Bahaya Facebook / Sosial Media Marketing Bagi Bisnis Anda


Artikel ini berusaha mengingatkan kalian yang bekerja berhubungan dengan sosial media terutama Facebook untuk belajar supaya tidak menggantungkan bisnis dan karir Anda sepenuhnya pada platform orang lain (sosmed or anything), karena nantinya sang pemilik rumah (platform) bisa bertindak semena-mena dan Anda tidak akan bisa melakukan apapun jika itu terjadi.

Sebagian besar dari kita sudah tahu kalau Facebook termasuk sosial media lain seperti Instagram memfilter konten yang kita post sehingga tidak semua followers kita akan melihat apa yang kita posting, supaya postingan tersebut bisa tersebar lebih jauh lagi maka harus ada engagement entah berupa like, komen, share, dll, artinya followers Anda harus melakukan aksi entah berupa like/komen supaya postingan Anda bisa tersebar ke beberapa followers Anda yang lain. Bukankah aneh jika saya punya 100 followers, lalu saya post sesuatu, hanya 10 followers saya yang akan melihat konten tersebut, dan jika diantara 10 followers itu tidak ada engagement berupa like, komen, share maka jangkauan/reach dari postingan tersebut berhenti sampai disitu saja (10 followers).

jangkauan facebook page indonesiaContohnya Fanpage Solusik, saya memiliki 10 ribu lebih likes/followers di Facebook namun setiap kali saya posting sesuatu hanya sekitar 100-200 orang saja yang terjangkau atau melihat postingan tersebut, pertanyaannya apa gunanya 10 ribu audience yang sudah saya bangun selama ini memfollow Fanpage saya jika 99% dari mereka tidak melihat apa yang saya posting kedepannya? Yang lebih lucu lagi adalah Facebook menawarkan saya untuk “boost post” jadi saya harus bayar untuk menjangkau orang-orang yang sudah memfollow saya.

Sebenarnya hal seperti ini sudah biasa di berbagai sosial media, contoh seperti:

  • Youtuber yang punya 1 juta subscriber tiap upload video penontonnya (views yang didapat) hanya sekitar 100-200 ribu.
  • Artis/seleb Instagram yang punya jutaan followers setiap post video hanya puluhan/ratusan ribu yang memutar video tersebut.
  • Fanpage media-media besar yang punya jutaan likes/fans hanya menjangkau ribuan orang, yang artinya reach post mereka berada dibawah 1% (mungkin sampai 0,1%).

Jadi artinya angka/jumlah followers tidak lagi ada gunanya, yang jauh lebih penting adalah angka/jumlah engagement, seberapa banyak komen, like (termasuk dislike), share, dan engagement yang bisa kita dapat entah itu positif maupun negatif, tidak heran para reuploader dan konten-konten curian bisa mendapat banyak views dan exposure cuma dengan modal clickbait, missleading, dan thumbnail yang sensasional. Bahkan mulai banyak bermunculan paket-paket selebgram dimana kita tidak sekedar mendapat followers tapi juga likes, komen, dll.

Yang lebih parah lagi adalah belakangan ini Facebook mulai mencoba fitur baru “explore feed” di 6 negara (Slovakia, Sri Lanka, Serbia, Guatemala, Cambodia, dan Bolivia), jadi halaman newsfeed Facebook dinegara tersebut hanya berisi postingan teman dan iklan sponsor.

Kita harus masuk kehalaman “explore feed” untuk bisa melihat postingan dari page yang sudah kita follow, sehingga para pebisnis/konten kreator harus membayar (sponsored post) supaya postingannya bisa terlihat dihalaman newsfeed seperti biasa.

Apa yang terjadi?

Organic reach dan engagement yang sudah rendah menjadi semakin terjun bebas sejatuh-jatuhnya di 6 negara tersebut.

trafik organik turunMedia-media besar mengalami penurunan interaksi sampai setengah kali dari biasanya, bisa dibayangkan kalau media besar saja seperti ini bagaimana dengan media, influencer, blogger dan konten kreator yang lebih kecil? Artinya jauh lebih sulit bagi mereka untuk mendapat/membangun audience melalui Facebook, memang kita juga tidak bisa menyalahkan Facebook karena suka-suka mereka mau melakukan apa toh itu adalah platform/rumah mereka kita cuma numpang pakai.

Walau fitur explore feed diatas masih dalam tahap uji coba, tentu kita bisa mengira-ngira seperti apa nasib Facebook kedepannya, bagaimana dengan nasib sosial media marketer dan influencer terutama yang sudah capek-capek membangun audience melalui Facebook? Ya Anda harus siap-siap membayar lebih banyak lagi dari biasanya untuk boost post dan beriklan. So, good luck with your life.

Memang kita tidak bisa mengharapkan Facebook akan memberikan kita 2 miliar audience secara cuma-cuma, namun yang paling konyol adalah mereka menjauhkan kita dari audience yang sudah kita bangun, menjauhkan mereka yang sudah memfollow kita, jadi apa gunanya mereka follow kalau tidak bisa mendapat notifikasi dari kita?

Jadi sebaiknya Anda mulai membangun platform Anda sendiri, contoh seperti website/blog atau buat email list, sehingga kalaupun semua sosial media merombak algoritma mereka, followers Anda tetap bisa menjangkau dan menemukan Anda melalui platform Anda sendiri.

Kesimpulannya adalah jangan menggantungkan sepenuhnya bisnis, pekerjaan, dan karir Anda di platform orang lain yang tidak bisa Anda kontrol.

Build your own platform, build your own home.


Related Posts: