Belajar Bisnis Online Dari Miliarder AdSense Tersukses Jack Herrick


Saya suka melakukan pencarian/riset tentang blogger-blogger dan publisher AdSense yang sukses baik di Indonesia maupun diluar negeri, kalau kita masuk ke halaman homepage Google AdSense ada bagian AdSense Success Stories, dihalaman ini terdapat beberapa publisher yang sudah sukses membangun bisnis online dengan AdSense, salah satu cerita website yang paling saya tertarik adalah Wikihow.

Wikihow adalah website how-to terbesar didunia yang mengajarkan semua orang didunia tentang bagaimana cara melakukan apapun, konsepnya menggunakan online wiki seperti Wikipedia, jadi setiap orang yang mengunjungi website tersebut bisa berkontribusi menulis/mengedit artikel dan mengajarkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Wikihow berhasil tumbuh dari yang awalnya hanya 2 orang sampai memiliki 24 karyawan dengan mengandalkan AdSense sebagai sumber penghasilan utamanya.

Saya tertarik mencari tahu lebih dalam mengenai foundernya Jack Herrick tentang bagaimana cara ia membangun wikihow dan menjadi salah satu miliarder AdSense tersukses, karena saya penasaran dengan langkah-langkah yang ia ambil supaya sayapun bisa belajar mengaplikasikan pelajaran yang sama kedalam bisnis saya. Sebelumnya, ini kisah real ya bukan kaya miliarder AdSense yang sering kita dengar di blog-blog ga jelas di Indonesia, yang suka bikin cerita tukang ayam bisa dapat ratusan juta/bulan dari blognya tapi ga bisa nunjukin apa-apa termasuk url blognya, btw untuk dapat penghasilan ratusan juta per bulan dari AdSense minimal blog/website tersebut harus punya puluhan juta vitisor tiap bulan, jadi tolong sedikit realistis yak sebelum pamer penghasilan atau bikin cerita.

data trafik wikihowKalau kita lihat data trafik Wikihow dari Similarweb terlihat bahwa website ini memiliki 200 juta visitor lebih setiap bulannya, kenyataannya mungkin bisa diatas/dibawah itu, tapi saya yakin Wikihow setidaknya memiliki 100 juta visitor per bulan, tentu dengan trafik sebanyak itu penghasilan AdSense yang didapat (terlebih ini website bahasa Inggris) bisa mencapai milyaran setiap bulan, tapi sebelum Jack Herrick berhasil membangun bisnis jutaan dolar dari web ini, perjalanannya tidaklah semudah yang kita bayangkan, sebelum menjadi salah satu publisher AdSense terbesar didunia ia juga mengalami masa-masa sulit mencari trafik dan kita akan coba telusuri bersama disini.


Cerita sebelum membangun Wikihow

Sebelum kita membahas Wikihow, kita harus mulai dari kisah eHow.com (website how-to yang serupa dengan Wikihow), eHow bukan didirikan oleh Jack Herrick, eHow diciptakan pada tahun 1998 yang didukung pendanaan penuh (36 juta dolar) dari VC/investor dan memiliki 200 karyawan, ingat ini tahun 1998 dimana internet masih sangat baru dan ide membuat website how-to terdengar sangat brilian karena belum ada persaingan yang signifikan dalam niche tersebut, pada tahun 1999-2000 eHow berhasil menjadi salah satu website terpopuler di internet, terlebih karena website eHow sangat terkenal, banyak website-website besar lain yang memberikan link pada mereka (ingat jaman dulu Google masih menilai ranking berdasarkan backlink) sehingga eHow memiliki domain authority yang sangat-sangat tinggi.

Namun ada satu kesalahan besar yang mereka lakukan, mereka dengan sengaja memblok Google untuk mengakses (crawl) website eHow, mengapa? Karena mereka pikir pada saat itu SEO bukanlah hal yang penting, mereka pikir apa untungnya Google meng-crawl website mereka, mereka takut orang-orang malah akan mulai menggunakan Google daripada langsung mampir ke website mereka, so they block Google, jadi walaupun mereka memiliki backlink yang sangat kuat dari berbagai website, mereka tidak mendapat ranking apapun di Google.

Mereka bisa tetap berjalan dengan strategi ini, sampai akhirnya terjadi dot.com bubble, internet bubble menyebabkan biaya operasional eHow menjadi sangat tinggi dan tahun 2003 mereka mulai bangkrut, pada saat itu iklan CPM jatuh habis-habisan (karena dot-com bubble), harga iklan CPM yang biasanya bisa sekitar $12 turun sampai $0,1, akhirnya eHow tidak bisa lagi mempertahankan model bisnis menggunakan iklan, mereka mencoba jenis monetize baru yaitu “pay per view” jadi orang harus membayar untuk membaca artikel yang ada sampai habis, tentu cara ini tidak berhasil, akhirnya mereka membuat orang yang mau membaca artikel untuk daftar (sign up) terlebih dahulu dan malah mengulur visitor melalui serangkaian proses register yang lama.

Tentunya visitor malas datang ke website seperti itu dan mereka jelas tidak akan pernah kembali lagi, tidak heran tahun 2004 eHow hanya memiliki 40.000 unique visitor/bulan.

Kemunculan Jack Herrick

Disaat semua orang mengira eHow tinggal menunggu ajal, Jack Herrick malah menawarkan untuk membeli eHow seharga $100.000, tentu owner eHow dengan senang hati menerima penawaran tersebut. Ini bukan keputusan yang mudah, untuk apa membeli website yang sepi pengunjung semahal itu? Teman-teman Jack juga tidak menyarankan ia membeli website tersebut, namun Jack memiliki visi yang lebih besar dimasa depan.

Setelah berhasil mengambil alih eHow, Jack membuat perubahan besar-besaran terhadap eHow yaitu:

  • Dia menghilangkan blokir akses Google dari website eHow.
  • Proses registrasi yang berbelit dihilangkan, sehingga visitor bisa membaca konten seperti biasa dengan gratis.
  • Dia beralih ke jenis monetize yang lebih simpel yaitu AdSense.

Dalam beberapa tahun trafik berhasil tumbuh sampai 5,5 juta unique visitor/bulan, dan eHow mulai mendapat profit kembali, AdSense mulai diperkenalkan tahun 2003, sehingga bisa dikatakan Jack cukup beruntung karena pada saat itu belum banyak network advertising untuk memonetize berbagai niche/kategori seperti sekarang, dengan AdSense masalah monetize dan model bisnis telah terselesaikan dengan mudah.

Mulai membangun Wikihow

Jack sadar walau eHow terus berkembang, internet akan mulai dipenuhi konten-konten serupa, akan banyak bisnis yang meniru konsepnya, tujuan dia adalah menciptakan website how-to terbaik namun ia merasa sulit mewujudkan visi tersebut melalui eHow, eHow membayar penulisnya $15 per artikel, dengan bayaran $15 tentu kita hanya akan mendapat kualitas artikel 15 dolar, tidak heran website eHow mulai dipenuhi konten-konten dangkal (seperti konten yang sering kita lihat diberbagai media sekarang), Jack sadar trafik mesin pencari (SEO) adalah nyawa dari bisnisnya, ia melihat secara jangka panjang bisnis ini tidak akan berlangsung baik.

Namun eHow tetap berjalan dan menghasilkan profit, jadi untuk apa memperbaiki sesuatu yang tidak rusak?

Daripada repot-repot mengubah struktur website eHow keseluruhan, ia memutuskan untuk membuat website baru yaitu Wikihow.

Tahun 2004 Wikihow diciptakan dan Jack memiliki visi untuk membangun website how-to dengan hanya kualitas konten terbaik. Supaya bisa fokus pada Wikihow akhirnya Jack menjual eHow pada Demand Media tahun 2006, Demand Media termasuk salah satu publisher AdSense terbesar (saat itu), namun mereka menggunakan strategi yang cukup black-hat (mengakali algoritma) untuk mendapat untung, jadi mereka akan mencari apa yang sedang tren di Google lalu segera menulis konten tersebut (dengan membayar murah penulis/freelancer), mereka hanya memanfaatkan domain authority yang tinggi, ternak konten, dan mencari/membeli backlink.

Jack sengaja menjual eHow saat itu (padahal Wikihow belum memiliki profit sama sekali) supaya ia bisa 100% fokus full-time membangun Wikihow, dengan uang/modal yang ada ia tidak perlu mencari investor/VC dan bisa bertahan bertahun-tahun tanpa harus memikirkan masalah finansial, Jack memiliki visi bahwa Wikihow adalah model bisnis terbaik website how-to di masa depan.

Apa yang membedakan Wikihow dengan eHow?

Perbedaan utamanya adalah sumber konten.

  • Konten eHow adalah konten hasil beli, mereka membayar penulis dan freelancer dengan murah untuk menulis artikel di website mereka.
  • Konten Wikihow adalah konten gratis seperti Wikipedia, semua orang bisa membuat dan mengedit artikel di website mereka, sehingga orang-orang yang menulis disana betul-betul berkontribusi sesuai dengan passionnya (bukan karena dibayar).

Perbedaan dasar inilah yang nantinya menjadi perbedaan kualitas yang sangat jauh antara Wikihow dengan website-website how-to lainnya, Wikihow hanya memberikan artikel dengan kualitas tertinggi (menurut mereka), namun mereka adalah “wiki” dimana semua orang bisa mensubmit artikel ke website tersebut dan tentu akan banyak sekali konten-konten sampah yang masuk.

Namun Wikihow memiliki editor, tidak seperti eHow, konten mereka menjadi semakin baik seiring berjalannya waktu, jika ada yang salah para editor akan segera memperbaikinya, hal inilah yang cukup sulit ditiru oleh website seperti eHow, mereka hanya memiliki 24 karyawan sedangkan website-website lain dengan level trafik yang sama harus memiliki ratusan karyawan untuk bisa beroperasi.

ranking website alexaMereka juga tidak menerima pendanaan apapun sejak dibuat, sehingga Jack bisa dengan bebas mengembangkan Wikihow, sangat penting bagi bisnis website open-source untuk memiliki kebebasan tanpa kekangan apapun terutama dari investor/VC, tidak heran website seperti Wikipedia sampai sekarang tidak pernah menerima dana dari investor atau siapapun.

Kenapa ada orang mau nulis gratis/cuma-cuma di Wikihow?

Mungkin sebagian dari kalian bertanya (termasuk saya), kok bisa orang mau nulis ga dibayar di website orang lain? Jawabannya karena masih ada orang yang mau berbagi pada masyarakat, karena masih ada orang yang ingin berkontribusi menolong orang lain dan membawa value pada dunia, jika kita melihat orang-orang yang berkontribusi pada website seperti Wikipedia, Wikihow, atau web wiki lainnya, mereka semua memiliki passion untuk berbagi dan ini adalah hobi mereka karena bagi mereka berbagi tentang apa yang mereka suka itu menyenangkan.

Jadi kalau kamu berniat membuat website jenis wiki tantangan terbesarnya adalah mencari kontributor-kontributor yang tepat dimana mereka-mereka ini sangat langka terutama di Indonesia. Mungkin kedengarannya sangat enak membangun Wikihow, orang-orang datang menulis artikel dan kita tinggal pasang AdSense duit ngalir setiap bulan, ga perlu bayar penulis/freelancer, ga perlu sewa kantor (Wikihow dijalankan dari rumah), dll. Namun faktanya diperlukan kerja keras dan keberuntungan untuk bisa menjadi Wikihow.

Jack mengatakan bahwa hal yang paling sulit dalam membangun Wikihow adalah saat diawal dimana web masih kosong dan butuh keberuntungan untuk bisa sukses. Bagaimana cara supaya orang lain mau menulis secara cuma-cuma disebuah website yang masih kosong? Terdengar mustahil bukan? Tidak heran Jack mengatakan bahwa tahun-tahun awal membangun Wikihow itu sangat stres dan penuh depresi, tidak banyak editor dan kontributor yang bisa membuat website ini berjalan, orang-orang hanya akan mensubmit konten dangkal, sebagian berisi promosi, bahkan sampai konten sampah berbau sex, jadi bayangkan saat kita bangun dipagi hari dan melihat halaman depan (home) website kita penuh dengan gambar alat kelamin, tentu hal seperti ini bisa menghilangkan motivasi dan mempertanyakan apakah model bisnis wiki betul-betul bisa berjalan.

Namun Jack tetap bertahan selama bertahun-tahun, walau tidak menghasilkan uang ia tetap konsisen membangun Wikihow, tidak banyak orang yang bisa bertahan selama itu tanpa menghasilkan uang, sampai akhirnya lebih banyak editor bergabung dan mereka mulai mengajak teman-temannya untuk berkontribusi di Wikihow.

Buah dari konsistensi

Tentu begitu sistem sudah berjalan, semua bergerak secara otomatis, Wikihow memiliki editor, kontributor, dan dunia dengan cuma-cuma menulis dan mengedit artikel untuk mereka. Namun hasil terpenting bagi Jack adalah ia berhasil membangun komunitas yang memberikan value pada dunia, menciptakan konten yang tidak bisa dibeli.

Banyak konten-konten berupa pengalaman real yang dibagikan oleh para kontributornya dan konten seperti inilah yang tidak bisa dibeli melalui content writer/freelancer manapun.

Apa yang bisa kita pelajari dari Jack Herrick?

Saya sendiri terinspirasi dari perjalanan Jack selama membangun Wikihow dan mencoba untuk mengaplikasikan semangat yang sama dalam membangun blog Solusik ini, beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari seorang Jack adalah:

  • Fokus pada 1 jenis monetize dan 1 jenis trafik. Satu hal yang paling saya kagumi dari Jack adalah kemampuannya untuk fokus. Ia berhasil mencapai achievement yang hebat dengan satu website dalam satu waktu (eHow & Wikihow), dengan search (SEO) sebagai sumber trafiknya. Disaat semua media sibuk membuat konten viral dan mendongkrak trafik Facebook, Jack tetap fokus pada search engine dan fokus pada membuat konten terbaik yang akan bertahan sepanjang waktu dalam pencarian Google. Begitu pula dengan monetize, ia hanya memasang AdSense dan fokus pada membangun Wikihow, tidak seperti blogger/influencer yang bukannya sibuk membuat konten malah kerjaannya cuma nyari sponsor dan endorsement.
  • Menjaga semangat disaat sulit. Saat terjadi update Google Panda & Penguin, banyak website-website ternak konten (bikin artikel banyak dalam sehari) terkena dampaknya termasuk Wikihow, disaat kompetitor mereka mulai menyerah dan berhenti memproduksi konten, mereka melakukan sebaliknya, mereka menghire lebih banyak orang dan memperbaiki konten dangkal yang ada, justru mereka melihat ini adalah kesempatan untuk mendapatkan market. Saya sendiri juga melihat belakangan ini banyak blogger yang mulai lesu karena semakin banyak media peternak konten bermunculan dan rendahnya RPM AdSense pada tahun ini, namun bagi saya itu adalah kesempatan, disaat semua orang berhenti saya akan semakin rajin karena inilah saat yang tepat untuk mengalahkan mereka.
  • Konsistensi. Tanpa konsistensi dari Jack, Wikihow tidak akan pernah menjadi website yang sukses, sekarang Wikihow hampir mendapat ranking untuk keyword apapun, apapun yang kita cari kemungkinan besar Wikihow ada dihalaman pertama, semua ini hanya bisa terjadi berkat kerja keras dan konsisten selama bertahun-tahun, tidak banyak pebisnis yang mau bertahan sampai tahunan untuk mengembangkan bisnisnya, masih banyak entrepreneur yang mindsetnya berbisnis untuk cepat kaya, padahal sejatinya bisnis adalah cara yang lama untuk menjadi kaya.

Apa yang dilakukan Jack telah menjadi bukti bahwa usaha dalam jangka panjang akan terbayar dengan setimpal dimasa depan, bahkan jauh lebih worth it dari apa yang kita bayangkan awalnya.



Banyak hal yang bisa kita pelajari dari Wikihow terutama dalam membangun bisnis online, satu hal yang bisa kita simpulkan adalah membangun bisnis dengan strategi jangka panjang selalu memberikan hasil yang lebih baik. Belajarlah untuk fokus dan konsisten, milikilah visi yang jauh didepan, bukan sekedar mencari uang cepat atau hasil instan. Love the process, love the journey.


Related Posts: