mencantumkan backlink ke sumber aslinya (blog Anda), atau gunakan watermark pada konten Anda.

Jika Anda merasa sulit membuat konten original seperti gambar/infografis, Anda bisa membuat e-book simpel dimana dalam e-book tersebut terdapat link menuju situs Anda dan sebarkan e-book tersebut secara gratis pada subscriber/followers Anda atau disosial media termasuk platform lainnya seperti slideshare. Membuat e-book tidaklah sulit, sama seperti membuat artikel pada blog, toh cuma formatnya saja yang Anda ubah.

Prinsipnya adalah Anda membuat sebuah konten/karya original yang bisa digunakan oleh orang lain dan mereka akan memberikan link kepada Anda sebagai sumbernya (original resource).

4. Buat fitur, produk atau jasa yang berguna untuk orang lain

Saya sebut ini projek sampingan. Terkadang sebagai blogger Anda juga harus fleksibel bukan hanya sekedar menulis, menulis, dan menulis. Cobalah lakukan hal lain diluar kegiatan menulis seperti menciptakan sebuah produk/jasa yang bisa digunakan orang lain.

Anda bisa membuat produk seperti aplikasi atau plugin wordpress entah gratis maupun berbayar, jika Anda memberikan pelayanan yang memuaskan maka mereka (customer) pasti akan merekomendasikan Anda, contohnya seperti:

“Tapikan buat produk/jasa seperti itu makan waktu dan tenaga yang banyak, bukannya malah tambah repot jadinya?”. Ya memang ada effort lebih yang harus Anda keluarkan untuk menjalankan projek sampingan seperti ini, namun tidak akan merepotkan kalau Anda memang sudah terbiasa dengan dunia internet dan blogging. Semuanya bisa dipelajari bahkan secara gratis di internet, tinggal masalah seberapa keras Anda ingin berusaha memajukan blog Anda sendiri.

Masih ada juga alternatif lainnya seperti membuat komunitas/mini forum dimana visitor dapat bertanya-tanya dan berdiskusi, contohnya:

  • StartupBisnis memiliki forum kecil untuk mini diskusi di halaman komunitasnya.
  • Portal kesehatan Alodokter juga memiliki fitur komunitas tanya dokter sehingga visitor bisa bertanya kepada dokter secara langsung.

Namun ini semua hanyalah opsi tambahan bukan keharusan. Tidak ada yang salah jika Anda hanya ingin fokus pada membuat artikel berkualitas dan mendistribusikannya secara alami.

5. Fokus pada membantu manusia bukan hanya sekedar trafik

Poin terakhir yang masih sering dilupakan banyak blogger yaitu membuat konten yang betul-betul berguna untuk visitor.

Pada akhirnya tujuan kita membuat blog (selain mencari uang) adalah untuk membuat pembaca/visitor mendapatkan manfaat dan value dari apa yang kita tulis.

Banyak blogger yang tidak begitu peduli dengan apa yang visitor dapatkan, mereka hanya ingin sekedar mendapatkan views dan trafik namun mengabaikan perasaan pembaca, artikel yang dibuat hanya bertujuan untuk mendapatkan posisi di mesin pencari atau sekedar viral.

Visitor itu manusia bukan robot, mereka akan merekomendasikan apa yang betul-betul bermanfaat untuk hidup mereka, mungkin sebagian ada yang terjebak clickbait/kontroversi, namun konten seperti itu cepat atau lambat pasti akan tenggelam seiring berjalannya waktu. Sebaliknya, konten yang bermanfaat sampai kapanpun akan terus dicari orang dan terlebih dibagikan oleh banyak orang.

Jadi selain hanya fokus pada SEO/keyword, Anda juga harus fokus dari sisi manusia. Toh ujung-ujungnya Anda membuat artikel untuk dibaca manusia bukan robot. Buatlah artikel yang berguna untuk manusia, optimasi SEO secukupnya, dan biarkan Google mengurus peringkat Anda secara natural.

Mindset utama Google dalam menampilkan hasil pencarian adalah konten yang relevan dan berguna untuk manusia. Selama Anda terus menempel dengan kedua value utama tersebut (relevan & bermanfaat) maka peringkat Andapun akan naik secara perlahan tapi pasti.



Akhir kata sabar dan rilekslah. SEO membutuhkan waktu, walaupun Anda sudah mempraktekkan semua ilmu SEO yang Anda ketahui, blog Anda tidak akan naik menjadi ranking 1 dalam semalam.

Biarkan proses ini terjadi secara organik, tetap fokus pada kualitas konten dan berpegang teguh pada mindset utama Google.

Google sendiri juga sebuah bisnis –> bisnis search engine. Tujuan mereka adalah menjadi mesin pencari yang memberikan hasil pencarian terbaik, relevan dan bermanfaat untuk pembacanya.

Selama Anda membuat konten yang relevan, bermanfaat, dan mendisitribusikannya dengan baik (no spam), maka Anda sudah berada dijalan yang benar. Tinggal masalah Anda terus konsisten membuat konten berkualitas di niche tersebut dan membangun authority secara bertahap.

Jadi lakukanlah tugas Anda sebaik mungkin, dan Google juga akan melakukan tugas mereka sebaik mungkin.

Good luck 🙂


Related Post: