Tips & Cara Terbaru Agar Blog Diterima Google AdSense (2017)


Bisa dibilang sampai saat ini AdSense masih menjadi primadona dan pilihan advertising terbaik untuk blogger-blogger dalam negeri. Jika Anda perhatikan media-media besar di Indonesia pun masih menggunakan AdSense sebagai pilihan monetize utama mereka, jujur dari pengalaman saya pribadi setelah mencoba berbagai jenis monetisasi setahun terakhir ini, Adsense tetaplah pilihan yang terbaik (menurut saya). Namun yang jadi masalah adalah semakin hari mendaftar AdSense semakin rumit dan sulit, boro-boro menghasilkan banyak uang, untuk bisa diterima (full approve) saja susahnya minta ampun. Lalu bagaimana cara agar blog kita bisa diterima Google AdSense di tahun 2017 ini?

Blog ini sendiri baru diterima Google AdSense pada awal tahun 2017 (awal Januari), setelah beberapa kali ditolak oleh Google dan terus menerus bergerumul di forum AdSense serta berbagai blog untuk mencari-cari letak kesalahan saya, akhirnya dengan beberapa perbaikan diterimalah blog ini sebagai publisher Google AdSense di tahun 2017.

Sebenarnya tidak ada yang tahu persis apa saja yang menjadi syarat Google dalam menerima publisher, kita hanya bisa menerka-nerka, tidak heran jika Anda mencari di Google/internet tentang cara agar blog diterima Google AdSense maka hasilnya akan berbeda-beda, ada yang bilang postingan harus banyak, ada yang bilang trafik harus tinggi, dan semacamnya (tergantung dari pengalaman blogger yang bersangkutan), maka dari itu saya disini hanya membagikan dari perspektif saya pribadi yang baru saja diterima oleh AdSense (2017).

Dibawah ini adalah kualifikasi/standar minimal yang menurut saya harus terpenuhi:

  • Blog minimal berusia 6 bulan. Walau di blog Google tidak tercantum persis publisher Indonesia harus memiliki website aktif minimal selama 6 bulan seperti China dan India, saran saya jangan dulu buru-buru mendaftar AdSense sebelum usia blog Anda mencapai 6 bulan.
  • Memiliki high quality content minimal 50 halaman. High quality content yang saya maksud disini adalah artikel/konten yang kaya dengan informasi (rich content), tidak copy paste sama sekali dari manapun (no copas), bermanfaat tinggi untuk visitor (valueable content), dan mampu menarik pengunjung secara organik. Buatlah artikel sepanjang 1.000 kata atau lebih, namun tidak perlu dipaksakan juga jika memang dengan <1.000 kata sudah memiliki isi yang cukup.
  • Memiliki ±1.000 visitor/hari dengan mayoritas sumber trafik dari mesin pencari (organik). Sebisa mungkin hindari low quality trafik seperti komentar massal di blog/forum/Facebook group yang cenderung spamming, utamakan trafik murni dari mesin pencari, ciptakanlah konten yang mampu membawa high quality trafik secara organik. Hindari mendatangkan trafik instan seperti membeli trafik dari pihak ketiga, termasuk menggunakan iklan berbayar seperti FB ads dan semacamnya.

Mungkin kriteria diatas sering bertentangan dengan blogger-blogger lama, yang kebanyakan mendaftar AdSense sebelum tahun 2015 (dashboard masih dolar), sedangkan kita tahu setiap tahunnya mendaftar AdSense semakin sulit, saat saya melihat pertanyaan di forum AdSense tentang account approval seorang expert memberikan ringkasan bahwa blog yang kita miliki harus kaya akan kontent dan memiliki nilai/value yang sangat tinggi untuk pengguna, blog harus memiliki banyak high quality content dan banyak visitor organik.

Hindari penggunaan iklan/sumber trafik yang berbau spam, hindari auto & user generated content, hindari membeli akun AdSense dari orang lain (walaupun di Indonesia banyak yang masih melakukan jual beli akun), jika memang Anda ingin menggunakan advertising pastikan Anda memahami dengan baik pedoman landing page Google.

Selain faktor diatas, ada juga hal-hal teknis yang menurut saya sepele namun masih sering diabaikan oleh blogger-blogger pemula, seperti yang saya katakan sebelumnya, mungkin hal ini berlawanan dengan beberapa ajaran blogger lain khususnya blogger-blogger yang sudah tua, namun saya hanya membagikan dari pengalaman saya pribadi (terserah Anda mau mempraktekkannya atau tidak, toh tidak ada ruginya juga untuk blog Anda).

Beberapa hal teknis yang harus Anda perhatikan untuk mempermudah pendaftaran Google AdSense:

  • Daftarkan situs Anda di Google Webmaster. Tidak ada alasan bagi pemilik blog untuk tidak mendaftarkan blognya di Google Webmaster/Search Console, selain untuk mempermudah pendaftaran AdSense, hal ini juga bermanfaat untuk SEO blog Anda yang dengannya bisa meningkatkan jumlah kunjungan organik kedalam blog Anda.
  • Buat halaman about, contact, dan privacy. Google menyukai pemilik website yang memiliki informasi yang jelas, hal ini untuk memastikan bahwa Anda adalah real human yang mengelola website secara serius dan profesional.
  • Buat navigasi yang simpel, artinya visitor dapat dengan mudah menemukan semua halaman didalam situs Anda, jangan sampai ada halaman yang kosong atau thin content dan hapus semua broken link yang ada. Jika Anda memiliki lebih dari 1 niche (blog gado-gado), pastikan setiap niche diklasifikasikan/dikategorikan dengan baik sehingga user dapat mencari kategori yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
  • Saat review tahap kedua dimana kita sudah meletakan kode script iklan kedalam blog, usahakan penempatan iklan ada ditempat yang mendapatkan impresi, saya sarankan untuk menaruh iklan dibagian header atau ditengah konten, karena jika Anda menaruh iklan dibawah konten apalagi footer maka impresi yang didapat akan semakin sedikit (walaupun pageviews Anda tinggi), perhatikan pula jika Anda menaruh iklan di area widget/sidebar maka pada perangkat mobile (smartphone) iklan akan terdorong kebawah (dibawah body/isi konten) yang hasilnya impresi akan semakin kecil pada mobile device, jadi berhati-hatilah dalam menempatkan iklan selama second review. Hindari pula penempatan iklan pada halaman yang kosong atau tidak memiliki isi dan konten sama sekali, halaman ini biasanya berupa pages seperti informasi kontak dan tag.
  • Jika memungkinkan postinglah artikel-artikel baru selama masa review, buat blog Anda hidup dengan terus melakukan update. Tentunya Google lebih menyukai blog yang diurus dengan baik dan terus diupdate secara berkala.
  • Jangan mengakali/mencurangi Google dengan cara apapun. Ingat Google sangat membenci orang yang berusaha mencurangi sistemnya, baik dari segi trafik maupun konten jangan pernah menggunakan teknik-teknik black hat, don’t be evil, terimalah jika memang blog Anda masih belum diterima Google Adsense dan terus perbaiki lagi tanpa melanggar kebijakan apapun dari Google.
  • Pahami dengan baik pedoman kebijakan Google AdSense, banyak blogger yang bahkan masih belum memenuhi syarat dasar dari kebijakan tersebut, padahal pedoman tersebut adalah core value yang harus dipahami dengan baik dan diterapkan oleh setiap publisher AdSense.


Itulah tips dan cara terbaru (tahun 2017) supaya blog/website Anda bisa diterima Google AdSense, bukan berarti dengan menerapkan langkah-langkah diatas blog Anda pasti diterima oleh Google, namun pastinya sharing ini bisa memberi Anda peluang sedikit lebih besar khususnya untuk Anda yang baru mendaftar ditahun 2017 ini, setidaknya sharing ini berasal dari pengalaman saya yang baru diterima pada awal tahun ini (dashboard rupiah).

Jika Anda masih memiliki pertanyaan, komen atau info tambahan, silahkan tanya saja atau berikan komentar dibawah. Semoga sharing ini bermanfaat and good luck.


Related Posts: